
Pandemi juga berakibat pada pembatasan jumlah orang yang boleh menunggu di rumah sakit. Oleh sebab itu cista dan pak nino menunggu dzaky secara bergantian. Seperti hari ini, setelah semua tugas sekolah hito selesai cista langsung pergi ke rumah sakit untuk bergantian jaga dengan pak nino.
Papa har dan mama rita baru dalam perjalanan ke sini setelah surat kesehatan mereka keluar. Paling cepat mereka akan sampai pada malam harinya.
(Pak nino boleh keluar sekarang saya sudah di tempat parkir. Cista titip hito di rumah ya pak.) Isi pesan yang cista kirim ke pak nino lewat aplikasi di ponsel pintarnya.
( Baik ndu, hati-hati selama berjaga, jangan telat makan. Bapak pulang dulu kalau begitu.) Jawab pak nino.
Cistapun masuk ke ruang rawat dzaky. "Kapan kamu akan bangun mas?"
"Kamu ngga mau ngucapin maaf secara langsung mas?"
"Bangunlah minta maaflah dengan benar."
"Aku sudah memaafkanmu kok mas,walau kamu belum memintanya. Karena aku selalu yakin pada Allah, Dia pasti memberiku yang terbaik sesuai kebutuhanku,jadi aku ikhlas menerima segala takdirNya, termasuk ikhlas untuk memaafkan kesalahanmu. Bangunlah,kamu masih punya tanggung jawab pada hito dan kedua orang tuamu."
"Mas, bangun. Sebentar lagi papa dan mama datang, mereka pasti akan memarahimu lagi karena kebodohanmu ini. "
"Aku harap setelah kamu sembuh kamu benar-benar bisa berubah mas,berhenti memainkan hati wanita,bertaubatlah mas. Jadikan apa yang telah lalu sebagai pelajaran dan jangan diulangi lagi."
"Aku sedih mas lihat kamu kaya gini, tapi mungkin ini cara Allah menyadarkanmu mas."
"Aku ngecek kerjaan dulu di sofa ya mas, mas dzaky cepat bangun."
Cista pindah ke sofa dan mulai mengecek setiap pesan yang ia terima,memilih pesan mana yang penting dan harus segera di balas.
Sementara itu di alam bawah sadarnya dzaky sedang berjuang untuk bangun.
"Dzaky, pulang sono, punya adik satu ngga ada akhlak banget,pusing gue tau ngga. Gue kecewa banget sama lu dzak."
__ADS_1
"Maafin dzaky kak rey, dzaky bodoh karena udah nyia-nyian cista."
"Bener ,lu emang bodoh,bodoh banget malah. Gue jiji punya ade kaya lu dzak yang doyan main perempuan. Cista udah tepat dengan memilih bercerai dari lu."
"Maaf kak."
"Hai papah." Sapa seorang anak laki-laki yang sangat tampan, perpaduan yang pas antara dirinya dengan cista.
"Kamu siapa?"
"Aku anak mama papa yang Allah panggil satu setengah tahun lalu. Aku sebel deh sama papa, papa udah buat mama sakit hati, papa buat mama banyak pikiran sehingga aku ngga bisa bertahan di perut mama. Papa jahat."
"Maafin papa nak."
"Papa harus di hukum, papa ngga akan bisa kembali bersama mama lagi, papa akan benar-benar kehilangan mama."
Anak itu menjauh dari dzaky dengan wajah kecewanya. Ya, satu setengah tahun yang lalu cista keguguran di usia kandungannya yang masih 4 bulan , itu karena cista terlalu lelah dan banyak pikiran.
"Cistaaa."
"Ciissttaa." Kata dzaky dengan mata masih terpejam.
Cista yang mendengar namanya di panggilpun menoleh ke sumber suara. Ia melihat mata dzaky mulai berkedip,ia mendekat ke ranjang pasien untuk memastikannya.
"Mas dzaky sudah bangun."
"Cista."
"Ya mas,aku panggil dokter dulu ya." Dzaky hanya menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Bagaimana keadaannya dok? Semuanya normal kan dok?"
"Mmm, bgaimana kalau ibu cista ikut ke ruangan saya sebentar."
"Tidak dokter, tolong bicara disini saja saya juga ingin tau keadaan saya." Kata mas dzaky menyela.
"Baiklah kalau itu mau pak dzaky. Saya harap pak dzaky yang sabar dan ikhlas ya. Mungkin selama beberapa waktu ke depan pak dzaky harus memakai kursi roda karena pak dzaky mengalami kelumpuhan sementara di kaki."
"Tapi bisa sembuh kan dok?"
"Bisa bu cista asal pak dzaky rajin terapi."
"Baik dok, terima kasih."
"Sama-sama bu cista, saya permisi."
"Silahkan dok."
"Mas are you oke?"
"Ya, aku baik-baik aja kok cis, aku ikhlas mungkin ini karma dan hukuman untukku yang mendzolimi istri sebaik kamu. Maafkan aku ya, kalau aku sudah terlalu menyakitimu."
"Aku sudah memaafkanmu mas. Istirahatlah , jangan terlalu banyak berfikir. Besok rajinlah terapi supaya bisa jalan lagi,oke."
"Hehehe, emang aku anak kecil di semangatin gitu."
"Hehehe,udah ah istirahat sono. Aku mau kerja lagi,diem jangan ganggu."
"Baiklah."
__ADS_1
Dzaky merasa bahagia karena melihat cista sudah ceria kembali seperti dulu . Aku akan ikhlas melepasmu cista ,jika itu yang akan membuatmu bahagia dan ceria seperti dulu. Mungkin memang kita di takdirkan hanya menjadi sahabat saja.
Sementara di dalam hati cista memang sudah melupakan dzaky perlahan namun pasti. Ia tidak ingin mendendam jadi ia selalu berusaha ikhlas apapun yang terjadi dalam kehidupannya. Cista juga tak menyangka kalau melupakan dzaky akan mudah tidak seperti saat ia kehilangan dan berusaha melupakan reyhan dulu.Bahkan sampai detik ini reyhan masih menempati ruang spesial di hatinya dan mungkin tempat itu tak akan terganti.