Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 60 Berhasil


__ADS_3

Chapter sebelumnya.


Setelah Oliver dan beserta keluarga sampai dirumah,,..


Plakk


"Apa yang sedang kau pikirkan Oliver! Apa kau pikir ayahmu tidak tau akan pikiran yang ada dikepalamu itu, jika kau berniat untuk menolak pertunangan tersebut, maka ayahmu ini harus mengatakan sejujurnya kepada orang tua Clara. Kalau Evans mengetahui dirimu telah melecehkan Clara, maka saat itu juga Evans akan membalas perbuatan yang telah kau lakukan pada putrinya, apa kau paham situasi yang akan terjadi, ha? " teriakan Galen yang begitu marah besar.


"Tenang lah sayang!, Oliver tidak mungkin melakukan hal yang membahayakan dirinya. Lalu Evans juga tidak akan mungkin tega melakukan hal kejam kepada kita dan juga anak kita, karna kita adalah temannya"ucap Maria yang mencoba menenangkan suaminya itu.


"Apa kau tidak mengerti, walau pun kita adalah temannya Evans, dia tidak akan memaafkan siapapun yang mencoba menyakiti keluarganya apa lagi putrinya. Karna aku sangat tau sifat Evans itu bagaimana "ucap Galen yang gelisah.


Oliver hanya terdiam, sambil memegang wajahnya yang terkena tamparan dari ayahnya itu.


"Dengarkan ayah baik baik Oliver! sekali lagi kamu bertindak diluar batas, maka ayah tidak akan mengampunimu. Sekarang lakukan tugasmu,karna pemilihan calon kepala desa yang baru sudah dekat, jangan sampai kau mempermalukan keluarga kita, ingat itu! "ucap Galen.


"Baik ayah"ucap Oliver.


"Kenapa aku bisa memiliki anak yang tidak bisa diandalkan seperti ini"ucap Galen yang kesal.


Setelah Galen pergi dengan perasaan marah dan kesal, Maria hanya bisa menghela nafas panjang akan ketegasan suaminya itu terhadapa putra satu satunya.


"Oliver! jangan terlalu dimasukan kedalam hati ucapan ayahmu tadi, ia hanya ingin melihat mu sukses saja, karna itu kamu harus mengerti akan sikap kami padamu ini"ucap Maria.


"Iya ibu, Oliver tidak terlalu menganggap serius perkataan ayah, kalau bukan kesalahan yang Oliver perbuat mungkin hal ini tidak terjadi, karna itu Oliver minta maaf, "ucap Oliver.


"Baiklah, ingat sayang! kamu sudah melakukan hal buruk pada Clara, karna itu kamu harus bertanggung jawab atas Clara. Kamu mengerti?"ucap Maria.


"Iya ibu!. Tenang saja, Oliver akan bertanggung jawab"ucap Oliver dengan wajah suramnya.


"Bagus kalau begitu, ibu akan mrnyusul ayah mu dulu. Kamu istirahat lah karna besok masih banyak tugas yang akan kamu kerjaakan nanti"ucap Maria yang memegang pipi anak laki lakinya itu.


"Baik bu! Ibu juga istirahat lah "ucap Oliver.


"Selamat malam sayang! " ucap Maria.


"Selamat malam bu! " ucap Oliver.

__ADS_1


Setelah Maria pergi, Oliver lalu pegi menuju kekamarnya.


Didalam kamar


*


*


*


"Sial! Ini semua karna mu Clara. Lihat saja, aku akan membuat mu menderita dengan rencana mu sendiri, akan ku buat kau tidak bisa merasa apa itu kebahagian "ucap Oliver yang kesal.


Flashback selesai


"Clara! Terimakasih untuk semua yang kau lakukan selama ini, kau selalu sabar dan tulus terhadap ku walau terkadang aku selalu bersikap cuek terhadapmu.Berkat usahamu yang tidak pernah menyerah itu, aku pun mulai mrnyadari jika kau adalah wanita yang begitu baik, karna itu mulai sekarang aku akan mencoba berusaha tulus mencintai Clara, oleh sebab itu maukah kau memberi kesempatan padaku untuk memperbaiki kesalahan ku selama ini? " tanya Oliver.


"Tentu saja Oliver. Aku tidak terlalu mempermasalahkan akan sikapmu selama ini padaku, yang terpenting sekarang kita bisa memulai semuanya kembali dari awal"ucap Clara yang tersenyum.


"Kau sungguh sungguh wanita yang begitu baik, rasanya aku menyesal sudah mengabaikanmu selama ini, untuk selanjutnya tidak akan terjadi lagi "ucap Oliver yang langsung memeluk Clara.


"Baiklah Clara!" Melepaskan. "Untuk sekarang kau pulang lah kerumah, besok pagi pagi sekali datanglah kesini, saat itu aku akan mengatakan sesuatu dan juga hal yang ingin ku mintai tolong pada mu"ucap Oliver.


"Baiklah kalau begitu, aku akan pulang. Lalu kamu jangan terlalu memaksakan diri untuk bekerja, sempatkan untuk istirahat dan juga makan "ucap Clara.


"Sesuai keinginanmu Clara "memegang pipi Clara. "Aku akan menghabiskan semua makanan yang kau bawa untuk ku hari ini"ucap Oliver yang tersenyum.


"Karna kau sudah mengatakan seperti itu, aku bisa merasa tenang sekarang, "tersenyum. "Aku menyayangimu Oliver "ucap Clara yang memeluk Oliver.


Terkejut lalu membalas pelukan Clara. "Aku juga menyayangimu Clara "ucap Oliver.


melepaskan pelukan. "Kalau begitu sampai jumpa besok"ucap Clara yang melambai pada Oliver.


"Tentu, sampai jumpa besok Clara "ucap Oliver yang membalas melambai Clara.


Clara lalu pergi meninggalkan ruang kerja Oliver dengan tersenyum berseri seri yang terukir diwajahnya, sedang Oliver kembali berekspresi dingin setelah Clara sudah pergi.


Oliver menatap tajam kearah makanan yang Clara bawa tadi, lalu Oliver mengambil makanan tersebut dan membuang semuanya kedalam tong sampah.

__ADS_1


"Makanan menjijikan ini hanya akan mengotori mulutku dan juga tengotokanku, karna itu semua ini hanya pantas berada ditong sampah "ucap Oliver yang menuangkan makanan terakhir kedalam tong sampah.


"Clara! Mulai sekarang aku akan membuat mu menderita karna telah mencoba mengancamku "ucap Oliver.


🌺🌺🌺🌺🌺


Disisi lain, Clara yang menuju perjalanan pulang kerumah selalu tersenyum ria karna usahanya selama ini membuahkan hasil, yaitu mendapatkan hati lelaki pujaannya Oliver dengan mengikuti semua cara yang orang tuanya Oliver lakukan dan juga cara kedua orang tuanya yang pernah ibunya ceritakan.


"Ternyata cara bibi Maria menaklukan paman Galen benar benar berhasil, lalu dengan mengikuti cara yang ayah lakukan untuk mendapatkan hati ibu juga berhasil. Berkat mereka Oliver sudah menerimaku sekarang "ucap Clara yang tersenyum geli.


Setelah sampai dirumah, Clara lalu masuk kedalam kamarnya sambil berbaring diatas kasur miliknya.


Brukk


"Senang nya"ucap Clara yang sambil memeluk bantal dengan perasaan senang.


"Terimakasih untuk bibi Maria dan juga kedua orang tuaku "ucapnya senang.


Sambil tersenyum ria, Clara mengingat kembali kejadian dimana kedua orang tuanya Oliver datang untuk membahas tanggal pertunangannya dengan Oliver.


Flaschblack


Kembali lagi kewaktu dimana kedua orang tua Oliver dan kedua orang tua Clara setelah selesai membahas tanggal pertunangan Oliver dan Clara yang berlangsung lebih dari 1 jam, akhirnya diputuskan akan dilakukan satu bulan lagi. Lalu Oliver beserta keluarga nya pun pulang kerumah mereka.


*****


"Clara! Ayah ingin menanyakan sesuatu padamu "ucap Evans dengan nadanya yang mulai serius.


Bersambung


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....


...Salam cinta dari redblack....


__ADS_1


__ADS_2