
Tiada keagungan selain keagunganNya
Dialah sang maha pemilik
Pemilik setiap hati insan
Yang mampu membolak balikkan rasa
Dari cinta menjadi benci
Dari benci menjadi cinta
Ku serahkan rasa ini padaMu ya Rob
Bila dia memang takdirku,kembalikanlah
Dan bila takdirku di madu maka kuatkanlah aku
Lapangkanlah,luaskanlah hati ini untuk menerima setiap ketetapanMu
"Ma, aku packing dulu ya sambil nunggu waktu njemput Hito."
"Ya sayang,nanti mama nyusul buat bantuin."
"Sip, terima kasih ya mamaku yang cantik." Aku masuk ke ruang usahaku sebut saja toko biar mudah,hehehe. Aku mulai mempacking barang orderan hari kemarin. Sementara mama sibuk menelpon diruang tv.
"Kapan kalian sampai ? Aku ingin segera menghajar anak tak tau diri itu." Kata mama yang masih bisa ku dengar dari toko. Sepertinya papa har dan ayah sudah dalam perjalanan ke sini. Aku bisa memastikan mereka akan menghajar mas dzaky habis-hahisan.
"Wah banyak orderan ya nak?"
"Lumayan ma,buat jajan."
"Kamu ini selalu saja merendah. Mama bantuin ya?"
__ADS_1
"Ya ma, makasih ya."
"Cista."
"Ya ma?"
"Kamu baik-baik saja?"
"Bohong sekali ma,kalau aku bilang baik-baik saja. Tapi aku sedang mencoba untuk ikhlas,aku yakin Allah punya rencana indah untukku."
"Maafin mama ya nak."
"Kenapa mama yang minta maaf?"
"Mama tidak bisa mendidik dzaky dengan baik, cista apapun keputusanmu nanti mama dan papa akan selalu mendukung, kami tidak akan membela dzaky, kami ingin kamu bahagia nak."
"Ya ma , kita tunggu mas dzaky pulang sambil memantapkan hati,hehehe."
"Mama ngga tau kenapa dzaky seperti itu, padahal dulu waktu kecil dia penurut sekali."
"Ya nak, sayang mama yang jemput hito ya?"
"Mama ngga cape?"
"Ngga dong."
"Tapi di antar Andra ya."
"Oke, mama telp Andra nih sekarang."
(Nda antar bude njemput hito sekarang, ngga usah mandi kelamaan, buru bude tunggu, pakai mobil kak cista saja.) Kata mama menelpon Andra, anak dari adiknya papa har.
Beberapa menit kemudian.
__ADS_1
"Kakak cantik mana bude?"
"Di kamar mungkin."
"Kakak cantik baik-baik saja?"
"Baik dong, tenang saja."
"Kakak cantik tenang saja, nanti kalau kak dzaky pulang aku hajar dia."
"Sudahlah, biarkan saja, biar Allah saja yang menghukum dia nanti."
"Kakak cantik, nikah yuk."
"Gila ya kamu Ndra?"
"Hehehe, habisnya kak dzaky bodoh, udah punya istri yang sempurna gini masih saja belok ke warung,hehehe. Mending kak cista jadi istri aku ja."
"Dasar kamu ndra, jangan nakal." Kata mama sambil menjewer telinga Andra."
"Ampun bude, Andra bercanda. Tapi kalau kak cista mau andra serius."
"Sudah diam tuh mulut, ayo kita jemput hito."
"Ya bude, lepas dulu dong telinga andra."
"Makanya jangan nakal."
Tanpa kami sadari ternyata dari tadi ada yang memperhatikan kami dalam diam seperti patung dari arah dapur.
pov dzaky
Aku memang bodoh, aku telah menyia-nyiakan berlian indah di rumahku hanya karena ego. Masih adakah kesempatan untukku memperbaiki semuanya, sementara aku kini sudah membuatnya hancur berkeping-keping. Aku bahkan menikahi wanita lain, ya Allah maafkan aku.
__ADS_1
Aku malu untuk menemuinya, tapi aku juga merindukannya. Masih pantaskah aku memeluknya, mencium,menghirup aroma tubuhnya yang selalu membuatku rindu.
Aku harus menyelesaikan masalah ini, aku harus memadamkan api yang telah ku ciptakan. Tak peduli apa yang akan dia katakan aku harus tetap menemuinya. Dia istriku, aku berhak akan dirinya bukan?