Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 119 Akhirnya Nevan Bertemu Dengan Lisia


__ADS_3


Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......


...Happy reading...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


Chapter selanjutnya.


“Nox, Elis, kalian kemana ?.”ucap Nevan yang masih mencari kedua adiknya.


Nevan mencoba bertanya pada orang orang yang lewat, “Maaf apa ada yang melihat adik saya?,mereka berdua kembar” ucap Nevan.


“Maaf, saya gak melihatnya” ucap salah satu orang yang lewat.


“Baiklah, terimakasih, ” ucap Nevan. “Kemana aku harus mencari Nox dan Elis” ucap Nevan yang kebingungan.


🍁🍁🍁🍁🍁


Disisi lain, Nox dan Elis sedang mencari keberadaan Nevan dimana Elis juga mencari keberadaan Elis.


“Kak, kita akan kemana? ” tanya Elis.


“Kita lihat lihat sekitar sambil mencari kak Nevan atau kak Lisia. ”ucap Nox.


“Baik”ucap Elis.


Lalu mulailah mereka memperhatikan sekitar dengan teliti tanpa ketinggalan apapun. Saat waktu menunjukan pukul 12 siang, Nox dan Elis menuju kepinggir untuk istirahat karna lelah berjalan.


“Sudah kemana mana kita mencari, tapi kak Nevan atau kak Lisia tidak ketemu dimanapun”ucap Elis yang mengeluh.


“Kau benar, untuk sekarang istirahat dulu nanti kita lanjut mencarinya. ” ucap Nox sambil mengelus kepala Elis.


“Iya, tapi kak Nox!, Elis haus sekali, belikan sesuatu dong” ucap Elis.


“Untung kak Nevan memberikan kak Nox uang tadi, bentar kakak belikan minuman. Kamu tunggu disini jangan kemana kemana! ” ucap Nox.


“Ok”ucap Elis. Nox pun pergi untuk mencari minuman untuk Elis, sementara Elis tetap menunggu ditempatnya.


Setelah beberapa menit kepergian Nox dan Elis masih menunggu, tiba-tiba saja ada sekelompok pria yang mendekati Elis.


“Hei adik manis, kok sendiri disini?, mau ikut sama kami gak? ” tanya salah satu pria tersebut.

__ADS_1


“Gak terimakasih, saya sedang menunggu kakak saya disini” ucap Elis yang mulai cemas sambil melihat Nox yang belum kembali kembali.


“Bentar saja kok, gak lama. Nanti kami antar kamu ke kakak mu” ucap salah satu pria lainnya.


“Maaf saya gak mau” ucap Elis yang menolak.


“Jual mahal sekali, kemari! ” ucap pria tersebut sambil memegang tangan Elis dengan kuat.


“Lepas, saya gak mau ikut kalian” ucap Elis yang berusaha melepaskan tanganya yang digenggam.


“Gadis cantik harus menurut sama kakak! ” ucap pria yang lain yang ingin melakukan sesuatu pada Elis.


Saat Elis ingin diapa apain oleh 3 pria yang gak jelas asal usulnya, tiba-tiba saja mereka pingsan ditempat dan membuat Elis terkejut.


“Ukh, kepala ku pusing” ucap pria yang mengenggam tangan Elis dan langsung pingsan.


Brukk


“Eh!! ”ucap Elis yang kaget.


Ternyata yang membuat ketiga pria yang menganggu Elis pingsan adalah,,...


“Elis!! ”panggil seseorang dari kejauhan.


Menoleh dan mencari sumber suara yang memanggil namanya, “Eh! ”kaget. “Kak Lisia! ” ucap Elis yang gak percaya.


“Kau baik baik saja?, kenapa ada disini?, apa ada yang terluka?, apa mereka melukaimu? ” ucap Lisia yang panik sambil melihat kondisi Elis.


“Syukurlah, tapi kenapa kamu ada disini sendirian, Elis? ”tanya Lisia.


“Elis, bersama kak Nox dan kak Nevan datang kebalai desa mencari hadiah ulang tahun. Tapi saat Elis melihat kakak Lisia dan Elis kejar, Elis dan kak Nox malah terpisah dengan kak Nevan. Dan saat ini kak Nox pergi mencari air karna Elis haus dan belum kembali sampai sekarang ” ucap Elis yang menjelaskan.


“Ternyata begitu, ya sudah kita tunggu Nox disini” ucap Lisia.


“Kak Lisia! ” panggil Elis sambil memegang baju Lisia.


“Ya!? ”


“Syukurlah kakak Lisia ada disini, Elis sangat takut tadi” ucap Elis.


Melihat ujung tangan Elis masih gemetaran ketakutan, membuat Lisia merasa sedih dan mulai memeluk Elis, “Sudah gak papa, ada kakak disini yang akan menjaga mu” ucap Lisia sambil mengelus kepala Elis.


“Iya” ucap Elis.


Lisia segera memberesekan ketiga pria yang tadi menganggu Elis dan menyandarkan mereka kesampaing, lalu menunggu Nox yang pergi membeli air untuk Elis.


Setelah menunggu beberapa lama kemudian, Nox akhirnya datang dengan membawa air dan juga makan siang untuk mereka makan. Lalu Nox pun terkejut melihat Lisia bersama adik perempuannya, “Kak Lisia! ” ucap Nox.


“Kenapa kamu lama sekali Nox, Elis sendirian disini. Jika kakak gak cepat cepat datang Elis sudah diapa apain sama ketiga orang itu” ucap Lisia sambil menunjuk pada ketiga pria yang tadi menganggu Elis.


“Benarkah itu Elis? ” tanya Nox.

__ADS_1


“Iya” ucap Elis yang menganggukan kepalanya.


“Maafkan kakak sudah lama meninggalkan mu Lis! ” ucap Nox.


“Gak papa kak Nox, untung kak Lisia datang tadi. Jadi Elis baik baik saja” ucap Elis.


“Sudah, yang terpenting kita pergi dan cari tempat dulu, kalian berdua belum makan kan? ” tanya Lisia.


Nox dan Elis menganggukan kepala mereka, “Tapi bagaimana dengan kak Nevan, kak Lisia? ” tanya Elis.


“Tidak perlu khawatir, kakak sudah mengirimkan sihir untuk mencari keberadaan Nevan. Dia akan menyusul kita nanti” ucap Lisia.


“Baiklah jika kak Lisia sudah berkata seperti itu” ucap Nox.


Akhirnya, Lisia membawa Nox dan Elis pergi kesuatu tempat untuk mereka istirahat makan siang bersama.


🍁🍁🍁🍁🍁


Disisi lain, Nevan yang masih sibuk mencati cari keberadaan Nox dan juga Elis. “Aku harus mencari mereka kemana lagi?, sudah berbagai tempat sudah kuselusuri” ucap Nevan yang mulai merasa putus asa.


Lalu saat Nevan beristirahat dikursi dipinggir jalan, seeokor kupu kupu yang berkilau menghampiri Nevan dan hinggap dibahunya. Sontak Nevan kaget, “Hai makhluk manis, apa yang membuatmu kemari? ” tanya Nevan yang memang penyayang binatang.


Nevan merasakan jika kupu kupu tersebut bukan hewan biasa melainkan sihir milik seseorang, “Apa kamu datang atas perintah seseorang, kecil? ” tanya Nevan lada kupu kupu tersebut.


Kupu kupu itu mulai terbang seolah olah ingin menunjukan arah apad Nevan. Tanpa basa basi,Nevan segera mengikuti perginya kupu kupu tersebut.


Setelah berjalan cukup lama, Nevan sampai disebuah taman yang ada dibalai desa tersebut. Dimana, semua orang akan istriahat atau hanya bersantai santai untuk menikmati pemandandangan.


Lalu kupu kupu tadi membawa Nevan menuju ketemlat, Lisia, Nox dan Elis berada. Elis yang menyadari akan kedatangan kakak tertuanya segera memanggilnya.


“Kak Nevan! ” ucap Elis yang melambai lambaikan tangannya.


“Nox, Elis, ” kaget. “Syukurlah mereka bertemu dengan dewi dan bersamanya” ucap Nevan yang merasa lega.


“Mungkinkah kupu kupu ini, sihir milik dewi untuk mencariku? ” ucap Nevan yang melihat kupu kupu yang mulai terbang kearah Lisia.


“Ternyata begitu, terimaksih dewi” ucap Nevan yang segera bergabung bersama Lisia, Nox dan Elis.


Dikejauhan, Oliver yang memperhatiakan Lisia yang bersama Nevan, Nox dan Elis, sedamg merasa kesal.


“Sial, padahal sudah susah payah aku menyewa tiga orang itu, tapi hasilnya gagal. Sial! ” ucap Oliver yang marah.


Ternyata, ketiga pria yang menganggu Elis tadi adalah kiriman dari Oliver. Seperti apa cerita selengkapnya?,.....


Kita lanjut dichapter selanjutnya,,.... Bye


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....


...Salam cinta dari redblack....

__ADS_1



__ADS_2