
"Cista kami pulang dulu."Kata dzaky
"Aku pulang dulu, tidurlah lagi. Kamu harus istirahat yang cukup agar tetap segar dan cantik." Sambung mas reihan.
"Ya. Hati-hati di jalan. Jangan ngebut. Terimakasih untuk semuanya." Jawabku.
"Bye." Kata mereka bersamaan.
Ku lambaikan tanganku mengiringi motor mereka yang melaju menjauh dari rumah. Ulang tahun kali ini terasa lebih lengkap dengan kehadiran mas reihan. Hehehe.
Aku juga sangat bahagia karena ayah menyempatkan diri untuk datang ke Bandung merayakan ulang tahunku. Kebahagian berlipat ganda yang ku rasakan saat ini membuat setitik kekhawatiran. Tidak tau apa?
"Cis, subuh dulu terus tidur."
"Ya yah, ayah juga harus cukup tidur."
"Ya, ayo kita subuh dulu terus lanjut tidur. Panggil kakakmu."
__ADS_1
"Baik."
Jam 10 aku bangun karena panggilan alam,hihihi. Keluar dari kamar mandi aku merasa perutku meraung-raung minta di isi. (Baru di keluarin udah minta di isi , perut macam apa ini.)
"Cista, ayah harus pulang ke Banyumas."
"Secepat itu?"
"Ya sayang, ayah harus segera kembali."
"Jam berapa?"
"Baiklah. Tapi kita jalan-jalan sebentar."
"Ok, ayo."
"Asik, ayah terbaik. Tunggu sebentar aku ganti pakàian dulu."
__ADS_1
"Ayah tunggu di depan."
Kuacungkan jempol tanda setuju. Aku bergegas mengganti pakaianku dan segera menyusul ayah yang telah menunggu di halaman dengan sepeda motor yang sedari tadi di panaskan. Siang itu aku dan ayah mengunjungi sebuah tempat perbelanjaan, menghabiskan waktu berdua bersama ayah adalah hal langka yang bisa ku dapat untuk saat ini jadi aku memanfaatkan keadaan ini untuk bersikap manja pandanya.
Setelah puas berkeliling mall membeli beberapa keperluan pribadiku, aku dan ayah memutuskan untuk makàn siang lalu pulang. Aku ingin ayah beristirahat sebelum melakukan perjalanannya pulang ke Banyumas.
Seperti yang sudah terencana, setelah kak yahya pulang bekerja kami mengantar ayah ke stasiun karena keretanya akan berangkat jam 17.00. Tak ketinggalan mega dan kak clara juga turut mengantar ke stasiun.
" Andai saja ibu masih ada, pasti rasa bahagia ini akan lebih besar dari ini. Ibu aku merindukanmu."
Entahlah, sampai sekarang aku masih belum bisa menerima tante mira sebagai ibu sambungku, aku selalu merasa kalau tante mira punya maksud lain menikahi ayah. Tapi aku tidak punya bukti, jadi aku hanya bisa diam,menunggu dan menonton. Cepat atau lambat pasti akan ketahuan, aku yakin belangnya akan segera ketahuan. Dan saat hari itu tiba, Ayah akan menyesal karena pernah mempercayai orang sepertinya.Ayah akan meminta maaf pada kami ,anak-anaknya.
*****
Hari ujianpun tiba. Aku merasa gugup , karena guru yang mengawasiku adalah guru yang membenciku. Dia seorang wanita yang jatuh hati pada mas reihan, tapi sayangnya di tolak dan akhirnya dia melampiaskan kekesalannya padaku, dengan memfitnahku mencuri soal ujian kenaikan kelas tahun ajaran lalu. Tapi ternyata yang namanya kebaikan memang selalu menang walau terlambat. Rekaman sisi tv yang sempat ia sembunyikan berhasil di temukan oleh kak dzaky dan akhirnya aku bebas dari tuduhan itu. Namaku bersih lagi, (enak saja dia menghancurkan reputasiku yang terkenal dengan smart angel). Aku di kenal dengan smart angel karena kecerdasan dan kecantikanku, (bolehlah sombong sedikit, kalau bukan kita yang menghargai diri sendiri siapa lagi bukan).
Karena perbuatannya guru itu di skors selama sebulan. Aku malas bertemu dengannya karena ia selalu saja menatapku dengan sangat menakutkan seakan ingin membunuhku. (Kejam, hiiiii.).
__ADS_1
Tapi aku berusaha tenang, fokusku hanya pada soal di hadapanku, aku harus meraih nilai yang bagus di semua mata pelajaran. Amin.