Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 108 Apa Elis Membenci Diana! Kenapa?


__ADS_3


Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......


...Happy reading...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


Chapter selanjutnya


Setelah sampai diruang makan,Lisia, Nevan, Nox dan Elis mulai makan malam bersama. Tentu saja suasana hanya hening tanpa ada percakapan sedikit pun, karna masalah pembicaran nikah yang Nox ucapkan.


Setelah beberapa menit kemudian, mereka pun selesai makan malam. Lisia dan Nevan mulai merapikan meja makan dan membersikan piring kotor mereka.


Saat Lisia sedang membersikan piring kotor dan Nevan yang mengeringkannya, Nox yang diam saat makan tadi mulai angkat bicara.


“Kak Lisia! ” panggil Nox yang masih ada keraguan.


“Itu,,... ” masih ragu ragu ingin mengutarakan.


Melihat Nox yang begitu resah dan gelisah membuat Lisia tahu hal apa yang ingin Nox katakan, “Tidak apa apa Nox, kakak paham jika yang Nox katakan tadi hanya asal saja. Kakak gak mempermasalahkan hal itu kok, tenang saja” ucap Lisia sambil mengelus ngelus kepala Nox.


“Maaf ya kak Lisia, Nox hanya ingin kak Lisia bisa ada disini selalu dan bisa terus mengenakan pakaian ibu. Sebab kakak mengingatkan Nox dengan ibu” ucap Nox dengan ekspresi murung dan sedih.


Melihat Nox sedih membuat Lisia juga merasa sedih, lalu Lisia langsung memeluk erat Nox dengan pelukan hangat. Hal itu membuat Nox kaget, lalu perlahan lahan membalas pelukan erat pada Lisia.


“Apa Nox tau kakak ada sebuah rahasia yang akan kakak katakan pada Nox ” ucap Lisia dengan suara berbisik.


“Rahasia?! ” bertanya tanya akan rahasia apa yang Lisia ingin katakan.


“Kalau Nox ingin tau maka Nox harus melakukan sesuatu dan hal itu hanya Nox dan Elis saja yang bisa melakukannya” ucap Lisia melepaskan pelukannya pada Nox sambil memperlihatkan senyum manis pada Nox.

__ADS_1


Mendengar perkataan dari Lisia, membuat Nox mulai paham hal apa yang harus ia lakukan agar bisa mengetahi rahasia yang ingin Lisia katakan. Lalu Nox mulai membalas senyum pada Lisia, seolah menjawab akan perkataan dari Lisia tadi.


Setelah bertukar pesan satu sama lainya, Nox pun mengajak Elis untuk kembali kekamar mereka. “Kak Nevan, Nox dan Elis akan kekamar untuk melatih mantra hari pembangkitan agar dihari pembangkitan kami gak mengecewakan kak Nevan ” ucap Nox.


“Ayo Lis” ajak Nox.


“Ok” Elis pun pergi mengikuti Nox menuju kekamar. Setelah Nox dan Elis pergi, tinggallah Nevan dan Lisia berdua saja diruang makan.


“Dewi! ”


“Ya? ”


“Rahasia apa yang ingin anda katakan pada Nox? ” tanya Nevan yang penasaran karna ia mendengar bisikan Nox dan Lisia tadi.


“Rahasia, saya tidak akan mengatakannya pada Nevan ” ucap Lisia sambil tersenyum dan menampakan gigi putih bersihnya lada Nevan.


“Baiklah, nanti saya bisa menanyakannya pada Nox ” ucap Nevan.


“Silahkan” ucap Lisia dengan percaya dirinya, karna Lisia tau jika Nox tidak akan memberi tahukan pada kakak tertuanya.


Lisia lalu melanjukan menyuci piring kotor dan Nevan juga melanjukan mengeringkannya.


🍁🍁🍁🍁🍁


“Kak Nox tidak ingin kak Lisia jadi kakak kita kah? ”tanya Elis.


“Tentu saja mau, tapi kak Lisia adalah seorang dewi. Kak Lisia tidak pantas ada diantara kita yang bukan apa apa ini, terlebih apa kak Lisia menyukai kak Nevan?. ” ucap Nox.


“Elis yakin kak Lisia menyukai kak Nevan ” ucap Elis dengan percaya dirinya.


“Tidak, kak Lisia memang menyukai kak Nevan tapi hanya sebagai teman bukan suka diantara sepasang kekasih. Terlebih kak Lisia juga sangat dekat dengan yang mulia raja dan kakak hitam( Ezra) dan juga raja iblis itu, jadi gak mungkin kak Nevan punya kesempatan untuk mendapatkan hati kak Lisia ” ucap Nox dengan ekspresi sedih.


“Terlebih, seperti kak Nevan masih menyukai kak Diana sampai sekarang. Jadi, jika kita memaksa kehendak kita yang ada kita malah menyakiti hati kak Nevan dan kak Lisia ” jelas Nox dengan suara sedih.


“Elis gak setuju jika kak Nevan dengan dewi Diana ” ucap Elis dengan nada marah dan ekspresi kesal.


“Elis! ”


“Jika suatu hari dewi Diana kembali, Elis tidak akan mengizinkan dewi Diana datang lagi kesini apa lagi dekat dengan kak Nevan. Elis akan mengusirnya jauh jauh dari kita” ucap Elis dengan tegas dan marah.

__ADS_1


Melihat kemarahan dari adik perempuannya membuat Nox mulai mengingat masa lalu dan berekspresi sedih dan murung.


Flashblack


Saat kedatangan Diana kedesa agelios, orang tuanya Nevan masih ada saat itu dan malahan kedatangan Diana yang selalu mengunjungi rumah Nevan hampir setiap hari disambut hangat oleh Gelard dan Amalthea.


Namun suatu hari dimana kedua orang tua Nevan yang tiba-tiba mengalami sakit yang begitu parah membuat Nevan tidak tau harus berbuat apa, karna tidak ada satu pun dokter yang mau membantu mengobati orang tua Nevan di karnakan Nevan yang merupakan keluarga pembawa sial.


Hal hasil Nevan hanya berusaha semampunya dengan cara mrncari tanaman obat sendiri dihutan Forrest untuk mengobati kedua orang tuanya. Disaat penyakit Gelard dan Amalthea semakin para, Nevan mulai panik dan gelisah.


Akhirnya Nevan pergi mencari pendeta kuil sambil memohon mohon untuk bisa menyelamatkan kedua orang tuanya, disaat itulah Diana yang tidak sengaja melihat Nevan langsung menghampirinya.


“Nevan! ” ucap Diana yang keget melihat Nevan yag sudah terduduk sambil menangis.


“Apa yang anda lakukan disini Nevan? ” tanya Diana.


“Dewi, tolong bantu saya selamat orang tua saya. Mereka saat ini sedang sakit parah dan saya sudah tidak tau harus berbuat apa” ucap Nevan dengan tingkah panik tak karuan.


“Tenanglah Nevan, ceritakan pada saya dengan pelan pelan ”ucap Diana.


Nevan lalu menceritakan awal mula orang tuanya yang tiba-tiba mengalami sakit yang lama kelaman semakin parah, lalu tidak ada satu pun dokter yang mau membantu mengobati orang tuanya karna dirinya yang merupakan pembawa sial.


Akhirnya Nevan hanya bisa mencari tanaman obat yang ada dihutan untuk mengobati kedua orang tuanya, namun hasilnya sia sia. Sakit yang dialamai oleh kedua orang tuanya tidak kunjung sembuh dan malah makin parah.


Lalu Nevan pun tidak punya pilihan selain memohon mohon pada pendeta kuil dewi untuk bisa membantunya menyembuhkan kedua orang tuanya.


Setelah mendengar cerita dari Nevan, Diana begitu sangat marah akan tindakan warga desa agelios yang diam saja disaat ada orang yang membutuhkan pertolongan, lalu Diana pun mengajak Nevan pergi untuk melihat kedua orang tuannya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sesampainya dirumah Nevan, Diana segera memeriksa kondisi Gelard dan Amalthea. Cukup mengenaskan tubuh mereka sangat pucat sekali, dan juga tersa dingin.


“Diana, apa orang tua saya baik baik saja? ” tanya Nevan.


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....


...Salam cinta dari redblack....

__ADS_1



__ADS_2