
"Ma, hito sudah selesai nih tugas sekolahnya."
"Oke nak, tunggu sebentar ya. Harus mama periksa dulu sebelum dikirim ke ibu guru."
"Ya ma, hito mau pipis dulu ya."
"Di kamar mandi dapur aja nak, biar ngga cape bolak balik,naik turun tangga."
"Oke ma."
"Hati-hati licin ya nak."
"Ya mama."
"Waahh hito pintar, hanya salah dua nomor saja, tolong diperbaiki dulu ya."
"Yang mana ma?"
"Yang nomor 5 dan nomor 9."
"Oke,hito hitung lagi ya."
"Sip,jangan terburu-buru supaya hasilnya benar."
"Ya mama cantik."
"Bagus, mama angkat telepon dulu ya."
Hito hanya menggerakan kepalanya ke atas dan ke bawah .
"Ya a reza ada pa, kenapa ngga salam dulu ."
"........."
"Wa'alaikumsalam. Ada kendala apa a reza?"
"........."
"Oh oke,nanti laporannya tolong antar ke rumah ya a."
".........."
"Wa'alaikumsalam. Terima kasih a reza."
".........."
Selepas itu cista kembali mendekat ke hito memeriksa ulang tugas anak itu yang tadi salah lalu mengirimnya ke pihak sekolah untuk mendapat nilai.
Selesai dengan satu tugas beralih ke tugas selanjutnya ,kali ini tugas bahasa indonesia yaitu berlatih membaca. Hito bisa menyelesaikannya dengan mudah karena kebetulan aku sudah mengajarinya membaca dan iapun sudah lancar.
Cista memutar ulang beberapa kali hasil video hito membaca,setelah dirasa cukup lalu dikirim kembali ke gurunya.
Begitulah kegiatan cista selama masa pandemi. Banyak hal yang harus hilang dalam kesehariannya tapi ia tetap bersyukur karena banyak juga yang tetap berjalan seperti biasanya.
__ADS_1
Usahanyapun tetap bisa berjalan dengan baik, banyak sekali pelanggan onlineshopnya yang ada di dalam kota memesan makanan di caffenya jadi ia tak harus memberhentikan karyawannya. Walaupun para karyawannya harus bekerja secara bergantian setiap sehari sekali tapi setidaknya mereka tetap bersyukur masih memiliki penghasilan di era sulit ini.
Selain promo lewat akun onlineshopnya cista juga promo lewat akun media sosialnya , itu sebabnya banyak yang memesan menu makanan yang ada di caffenya.
Selain itu dalam masa pandemi ini, ia merasa bersyukur karena memiliki banyak waktu bersama hito di rumah.
"Siang semuanya." Sapa cista pada para pegawainya yang sedang sibuk mengemasi barang yang akan dikirim ke para pelanggan onlineshopnya.
"Mba ini ada beberapa barang yang habis, tapi banyak yang pesan,harus beli ini mba."
"Oke,catat semua barang yang menipis kita pergi beli sekarang, salah satu dari kalian ikut ya."
"Baik mba."
"Selotip sama kertasnya masih banyak kan?"
"Cukup untuk hari ini mba?"
"Kalau begitu masukkan juga ke dalam daftar yang harus di beli."
"Siap mba."
"Saya ganti baju dulu sekaligus ambil tas, buruan ya saya tunggu di depan. Jangan ada yang terlewat, Suapaya kita ngga berkali-kali keluar rumah."
"Ya mba."
Siang itu cistapun pergi ke supermarket bersama salah satu karyawannya .
"Skincare laris maris ya rin(rina)."
"Wah bakal lama kita belanjanya."
"Kalau fashion tolong kirim gambarnya ya ,aku mau langsung order nih biar besok udah sampai ketempat kita."
"Siap mba."
Sesampainya di supermarket cistapun langsung menyuruh rina untuk mengambil troli dan merekapun segera mengambil barang-barang yang akan mereka beli.
"Cista." Terdengar suara seorang laki-laki yang memanggil namanya. Cista menengok ke belakang asal dari suara itu.
"Hai, mas haris belanja juga?"
"Ya nih, buat stok di rumah,biar mama sama ade ngga keluar rumah terus."
"Oh ya mas kasihan mamanya kalau bolak-balik keluar."
"Kamu belanja juga?"
"Ngga mas, lagi makan. hehehe."
"Bisa aja kamu cis. Cista?"
"Ya."
__ADS_1
"Boleh ngga kalau aku tau rumahmu di mana?"
"Boleh mas,hubungi saja nomorku nanti aku kasih tau."
"Oke."
"Aku duluan ya mas haris."
"Oke cis hati-hati."
"Siapa mba cista,ganteng hehehehe."
"Haris namanya rin. Ngga tau kenapa aku sering ketemu secara tak terduga seperti tadi."
"Jodoh mungkin mba."
"Entahlah, aku belum ingin memikirkan jodoh dulu rin takut hasilnya sama seperti kemarin."
"Ngga semua laki-laki sama lho mba. Terus nih ya mba cista bilang sering ketemu tanpa sengaja berarti itu takdir mba."
"Masa bodo lah rin,mending aku nyari duit,hehehe. Jodoh ngga akan ke mana rin."
"Ya betul mba, apapun itu aku dukung deh."
"Udah buru ayo kita ke fashion, tapi bayar dulu lalu simpan di mobil."
"Oke maba mari meluncur ke kasir."
"Katanya sepupu kamu jadi kasir di sini ya rin?"
"Ya mba, alhamdulillah dia bisa bekerja sambil kuliah."
"Kamu ngga kuliah rin?"
"Kuliah mba, ambil kelas karyawan jadi aku kuliahnya jam 7 sampai 10 malam mba."
"Oh,hati-hati lho ya kalau pulang malam."
"Ya mba tenang aja, lagian aku kos-nya juga di deket kampus kok,jalan kaki juga hanya sepuluh menit."
"Oh,syukurlah."
Setelah membayar mereka menyimpan belanjaannya di bagasi mobil lalu mereka kembali ke dalam supermarket menuju ke lantai tiga karena di sanalah dunia fashionnya.
Selain memesan lewat supliyer cista juga kadang membeli fashion di supermarket dengan beberapa model yang berbeda untuk di jual kembali tentunya, kadang juga untuk dirinya sendiri kalau ada yang menarik hatinya .
Sore harinya sekitar pukul empat cista dan rinapun sudah tiba kembali di rumah.
"Rin kamu boleh langsung pulang,kan mau kuliah."
"Ya mba, makasih ya."
"Its oke,biar nanti aku di bantu sama yang lain ."
__ADS_1
"Sekali lagi makasih ya mba."
"Ya sama-sama rin."