Panggung Sandiwara

Panggung Sandiwara
84


__ADS_3

" Ayah di mana?"tanya cista pada ayahnya melalui sambungan telepon.


"Ayah sama hito nginep di rumah kak clara sayang, kalian kan butuh waktu untuk berdua hehehe, jadi kami ngungsi dulu."


"Ihhh ayah apaan sih,kenapa ngga ngomong sebelum pergi?"


"Tadi kalian sedang tidur ngga tega mau banguninnya."


"Ya sudah ,tapi jangan lama-lama ngungsinya ya yah."


"Ya sayang,selamat berbulan madu ya nak."


"Bulan madu ke hongkong."


"Hehehehe."


Tuut, bunyi sambungan telepon terputus.


"Belum juga selesai ngomong malah di matiin."


"Kenapa sih yank?" Tanya haris pada cista.


"Mas kok ngga pakai baju?"


"Kan habis mandi yank, kenapa mukamu di tutup seperti itu?"


"Mas ngga malu cuma pakai handuk kaya gitu?"


"Sayang sekarang kita suami istri." Kata haris sambil berjalan mendekati cista yang belum sempat memakai baju hanya memakai piyama mandinya.


Haris membuka telapak tangan cista yang sedang menutupi wajahnya, hingga terlihatlah wajah merona cista.

__ADS_1


"Sayang jangan malu, kamu tau ngga? Kamu terlihat lebih cantik dengan wajah yang merona seperti ini. "


Cista memberanikan diri untuk bersitatap dengan suaminya itu, harispun seakan memanfaatkan peluang yang ada. Ia mencium kening cista membelai wajah dan lehernya dengan ujung jarinya kemudian ia kecup seluruh wajah istrinya itu . Melihat tidak ada penolakan dari cista iapun mendaratkan bibirnya ke bibir merah alami milik cista. Dan di mulailah ritual suami istri di antara mereka tapi digagalkan oleh cista dengan alasan belum shalat isya.


"Mas." Panggil cista pada sang suami di tengah-tengah ciuman panas mereka.


"Hmmm." Jawab haris sambil terus mengecup leher sang istri,ia tak menghiraukan panggilan dari cista karena jiwanya sudah mulai melayang,hihihihi.


"Mas berhenti dulu."


"Kenapa?" Haris dengan terpaksa menghentikan kegiatannya.


"Shalat isya dulu sekalian shalat sunah."


"Baiklah, terimakasih sayang,sudah mengingatkan ."


Cista mengangguk dan tersenyum lalu bangkit dari ranjang menuju ke kamar mandi.


Usai makan malam cista dan harispun menuju kamar mandi bersama,mereka menyikat gigi dan mencuci wajah sebelum akhirnya mengambil wudhu. Baru setelah itu mereka shalat isya berjamaah di lanjut dengan shalat sunah sebelum memulai ritual malam pertama mereka.


Ucapan salam sebagai tanda berakhirnya shalat mereka telah menggema, cista mencium punggung tangan suaminya dengan takzim. Harispun mengecup kening cista lalu tak lupa membaca doa sembari mengecup ubun-ubun cista.


"Terima kasih sudah mau menerimaku sebagai suami, semoga kita bisa terus berjalan beriringan dan saling mengingatkan untuk meraih jannahNya."


"Amin. Terimakasih mas, terimakasih karena mau menerima segala kurang dan lebihku. Aku mencintaimu suamiku."


"Aku juga sangat mencintaimu istriku."


Harispun langsung tancap gas dengan pelan. Di awali dengan mencium kening lalu pipi dan berakhir di bibir cista yang selalu menggodanya. Tak lupa di sela-sela ciuman itu haris melepas satu persatu semua hal yang melekat di tubuhnya serta tubuh istrinya.


" Waaaauuuuuuwwww sangat indah sayang." Kata haris ketika ia terpesona dengan tubuh indah sang istri yang kini polos. Sedangkan sang punya tubuh hanya tersenyum malu dengan wajah yang memerah seperti tomat matang.

__ADS_1


"Aku bersyukur karena keindahan ini hanya aku saja yang menikmatinya, terima kasih karena kamu selalu menutup aurat dengan baik."


"Itu kewajibanku pada pencipta mas."


"I love you sayang."


"I love you too mas."


Harispun kembali menikmati setiap inci tubuh cista setelah percakapan singkatnya.


Cista merasa sangat bahagia karena diperlakukan bak seorang ratu oleh haris. Ia benar-benar merasa sangat di cintai oleh suaminya itu . Perlakuan lembut sang suami membuatnya terbang ke nirwana.


"Mas."


"Apa sayang." jawab haris dengan suara parau karena ia juga sudah melayang terbang entah kemana.


"Ayo kita mulai intinya, aku sudah tidak tahan."


"Hmmm,baiklah ayo kita mulai permainan kita sayang."


"Aduh mas cepet, jangan banyak omong."


"Hihihi. Ya ya sayang, tunggu sebentar aku masih ingin menikmati dua jelli kembar ini."


"Aaahhh mas, kelamaan." Uacap cista sambil mengubah posisi mereka hingga kini cistalah yang memimpin permainan. Di mulailah permainan membuat adonan boneka lucu itu.


"Sayang kamu luar biasa." Kata haris sambil terengah saking enaknya adonan yang sedang mereka giling.


Melihat cista yang mulai kelelahan harispun mengubah posisi dan memimpin pembuatan adonan boneka lucu mereka yang belum juga usai.


Haris mulai menggiling adonannya hingga setelah setengah jam akhirnya gilingannya selesai dan "Aaaahhhh. Terimakasih sayang." Ucapnya sambil mengecup kening istrinya tanpa melepas alat penggilingnya.

__ADS_1


__ADS_2