Panggung Sandiwara

Panggung Sandiwara
29


__ADS_3

Siapakah yang akan mendapat cinta dari seorang cista? Apakah dzaky, atau Bayu atau mungkin Yusuf?


Kita ikuti terus ceritanya ya. Aku saja masih bimbang mau memasangkan cista dengan siapa,hehehe.


"Hai cista, sudah lama aku tidak melihat wajah cantikmu. Aku kira kamu bakal hancur setelah kehilangan reihan."


"Jangan mimpi untuk melihatku hancur, itu tidak akan pernah."


"Kamu belum takut padaku, aku bisa membuat semua orang yang kamu sayangi pergi meninggalkanmu."


"Apa maksudmu?"


"Aku yang membuat reihan kecelakaan, aku yang menjebak reihan agar terlihat menghamili siska."


"Oh, terimakasih karena perbuatanmu itu membuatku semakin dekat dengan tuhan."


"Hahahaha,aku ingin sekali membuatmu hancur."


"Silahkan, lakukan semaumu. Tolong pergilah dari hadapanku, kamu menghilangkan selera makanku."

__ADS_1


"Berani sekali kamu mengusirku."


"Untuk apa takut pada manusia sepertimu. Aku hanya takut pada tuhanku."


"Kurang ajar." Teriaknya sambil melayangkan tangannya hendak memukulku, tapi aku langsung menangkis tangannya dan menjatuhkannya ke lantai kantin. Membuatnya malu karena kalah olehku di hadapan banyak orang. Aku membabi buta memukulnya, aku luapkan segala kekesalanku padanya yang ku pendam selama ini. Tapi ada seorang yang menghentikan kegilaanku, Kak Yusuf yang kebetulan sedang memesan makan siang di kantin melihat semua kejadian itu. Dia menarik tanganku menjauh dari Rian meninggalkan kantin yang masih heboh karena keributan yang aku buat.


"Cista kenapa kamu jadi seperti ini?"


"Aku hanya ingin dia berhenti menggangguku kak, ibunya yang salah bukan aku tetapi dia selalu menggangguku mengatakan kalau aku merebut ibunya padahal aku tidak pernah menerima perempuan itu jadi ibuku bahkan wanita itulah yang membuatku jauh dari ayah selama beberapa tahun. Aku lelah diperlakukan seperti ini kak."


"Oke, aku mengerti tapi jangan sampai merugikan dirimu sendiri seperti ini. Ini semester terakhirmu cista ,fokus saja dengan pelajaranmu tidak usah hiraukan pengganggu sepertinya. Aku tidak ingin gara-gara kejadian ini kamu di skors. Jangan di ulangi lagi , oke."


"Masuklah ke kelasmu, aku akan mengurus Rian."


"Terima kasih kak."


"Sama-sama, adikku sayang."


"hhiiiss, sayang sayang palamu peyang."

__ADS_1


"Aku memang menyayangimu, bahkan lebih dari itu. Aku mencintaimu cista."


"Hahaha kamu bercanda disaat seperti ini, tidak lucu."


"Aku serius cista, sudah lama aku memendam perasaan ini padamu."


"Maaf kak ,aku tidak bisa membalasnya. Permisi."


"Tunggu. Cista aku hanya ingin kamu tau perasaanku, aku tidak berharap kamu membalasnya. Cukup kita menjadi seperti biasanya saja."


"Permisi kak."


Aku bosan dengan pernyataan cinta , aku tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun sekarang. Aku ingin secepatnya lulus dan mendapat pekerjaan yang layak agar ayah bisa bersantai di rumah menikmati hari tuanya. Tidak perlu bekerja keras di kebun dan toko dari pagi hingga malam.


Munafik memang kalau aku tidak ingin di cintai oleh seseorang . Aku akui aku menikmati semua perhatian yang mereka berikan, tapi hati ini juga tidak bisa bohong , hati ini belum bisa menerima cinta lain. Hati ini masih terikat dengan cinta yang telah mas rei bawa. Aku menolak mereka karena aku tidak ingin lebih menyakiti mereka,aku tidak ingin memberikan harapan palsu jadi lebih baik menolaknya dengan halus.


***pov yusuf


Lihatlah rei, cistamu sudah banyak berubah. Dia sekarang jutek, menggemaskan sekali bukan. Tapi aku di tolak rei, itu alasan kenapa aku memendam perasaanku selama ini. Dia masih mencintaimu rei, dia belum bisa menggantikanmu dengan pria lain. Tapi aku akan tetap menjaga dan menyayanginya sepenuh hatiku.

__ADS_1


Rei, satu yang tidak pernah berubah darinya. Dia masih sangat pintar bahkan bertambah pintar. Mungkin beberapa bulan lagi dia akan berhasil lulus dengan hasil yang memuaskan. Dia jenius rei, itu salah satu alasàn aku mengaguminya. Rei, apa aku bisa memilikinya? Apa kamu akan marah di sana jika aku mencintainya seperti ini***?


__ADS_2