
Malam sunyi bertabur sepi
gemerlap bintang menghias hati
mengusir lara
menghadirkan asa baru
Cista berada di balkon kamarnya,menikmati udara malam. Malam larut yang sepi, hanya di temani bintang dan jangkrik yang bernyanyi. Ia mencoba mengingat semua hal yang terjadi dalam hidupnya.
Mulai dari meninggalnya reyhan hingga perpisahannya dengan dzaky beberapa waktu yang lalu.
(Ternyata perjalananku sangat panjang dan berliku. Batinnya sembari memeluk tubuhnya sendiri. Angin malam yang menusuk tulang seakan tak mampu mengobati luka hatinya.)
(Kata maaf memang mudah sekali di katakan namun hati ini masih saja mengingat perih itu. Biarkan waktu yang akan menyembuhkannya,itu harapku.)
(Tapi Allah itu memang adil, sekarang ia sedang dihukum. Astaga cista jangan senang diatas penderitaan orang lain cista. Setidaknya aku jadi tau dan yakin kalau Allah selalu menyayangiku.)
__ADS_1
(Kini aku hanya bisa berdoa semoga ke depannya kehidupanku lebih baik lagi, dalam segala hal. Mendapat rezeki yang lancar, dimudahkan dalam segala urusan, mendapat jodoh yang baik serta kelak bisa tiada dalam keadaan khusnul khotimah.)
( Aku ingin segera keluar dari rasa ini, rasa cinta yang tertutup oleh rasa kecewa. Aku harus segera mengikhlaskan dengan begitu rasa itupun akan sirna. Oh ayolah cista ikhlas,ikhlas. Lupakan semuanya,yakinlah bahagia menantimu di depan sana.)
Setelah puas berkeluh kesah dengan angin cistapun berniat untuk tidur, ia berbaring di ranjangnya mencoba memejamkan matanya yang masih saja bandel dan menolak untuk menutup. Ia berdzikir sambil menutup matanya hingga lama kelamaan sampailah ia di alam mimpi.
Di rumah sakit ,Dzaky sedang mendengarkan sang mama yang tiada henti memberinya siraman kalbu. Ia dengan setia mendengarnya tanpa berniat untuk menjawab karena iapun merasa apa yang sang mama ucapkan adalah suatu kebenaran.
"Lihat dzak, ini akibat kebodohanmu yang mendarah daging. Gimana enak di tipu sama orang? Gimana rasanya di buang sama orang yang kamu cinta? Udah untung dapetin cista malah di sia-sian hanya karena kamu tak dapat menahan hawa nafsu. Mama sama papa udah sering bilang kan bahkan sejak kamu baru sunat. Kamu harus menjaga kehormatan seorang wanita karena kamu juga terlahir dari seorang wanita. Lihatlah, kamu menyakiti istri sebaik cista ,kamu mendzoliminya dzak makanya kamu mendapat hukuman seperti ini, kapookk dzak dzak. Syukurin kamu, astaga."
"Mama tuh kesel pa, pengen nyincang ni anak sampai halus. iiiiihhhhhhhh,geregetan banget pa." Jawab mama rita sambil memukul mukul badan dzaky.
"udah ma, duduk sini. Biarin anak kita menikmati hukumannya, kita cukup diam,menonton dan dampingi ."
"Huuuffffttt ya pa. Mampus kamu dzak, jadi ngga punya apa-apa kan sekarang , makanya punya otak tuh buat mikir nak. Udah kehilangan istri sebaik cista sekarang hilang pula semua hartamu nak, Iiiihhhh sebel deh punya anak kaya kamu iiiihhhh. Ah sudah lah, mama mau tidur aja."
Dzaky menghembuskan nafasnya dengan kasar. Ia hanya bisa mendengarkan segala keluh kesah orang tuanya .
__ADS_1
(Mama benar, aku memang bodoh dan sekarang aku hanya bisa menikmati hukuman ini serta berusaha ikhlas melepaskan cista.)
(Dulu aku melakukan segala hal untuk bisa memilikimu, tapi aku hanya perlu melakukan satu hal untuk kehilanganmu. )
" Pa, bawa aku pulang ke Purwokerto saja."
"Kamu serius?"
"Ya pa, aku ingin pulang ke sana, berusaha untuk bangkit mulai dari nol lagi."
"Oke, nanti papa bicara sama dokter. Sekarang istirahatlah"
Tiga hari setelah itu dzaky dan kedua orang tuanyapun pulang ke kampung halamannya di purwokerto. Tak lupa mereka berpamitan pada cista dan keluarganya .
( Selamat tinggal cista semoga kamu selalu bahagia. Kamu adalah kasih terindah untukku tapi aku adalah lukamu. Jadi menjauh adalah pilihan terbaik. Terima kasih atas waktu singkat yang kita lewati dengan cinta,kasihsayang dan kekaguman.)
( Kelak jika kita bertemu lagi aku harap kamu sudah menemukan penggantiku yang jauh lebih baik dariku,yang bisa membimbingmu meraih janahNya. Tidak sepertiku yang sering menorehkan luka. Dengan begitu aku tidak akan berharap untuk bisa memilikimu lagi,karena jika kamu masih sendiri aku akàn selalu berharap kembali bersamamu.)
__ADS_1