
Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......
...Happy reading...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
Chapter selanjutnya
Disebuah taman dimana semua orang sibuk menikmati makan siang mereka, lalu Lisia, Nevan, Nox dan Elis juga menikmati makan bersama.
“Maaf kak Nevan, karna Elis yang pergi begitu saja. Kita sampai terpisah” ucap Elis.
“Gak papa yang terpenting sekarang kalian baik baik saja” ucap Nevan sambil mengelus ngelus kepala Elis.
“Tapi saat kak Nox pergi, Elis sendirian. Kalau saja kak Lisia gak datang tepat waktu mungkin saja Elis sudah dibawak oleh orang jahat” ucap Elis.
“Eh, Apa maksudnya? ” tanya Nevan kaget.
“Begini, saat saya pergi mencari makanan, saya gak sengaja melihat Elis,,... ”ucap Lisia yang mulai menjelaskan.
Flashblack
“Makanan udah ku beli, air juga sudah. Sekarang tinggal mencari tempat untuk makan siang, tapi dimana ya? ” pikir Lisia yang begitu keras.
Saat Lisia melihat sekitar nya, Lisia gak sengaja melihat Elis diujung seberang dimana dikelilingi oleh 3 pria.
“Elis, bukankah itu Elis?!. Tapi, kenapa ada disini? ” tamya Lisia yang berfikir.
“Mungkin Nevan mengajak mereka kemari untum mencari sesuatu, tapi kenapa Elis sendirian?, kemana Nox dan Nevan?. Lalu siapa ketiga pria yang mengelilingi Elis? ” ucap Lisia kembali.
Lisia melihat Elis seperti dipaksa oleh ketiga pria tersebut, lalu Lisia merasa tidak bisa membiarkan hal tersebut. Mulailah Lisia segera menuju ketempat Elis berada, sambil mengeluarkan sihir miliknya dan menyerah ketiga pria yang menggangu Elis. Seketika ketiga pria tersebut langsung terkapar ketanah dan gak sadarkan diri.
Setelah itu Lisia berhasil menyelamatkan Elis dari Ketiga pria tersebut, dan menunggu Nox yang pergi mencari makan siang mereka.
Flashblack Selesai
Mendengar cerita dari Lisia membuat Nevan merasa bersyukur karna adiknya selamat“Terimakasih dewi, kalau saja tidak ada dewi, saya tidak tau akan terjadi apa sama Elis ” ucap Nevan.
“Sama sama, saya hanya kebetulan saja melihat Elis. Tapi jika saya telat sedikit saja, mungkin Elis sudah dalam bahaya sekarang” ucap Lisia.
“Dewi benar” ucap Nevan.
“Sudah, masalah yang lalu lupakan saja. Lebih baik kita makan siang dulu ” ucap Lisia.
“Benar, Elis sudah mulai lapar juga”ucap Elis.
Nevan, Lisia, Nox dan Elis mulai makan siang bersama sama dibawah pohon yang redup sehingga mereka gak kepanasan karna matahari yang begitu teriknya. Sambil menikmati makan siang hari, mereka sambil bercanda tawa bagaikan sebuah keluarga yanh sedang melakukan piknik bersama.
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁
Disisi lain, Oliver yang tadi pergi karna melihat Lisia yang bersama Nevan langsung ketempat toko perhiasan Ambrella milik Amorina, wanita yang Oliver bantu saat tas miliknya di curi.
Kringg
Bel yang ada dipintu masuk berbunyi, menandakan ada yang masuk kedalam toko perhiasan.
“Selamat datang ditoko perhiasan Ambrella” ucap Amorina menyambut kedatangan pelanggannya
Amorina cukup terkejut, karna yang datang ketokonya adalah pria yang membantunya untuk mendapatkan tas yang dicuri oleh para pria jahat.
“Tuan Oliver!, selamat datang. ”ucap Amorina.
“Siang Amorina, apa anda sudah makan siang? ” tanya Oliver.
“Saya belum makan siang ”ucap Amorina yang sedikit tidak paham akan pertanyaan Oliver.
“Kalau begitu maukah anda mengizinkan saya untuk makan siang bersama anda? ” tanya Oliver dengan penuh sopan santun.
Awalnya Amorina sedikit binggun, lalu diterimalah tawaran dari Oliver tersebut. “Baiklah, saya mau! ” ucap Amorina.
Oliver pun langsung kesenagan karna permintaannya diterima oleh Amorina,“Kalau begitu ayo!, saya tau tempat yang bagus dan makannya juga enak”ucap Oliver.
“Baik”
Lalu Amorina dengan segera menutup toko miliknya dan pegi bersama Oliver pergi untuk makan siang bersama.
🍁🍁🍁🍁🍁
Disebuah tempat makan dimana Oliver dan Amorina duduk berdua saling berhadapan bersama dibawah payung besar yang melindungi dari terik matahari.
“Tidak apa apa, disini juga bagus. Karna bisa merasakan angin berhembut, jadi tuan Oliver gak perlu khawatir” ucap Amorina.
“Bisakah panggil aku Oliver saja tanpa pakai tuan, rasanya sedikit kurang nyaman” ucap Oliver.
“Baiklah tuan,,.. Maksudny Oliver ” ucap Amorina sambil tersenyum. Oliver kembali membalas senyuman Amorina dengan senyuman hangat dan manisnya.
Setelah memesan makanan dan makanan pun sampai, Amorina dan Oliver menyantap makan siang mereka sambil bercakap cakap menanyakan satu sama lainnya.
Setelah 30 menit kemudian, Amorina dan Oliver pergi berjalan jalan ketaman yang ada dibalai desa tersebut.
“Apa kamu sudah lama mendirikan toko tersebut? ” tanya Oliver yang basa basi.
“Toko perhiasan Ambrella sudah lama berdiri sejak nenek saya, lalu diwariskan keibu dan sekarang diwariskan pada saya” ucap Amorina.
“Sungguh luar biasa, saya cukup kagum pada kamu Amorina” ucap manis Oliver.
“Terimakasih Oliver ” ucap Amorina.
Setelah terdiam untuk beberapa saat, Oliver kembali memulai percakapan, dan kini pembicaraannya mengenai hal yang sudah Oliver inginkan.
“Amorina, jika kamu tidak keberatan bisakah kamu membantu ku satu hal? ” tanya Oliver.
“Hal apa yang bisa saya bantu untuk anda Oliver? ”tanya Amorina.
“Begini, saya ingin memberikan hadiah untuk seseorang wanita,,.... ” ucap Oliver yang mencoba menjelaskan.
__ADS_1
“.. (Jadi Oliver sudah memiliki seorang kekasih yang disukai?. Sepertinya aku gak bisa terlalu banyak berharap) ” ucap Amorina dalam hati sambil melihat Oliver yang tampan dimata Amorina dengan begitu lekatnya.
“Jadi aku ingin mengajakanya, tapi,,.... ” ucap Oliver yang terhenti.
“Tapi?,,.. ”
“Dia bersama temannya dan temannya gak mengizinkan ku untuk dekat dengan dia saat ini. Padahal aku ingin mengajak wanita itu kejutan” ucap Oliver dengan wajah memelasnya.
“Wah, keterlaluan sekali temannya itu, padaha gak ada hubungan apapun, tapi sok banget melarang” ucap Amorina yang sedikit tidak suka dan kesal dengan teman yang Oliver bicarakan.
“Karna itu Amorina, bisakah kamu mengajak wanita itu untuk bertemu dengan ku diam diam tanpa ketahuan temannya itu. Walau hanya sebentar aku tidak masalah” ucap Oliver.
Untuk beberapa menit kemudian, Amorina terus memikirkan akan permintaan Oliver. Setelah terdiam cukup lama akhirnya Amorina menyetujui akan permintaan Oliver untuk membantu membawa wanita yang Oliver sebutkan.
“Kalo boleh tau siapakah nama wanita yang Oliver sukai itu? ” tanya Amorina dengan perasaan yang tidak ragu ragu.
“Sukai?! ” kaget.
“Iya, saya yakni kalau Oliver begitu menyukai wanita itu. Terlihat dari wajah anda yang selalu memerah setiap membicaraknnya” ucap Amorina.
“Dia bernama Lisia” ucap Oliver yang membeti tahukan nama wanita yang Oliver bicarakan.
“Lisia?! ” kaget. “Bukankah dia adalah dewi hutan yang itu? ”. Ucap Amorina.
“Kamu mengenali Lisia, Amorina? ” tanya Oliver.
“Tentu saja saya kenal dewi hutan yang menjadi utusan dewi baru dari dewi sebelumnya. Berita tersebut sudah menyebar sampai kesini” ucap Amorina.
“Begitu ya, jadi bagaimana menurutmu tentang dewi Lisia, Amorina? ” tanya Oliver.
“Yang saya tau dari kabar kalo dewi Lisia adalah dewi yang sangat cantik, baik hati dan dermawan. Lalu dia juga sangat suka menolong orang yang membutuhkan” ucap Amorina menjelaskan pendapatnya tentang Lisia.
“Benar, dia memang dewi yang begitu baik hati” ucap Oliver dengan ekspresi yang penuh dengan cinta terhadap Lisia.
“.. (Jika wanita yang disukai Oleh Oliver hanya wanita biasa, mungkin aku masih memiliki harapan untuk mendapatkan hatinya. Akan tetapi, jika lawan ku adalah seorang dewi rasanya aku gak akan memiliki kesempatan) ” ucap Amorina didalam hatinya yang merasa cemburu.
“Jadi Oliver, hal apa yang bisa saya bantu untuk membatu anda Oliver? ” tanya Amorina.
“Saya ingin anda bisa memisahkan Lisia dengan temannya yang selalu menempel pada nya selalu, karna Lisia tidak pernah bisa bebas karna dirinya” ucap Oliver.
“Begitu ya, baiklah itu sangat mudah buat saya” ucap Amorina.
“Terimakasih Amorina ” ucap Oliver sambil tersenyum.
"Tidak perlu terimakasih, ini saya lakukan atas pertolongan anda sebelumnya. Anggap saja saya sedang melunasi utang saya pada anda” ucap Amorina.
“Baiklah kalau begitu” ucap Oliver.
Apa yang akan dilakukan Amorina untuk membawa Lisia menjauh dari Nevan nantinya. Kita lanjut dichapter selanjutnya......
Pembacaku yang sangat ku sayangi, Redblack meminta maaf karna udah lama gak update. Karna ada sedikit masalah yang datang dan harus Redblack selesaikan terlebih dahulu, sehingga membuat saya gak update cukup lama.
Terimakasih udah setia menunggu dan mendukung redblack selalu, salam cinta redblack untuk para pembaca.
...Terus dukung Redblack....
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....
__ADS_1
...Salam cinta dari redblack....