Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 120 Rencana Yang Gagal dan Kekesalan Oliver


__ADS_3


Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......


...Happy reading...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


Chapter sebelumnya


Dikejauhan, Oliver yang memperhatiakan Lisia yang bersama Nevan, Nox dan Elis, sedang merasa kesal.


“Sial, padahal sudah susah payah aku menyewa tiga orang itu, tapi hasilnya gagal. Sial! ” ucap Oliver yang marah.


Ternyata, ketiga pria yang menganggu Elis tadi adalah kiriman dari Oliver.


Flashblack


Disaat Oliver sibuk mencari Lisia, Oliver tidak sengaja melihat Elis dan Nox yang berdiri dipinggir jalan berdua seolah olah menunggu seseorang yang datang.


“Bukankah itu adik adiknya si Nevan sialan itu?, ternyata mereka juga ada disini rupanya. Tapi kenapa adik adiknya malah sendiri disana?, mungkinkah si Nevan sialan itu lagi pergi kesuatu tempat? ” ucap Oliver.


“Ini kesempatan ku untuk membalas perbuatan si kelinci sialan itu, aku akan membuat kedua adiknya menderita agar aku juga bisa melihat penderitaan si sampah menyebalkan itu” ucap Oliver dengan pikiran liciknya.


Lalu Oliver mulai berfikir hal apa yang harus ia lakukan untuk menganggu kedua adiknya Nevan. Lalu Oliver tidak sengaja melihat 3 orang yang sedang memalak barang seorang wanita yang tidak jauh darinya.


“Serahkan barang milikmu” ucap pria tersebut.


“Tidak akan” ucap wanita yang mencoba melindungi dirinya sendiri.


“Dasar merepotkan, rampas saja barangnya untuk apa diminta ” ucap pria lainnya.


“Berikan tas itu padaku” ucap pria yang menarik narik tas milik sang wanita tersebut.


“Lepaskan! Tolong,,.. Tolong,,... ” ucap wanita itu sambil teriak.


“Diam! ” bentak pria lainnya pada wanita tersebut.


Saat tas milik wanita itu berhasil direbut oleh ketiga orang orang tadi, mereka langsung pergi meninggalkan wanita yang terjatuh ketanah tersebut.


“Tidak,,.. Kembalikan barang barang ku! ” ucap wanita tersebut sambil menangis nangis.


Lalu Oliver mulai menghampiri wanita yang barangnya diambil setelah hanya diam memperhatikan dari jauh dan tidak menolong sama sekali.


“Nona, apa anda baik baik saja?. Saya mendengar ada teriakan dan langsung kemari, apa ada sesuatu? ” tanya Oliver.


“Tas saya diambil oleh 3 pria, dan mereka kabur kearah sana” menunjukan kearah depan. “Tolong bantu saya untuk mendapatkannya kembali, didalam nya ada benda peninggalan ibu saya. Saya mohon!! ” ucap wanita tersebut sambil memohon mohon.


“Tenang nona, akan saya dapatkan segera tas milik anda. Nona tunggu disini! ” ucap Oliver yang segera pergi mengejar ketiga pria tadi.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁


“Untung besar kita hari ini”ucap pria tersebut.


“Benar sekali,” ucap pria yang lainnya.


“Kalian ingin untung lebih besar lagi? ” ucap Oliver yang tiba-tiba muncul.


“Siapa? ” tanya pria.


Oliver pun menghapiri ketiga pria tersebut, “Aku akan memberikan kalian uang yang berapa yang kalian mau, asalkan kalian melakukan satu hal untuk ku. Bagaimana? ”ucap Oliver menawarkan.


“Oh, bagaimana jika kami tidak mau dan lebih memilih untuk merampok mu? ” ucap pria tersebut dengan ekspresi licik.


“Mmm” seringai. “Silahkan dicoba jika kalian mampu” ucap Oliver dengan ekspresi sombong.


Ketiga pria tersebut mencoba memalak Oliver dengan mencoba mengepung nya. Saat mereka mulai menyerang Oliver, mereka langsung diterbangkan oleh Oliver keudara dengan kekuatan sihir nya.


Sringg Sringg Sringg


“Berhenti, tolong hentikan!. Kami akan melakukan apapun yang kau minta” ucap para pria yang diterbangkan oleh Oliver.


Oliver segera menurukan ketiga pria tersebut, “Seharusnya kalian mendengarkan ku lebih awal, jika tidak mengalami hal ini” ucap Oliver.


Ketiga pria tersebut hanya bisa terdiam dalam ketakutan mereka, tanpa berkutik apapun sama sekali. “Ini barang milik wanita yang tadi kami ambil, tidak ada satu barang pun yang hilang. Tuan bisa memeriksany” ucap salab satu pria yang memberikan tas wanita yang mereka ambil tadi pada Oliver.


“Aku akan mengebalikan tas ini pada wanita tadi, kalian pergi dan tunggu aku didepan toko barang antik” ucap Oliver.


“Baik tuan” ucap ketiga pria tersebut dengan segera melaksanakan apa yang Oliver perintahkan.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sesampainya ditempat janjian, Oliver melihat wanita yang tadi kehilangan tasnya duduk disebuah kursi dengan ekspresi cemas dan gelisah. Lalu Oliver dengan segera mengahampiri nya, “Maaf membuat nona lama menunggu” ucap Oliver.


“Ini tas milik anda nona”ucap Oliver yang memberikan tas pada wanita tersebut.


Mengambil tas dari Oliver “Terimakasih banyak”ucap wanita tersebut dengan perasaan senang.


“Silahkan dicek, apa ada barang yang hilang?”ucap Oliver.


“Baik, akan saya cek dulu” ucap wanita tersebut dengan segera memeriksa barang yang ada didalam tasnya.


Setelah memeriksa semua barang miliknya, ia merasa lega karna peninggalan milik ibunya masih ada. “Syukurlah, peninggalan ibu masih ada.” ucap wanita tersebut.


“Terimaksih tuan, sudah membantu saya mendapatkan tas milik saya. Saya sangat berterima kasib sekali” ucap wanita tersebut.


“Sama sama, saya hanya membantu saja. Saya tidak melakukan apapun”ucap Oliver dengan rendah hati.


“Tuan, apa yang bisa saya bantu untuk membalas kebaikan tuan?. Saya akan melakukan apapun itu” ucap wanita tersebut.


“Tidak perlu nona, saya melakukannya dengan tulus tanpa imbalan apapun. ” ucap Oliver menolak.


“Tapi saya merasa tidak enak jika tidak membalas atas kebaikan tuan” ucap wanita tersebut.


Oliver pun tidak bisa menolak akan permintaan dari wanita tersebut. “Baiklah nona, begini saja. Jika saya membutuhkan pertolongan nona nantinya, saya harus kemana mencari anda? ” tanya Oliver.


“Tuan bisa mencari saya ditoko perhiasan Ambrella, saya pemilik toko tersebut. Tuan bisa datang kapan pun” ucap wanita tersebut.

__ADS_1


“Baiklah, kalau begitu nona,,..... ” ucap Oliver yang terhenti.


“Ah, maaf saya belum memperkenalkan diri. Nama saya Amorina ” ucap Amorina sambil mengulurkan tangannya.


“Oliver, ” menggapai tangan Amorina. “Baiklah Amorina, saya akan ketoko anda jika saya memerlukan bantuan anda” ucap Oliver.


“Baik, saya akan menyambut kedatangan tuan Oliver dengan senang hati” Ucap Amorina.


“Kalau begitu saya pergi dulu tuan, terimakasih atas bantuannya” ucap Amorina.


“Iya, sama sama” ucap Oliver.


Setelah Amorina pergi, Oliver segera menuju ketempat dimana ia janji akan bertrmu dengan ketiga pria tadi.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sesampainya ditempat yang telah dijanjikan, Oliver bertemu dengan ketiga pria tadi.


“Tuan Oliver! ” panggil salah satu pria.


“Baiklah, kalian ikut aku segera. Kita tidak punya waktu lagi” ucap Oliver.


Oliver dengan segera mengajak ketiga pria tersebut menuju ketempat Elis yang sedang menunggu sendirian. “.. (Kemana, perginya si Nox?. Apa mungkin dia pergi ) ”tanya Oliver dalam hati.


“... (Sudahlah, tidak masalah hanya Elis sendirian, yang terpenting dendam ku terbalaskan) ” ucap Oliver dalam hatinya yang begitu licik.


“Kalian bertiga!! ” panggil Oliver.


“Ya tuan” ucap ketiga pria tersebut.


“Aku ingin kalian menculik anak kecil yang sedang berdiri dipinggiran jalan itu. Buat ia merasa ketakutan dan menderita, setelah itu kalian bisa bebaskan dia” ucap Oliver sambil menunjuk kearah Elis.


“Baik tuan, sesuai keinginan anda” ucap ketiga pria tersebut.


“Bagus, ini bayaran kalian” ucap Oliver sambil memberikan 1 kantong yang berisikan koin emas.


“Terimakasih tuan” ucap pria tersebut sambil menerima uang dari Oliver.


Lalu dengan segera ketiga pria tersebut langsung pergi menuju kearah Elis berada, sementara Oliver memperhatikan hal tersebut dari kejahuan.


“Nevan, aku ingin lihat apa yang akan kau lakukan disaat adik mu diculik nantinya” gumam Oliver dengan ekspresi senyum licik dan puasnya.


Awalnya Oliver mengira jika rencana yang ia buat akam berhasil, namun nyatanya, semuanya gagal saat Oliver melihat Lisia datang dan membantu Elis yang diganggu ketiga pria yang ia kirim.


“Lisia!!, kenapa dia ada disana?. Padahal aku sudah mencarinya kemana mana, tapi kenapa malah mereka yang bertemu duluan. Sial! ”ucap Oliver yang merasa kesal.


Flashblack Selesai


“Sial. Nevan sialan, ku akan membalas mu dua kali lipat nantinya, tunggu saja” ucap Oliver yang lalu pergi dari tempatnya.


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....


...Salam cinta dari redblack....


__ADS_1


__ADS_2