
Cista berlari di sepanjang koridor rumah sakit, dari jauh terlihat beberapa anggota polisi sedang duduk,cistapun menghampiri mereka.
"Selamat malam pak."
"Malam,dengan ibu cista ya?"
"Ya benar."
"Jadi begini ibu cista, tadi sore sekitar jam lima kami menemukan pak dzaky di daerah X dengan keadaan terluka parah,sementara mobil yang beliau kendarai meledak dan masuk ke jurang di sisi jalan."
"Apa dia sendirian pak di sana?"
"Betul ibu,beliau sendirian."
"Terima kasih ya pak sudah menolong dzaky."
"Sama-sama bu,ini sudah menjadi tugas kami. Kalau begitu kami permisi dulu ya bu,kami harus kembali ke kantor. Ini barang-barang pak dzaky yang ada di sakunya saat kami temukan,silahkan di simpan."
__ADS_1
"Oh ya pak, sekali lagi terima kasih ya pak."
"Sama-sama bu, permisi."
"Ya silahkan pak."
Cista masuk ke ruang perawatan menemui seorang yang tengah tertidur lelap dengan keadaan yang memilukan.Luka di hampir sekujur tubuhnya , pasti sangat sakit. Cista tak kuasa untuk menahan laju air matanya, iapun bergegas menghubungi keluarganya yang lain terutama papa har dan mama rita.
"Pak nino, besok tolong urus hito ya,temani ia di rumah saya di rumah sakit."
"Ngga ko pak, mas dzaky yang sakit,kecelakaan. Nanti kalau mama papanya udah datang aku langsung pulang. Tolong kasih tau juga sama anak-anak yang nginep di rumah ya pak."
"Baik ndu, hati-hati semoga nak dzakynya cepat sembuh."
"Makasih ya pak nino."
"Ya ndu sama-sama."
__ADS_1
Setelah menelpon pak nino, cista tak lupa mengirim pesan ke beberapa pegawainya, memberitahukan pada mereka untuk tetap bekerja seperti biasanya.
( Nasibmu kenapa seperti ini mas, ku kira dengan kita berpisah kamu akan lebih bahagia karena kamu bisa bebas dari ikatan pernikahan yang dulu terjalin di antara kita, ikatan suci yang telah kau nodai dengan pengkhianatan. Maaf ya mas kalau aku tidak bisa memberimu kesempatan lagi, karena aku rasa sudah cukup rasa sakit ini, aku manusia biasa yang juga ingin bahagia. Semoga kejadian ini memberimu pelajaran dan segera bertaubat serta memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh. Semoga setelah sembuh nanti kamu bisa mendapat kebahagian, amin. Sembuhlah mas, mama papa cuma punya kamu dan hito sekarang, berjuanglah untuk cepat sembuh.)
"Cista, maafkan aku , maafkan aku." Dzaky mengigau di dalam ketidaksadarannya. Cista yang mendengarnyapun tak kuasa untuk tidak menangis.
"Aku sudah memaafkanmu mas,sungguh aku sudah memaafkanmu, aku sudah mengikhlaskan semua yang terjadi. Inilah takdir yang harus kita jalani mas, berhentilah menyalahkan diri sendiri. " Kata cista pada dzaky yang masih saja belum sadarkan diri.
Karena merasa ngantuk cistapun tertidur di atas sofa panjang yang ada dirungan dzaky di rawat.
Paginya sekitar jam 4 pagi cista bangun dan bersiap-siap untuk pulang .
"Aku pulang ya mas, aku harus ngurus hito dulu nanti aku akan kembali ke sini." Cista keluar dari ruangan itu dan mencari perawat untuk menitipkan dzaky.
Sesampainya di rumah, cista langsung mandi dan melaksanakan shalat subuh. Setelah itu ia menyiapkan sarapan setelah sebelumnya menemui pak nino di kamarnya. Cista meminta pak nino untuk pergi ke rumah sakit menemani dzaky karena mama rita dan papa har belum bisa datang hari ini, mereka harus menunggu hasil tes kesehatan lebih dulu sebagai syarat untuk melakukan perjalanan ke luar kota.
(Ironi sekali, panggung sandiwara yang tengah kami lakoni ini. Kemarin saat kami belum bercerai keadaannya yang sebenarnya belum terungkap tapi sekarang setelah kami bercerai justru semua kebenaran ini terungkap. Kebenaran mengenai anak yang tengah sita kandung, kebenaran mengenai siapa sita sebenarnya. Rupanya sita hanya ingin mendapat semua yang mas dzaky miliki dan ternyata anak yang ia kandungpun bukan anak mas dzaky. Walupun perselingkuhan antara mas dzaky dan sita itu memang ada dan nyata , tapi kini sita mengakui kebenaran itu. Sita mengatakan bahwa ia terpaksa menjalin hubungan dengan mas dzaky hanya untuk merebut semua yang mas dzaky miliki karena perintah dari kekasihnya yang ternyata menaruh dendam terhadap mas dzaky, iapun mengakui kalau ia masih berhubungan dengan kekasihnya itu saat sudah menikah dengan mas dzaky, iapun mengatakan padaku kalau anak yang ia kandung bukan anak mas dzaky,ia meyakini itu 100 persen karena sesungguhnya usia kandungannya lebih dari usia pernikahannya dengan mas dzaky, ia mengakui semua kebohongan yang ia lakukan saat aku menelponnya semalam untuk memberitahu bahwa mas dzaky mengalami kecelakaan. Tapi sita ternyata sudah pergi membawa semua surat berharga milik mas dzaky, sita pergi dengan kekasihnya yang bernama Deni, seorang laki-laki yang selalu iri pada mas dzaky sejak SMA dulu makanya ia ingin membuat mas dzaky hancur , dan keinginannya sekarang telah terwujud. Mas dzaky terbaring di rumah sakit dan belum sadarkan diri, rumah tangganya dengankupun sudah hancur, serta seluruh hartanya telah di ambil oleh sita dan deni. )
__ADS_1