Panggung Sandiwara

Panggung Sandiwara
78


__ADS_3

Pertemuan keluarga di weekend itupun berjalan dengan lancar dan menghasilkan kesepakatan bahwa pernikahan cista dan haris akan di laksanakan dua minggu yang akan datang. Acara sederhana sesuai yang cista inginkan. Hanya ijab qobul dan syukuran dengan mengundang anak yatim serta membagikan nasi kotak kepada para orang jalanan.


"Sayang om pulang dulu ya nanti h-1 om udah disini lagi."


"Janji?"


"Janji."


"Sebagai jaminan salsa harus ditinggal disini,hehehehe."


"Oke kalau anaknya mau,om malah seneng bisa pacaran sama tantemu,hehehe."


"Huuuu orang tua durhaka."


Cistapun keluar mencari salsa di ruang keluarga tapi tidak ada lalu dia mencari ke taman belakang tapi tidak ada juga,kemudian ia menuju ke kamar hito. Ternyata di sanalah anak-anak berada .


"Salsa?"


"Eh kak cista,kangen salsa ya?"


"Hehehe salsa mau ikut pulang mama atau mau disini aja sama kakak ?"


"Emang papa sama mama mau pulang?"


"Ya tapi dua minggu kemudian kembali ke sini."


"Mmm salsa mau di sini aja ah."


"Kalau gitu ayo ngomong ke mama sama papa."


"Oke." Anak itupun berlari menemui kedua orang tuanya.


"Ngga repot cis kalau salsa di tinggal?"


"Ngga tante santai aja."


"Beneran?"


"Bener."

__ADS_1


"Asyik, sayang kita pacaran lagi hehehe."


"Huuuuufffftttt dasar para orang tua durhaka."


"Hehehehe ✌✌✌✌✌."


"Tapi tante harus ngurus tokonya ayah oke?"


"Oke aman yang penting kalau malam ngga ada salsa yang ngganggu. hehehehe."


Akhirnya om herman kesayangan cistapun pulang ke banyumas bersama istri tercinta meninggalkan sang anak salsa agar bisa mengenang masa pacaran mereka dulu,atau agar bisa memiliki banyak waktu untuk memproses adiknya salsa,hanya mereka berdua yang tau.


"Cista."


"Sayang."


"Kamu di mana?"


Pesan beruntun yang haris kirim belum juga di baca oleh cista karena ponselnya tertinggal di kamar sementara cista sibuk membantu pegawainya packing pesanan hari itu. Baru setelah masuk dzuhur ia menuju kamar mengambil ponselnya.


"Maaf mas,aku tadi packing,ponselku tertinggal di kamar. Maaf ya!!!"


"Its oke sayang. Aku mau tanya kamu mau mahar apa?"


"Baiklah,nanti pengacaraku akan ke rumahmu mengambil berkas-berkas untuk mendaftar ke KUA."


"Oke mas."


"Ya sudah, selamat melanjutkan rutinitas. Sampai bertemu pas akad ya. I love you."


"😊😊😊."


"Cista."


"Ya ayah."


"Ayah mau jalan-jalan sama anak-anak ,kamu mau nitip sesuatu ngga?"


"Ajak pak nino ayah biar ngga terlalu repot jagain krucil-krucil."

__ADS_1


"Ya memang ngajak pak nino ngga sanggup ayah kalau sendirian njagain para krucil."


"Nanti cista kabarin kalau mau nitip."


"Oke,kunci mobil mana?"


"Tanya pak nino, soalnya tadi pagi mobilnya di pakai pak nino ke pasar."


"Oke. Nanti ayah kabarin kalau udah mau pulang. Usahakan kirim pesannya sebelum ayah pulang ya."


"Baik ayah."


Di sebuah rumah seorang laki-laki sedang meratapi nasibnya ,menikmati buah hasil ia menanam. Kini ia benar-benar merasakan kehilangan,ia merasa tak punya kesempatan lagi untuk bisa rujuk dengan cista ,ya dia Dzaky yang tengah menangisi nasibnya setelah mendengar kabar bahwa cista akan menikah dengan laki-laki lain.


Om herman mampir ke rumah papa hartanto untuk mengundang beliau ke acara pernikahanku,alhasil dzakypun tau sebelum cista menelpon untuk mengundangnya secara langsung.


"Hallo assalammu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam. Ada apa cista?"


"Mmm mas dzaky sibuk?"


"Belum,baru selesai mandi."


"Dua minggu lagi aku akan menikah mas,kalau berkenan datanglah."


"Kenapa kamu tega menikah dengan orang lain cista?"


"Maaf ya mas, kaca yang pecah tidak mungkin kembali seperti semula. Begitupun dengan hatiku mas,kalau dipaksakan kembali denganmu pasti akan mudah untuk pecah lagi yang ada hanya saling menyakiti dan saling mencurigai. Rumah tangga macam apa yang akan di bangun kalau dasarnya saja seperti itu."


"Tidak bisakah kamu memberiku kesempatan terakhir?"


"Maaf mas ,maaf sekali.Semoga mas dzaky akan menemukan kebahagian , ikhlaskan semua yang sudah berlalu pasti mas dzaky bisa mepupakanku."


"Itu tidak mudah cista,sama seperti kamu yang tidak bisa melupakan cintamu pada kak rey. Akupun begitu, aku menyesal telah banyak menyakitimu cista."


"Maka lakukanlah perlahan mas,maaf sekali lagi kalau aku tidak bisa kembali padamu, mari kita melangkah di jalan masing-masing."


"Baiklah semoga kamu bahagia, insyaallah aku akan datang bersama papa dan mama. Selamat ya semoga lancar sampai hari H nanti."

__ADS_1


"Amin. Terimakasih mas. Assalammu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam."


__ADS_2