
Mulai episode ini aku akan memunculkan tokoh baru, seorang laki-laki tampan dan kaya raya tapi tak beruntung dalam rumah tangganya.
Thor, apa dia yang akan jadi the next husband untuk cista? Jawabannya belum tau, hehehe. Kita ikuti saja kemana author akan membawa kisah cista ini.
Di sebuah rumah masih di kota yang sama dengan cista , sepasang suami istri tampak sedang bertengkar hebat.
"Aku mohon maafin aku mas, aku janji akan berubah."
"Berapa kali kamu berjanji padaku tapi setiap kali pula kamu mengingkarinya. Keputusanku sudah bulat, mari kita berpisah."
"Tidak mas, aku tidak mau."
"Maaf Rima, aku sudah tidak bisa hidup denganmu, aku tidak ingin usaha yang di bangun susah payah oleh orang tuaku bangkrut gara-gara aku selalu menuruti semua keinginanmu yang suka berfoya-foya. Bukan hanya itu alasanku menceraikanmu, kamu selingkuh Rima, bahkan kamu hamil anak laki-laki lain. Kamu kira aku diam saja selama ini karena tidak tau, kamu salah Rima aku hanya sedang mencari waktu yang tepat untuk berbicara padamu."
"Kamu salah paham mas, aku tidak pernah mengkhianatimu."
"Salah paham kamu bilang, aku memiliki bukti dan bukti ini akan aku hadirkan di sidang perceraian kita nanti. Sekarang kemasi barang-barangmu, aku beri waktu dua jam dari sekarang."
Rima berjalan gontai ke kamar, sesuai perintah Haris ,ia memasukan beberapa potong pakaiannya ke dalam koper dan bergegas keluar dari rumah mewah milik keluarga Haris.
"Aku pergi mas, aku akui aku memang mengkhianatimu tapi kamu juga harus intropeksi diri mas, kenapa aku melakukannya, itu karena aku kesepian mas.Kamu sibuk bekerja tanpa pernah peduli padaku, bahkan kamu jarang menyentuhku. Semoga kamu bahagia setelah ini, selamat tinggal."
"Hmmm, pergilah."
Haris adalah pewaris dari keluarga cipto mangunkusumo, pengusaha sukses yang memiliki beberapa supermarket yang tersebar di kota bandung. Selain supermarket mereka juga memiliki beberapa hotel dan rumah kost mulai dari yang murah sampai yang mahal dan mewah.
Pak cipto mangunkusumo adalah keturunan seorang raja di tanah jawa, darah biru guys. Sedangkan istrinya campuran jawa sunda,namanya laila.
Haris memiliki seorang adik perempuan yang bernama Nabila, dan ternyata nabila adalah orang yang menolong reihan dari kecelakaan beberapa tahun yang lalu.
Apa yang akan terjadi selanjutnya , kejutan apakah yang akan hadir dalam kehidupan cista setelah resmi bercerai dari dzaky? Yuk, ikuti terus kisahnya, jangan lupa tolong vote dan like ya!
Kita kembali ke cista yang sedang mengendarai mobilnya menuju pengadilan agama setelah sebelumnya mengantar hito ke sekolahnya.
"Semoga saja mas dzaky tidak pernah hadir dalam sidang agar proses cerai ini berjalan dengan cepat." Gumam cista.
Sampailah cista di tempat parkir, ia buru-buru menghampiri pengacaranya yang sudah menunggu sejak setengah jam yang lalu.
"Ghandi maaf aku lama."
"Ngga masalah cis, aku jadi punya kesempatan untuk berkencan dulu dengan istriku,hehehe."
__ADS_1
"Cista sini duduk, aku bawa salad kamu mau?"
"Hehehe ya mba, mau dong kebetulan aku belum sempat sarapan."
"Sayang kenalan dulu dong masa langsung nawarin makanan."
"Oh ya lupa, hehehe. Maaf ya cista, namaku mela."
"Ya mela, aku cista."
"Ya, bang gandhi sudah cerita kemarin. Kamu yang sabar ya, pasti ada pelangi setelah hujan."
"Ya mel, makasih ya."
"Cis."
"Ya ghan?"
"Kamu yakin mau mengambil hak asuh hito? Dia bukan anak kamu cis?"
"Aku yakin, aku ngga mau anak itu terlunta-lunta."
"Nanti kita coba bicarakan dulu sama yang lebih tau ya cis, karena setauku kamu ngga akan bisa mendapat hak asuh hito."
"Itu lebih baik cis, biar hito sama kakek neneknya. Kamu bisa fokus sama pekerjaan kamu."
"Kita usaha dulu ya ghan,aku mohon."
"Aku akan berusaha semampuku. Sekarang ayo kita masuk. Sayang berkas yang tadi malam di bawa kan?"
"Ya bang semua sudah siap nih."
"Kalian asik banget sih kerjanya berdua, kemana-mana berdua, hehehe. Aku ngiri nih."
"Sabar cis, suatu hari nanti kamu pasti mendapatkan yang lebih baik lagi."
"Semoga ya mel."
"Yakinlah sama Allah cis. "
Kamipun masuk ke ruang mediasi, ternyata di sana sudah ada mas dzaky dan pengacaranya. Di luar ruangan tadi aku juga melihat Sita , sepertinya ia datang untuk menemani mas dzaky.
__ADS_1
Sungguh ironi, kemarin dia masih sempat merayuku agar aku masih mau bertahan tapi hari ini aku melihat ia dan sita tampak bahagia, semoga saja mereka akan selalu bahagia. ( Sudahlah cista, lepaskan, ikhlaskan dzaky masih banyak yang lebih baik di luar sana. Allah pasti mengirimkan laki-laki setia untukmu suatu hari nanti,amin.) Batinku.
"Selamat pagi semuanya."
"Pagi pak."
"Kita langsung saja pada proses mediasi, silahkan bu cista memulai obrolannya dengan pihak tergugat."
"Baik pak terima kasih. Mas dzaky ada yang mau kamu katakan?"
"Ya, cista aku mohon bertahanlah denganku , aku janji akan berubah,beri aku kesempatan sekali lagi."
"Maaf mas aku sudah tidak bisa, kesalahan ini sudah berulang kali kamu lakukan mas, yang pertama saat kamu di jakarta sebelum dengan sita, benar begitu bukan? Lalu beberapa bulan setelah itu kamu bersama sita , yang akhirnya ketahuan oleh mama. Selama ini aku diam dan menutupi semuanya mas, aku pendam semua itu sendiri berharap kamu akan berubah dan kembali ke jalan yang di ridhoi oleh Allah, tapi kamu tak kunjung berubah mas dan aku tidak sanggup lagi untuk bertahan di tengah luka ini."
"Maafkan aku."
"Aku sudah memaafkanmu mas,mungkin kamu tak pernah mengira kalau aku akan mengajukan gugatan ini jadi kamu tak kunjung memperbaiki diri, maaf ya mas aku belum bisa jadi istri yang baik."
"Terima kasih sudah mau memaafkanku,aku juga minta maaf jika selama menjalani rumah tangga bersamaku kamu tidak bahagia karena aku selalu menorehkan luka, sekali lagi aku minta maaf."
"Mas aku ingin memberikan ini." Kata cista sambil menyerahkan sebuah map pada dzaky.
Dzakypun membuka map itu. "Ini punyamu , mereka memberikannya padamu, jadi aku tidak berhak untuk ini."
"Anggap saja ini sebagai pembagian harta gono gini mas, atau anggap saja ini untuk mengganti rumah kost yang kamu berikan untukku."
"Tidak cista, aku tidak mau."
"Mas aku mohon terima ini, pikirkan anak-anakmu yang akan butuh biaya besar seiring berjalannya waktu."
Dzaky tampak berpikir beberapa saat. "Baiklah aku terima dua caffe dan sebuah rumah ini dengan syarat."
"Apa syaratnya?"
"Jangan pernah menghindariku, aku ingin kita kembali ke titik awal . Kamu bisa menganggap aku sebagai kakak lagi seperti dulu."
"Baik, aku terima syarat itu."
"Karena pak dzaky dan bu cista tampaknya sudah sepakat untuk melanjutkan proses cerainya maka kita akan bertemu dua minggu lagi di sidang putusan."
"Baik pak."
__ADS_1
Lima caffe yang mas reihan berikan padaku tempo dulu aku membaginya dua pada mas dzaky sedangkan tiga sisanya tetap aku urus dan hasilnya akan aku gunakan untuk berdonasi setiap bulan ke beberapa panti asuhan dan panti jompo.
Andai saja mas reihan masih ada? Mungkin aku tak akan pernah mengenal pengadilan agama karena aku yakin mas rei akan setia padaku, tapi inilah takdir yang harus ku jalani, aku harap suatu hari aku bisa menemukan laki-laki istimewa seperti mas rei, yang akan selalu memuliakan wanita, yang setia dan penuh cinta. Semoga donasi yang akan ku lakukan tiap bulan mampu meringankan hisabnya di akhirat, menambah amal ibadah untuknya, dan mampu menjadi penerang bagi rumah abadinya.