
Esok haripun tiba, cista dan haris sudah berada di vila menyusul teman-temannya yang lebih dulu tiba di sana.
"Hai bumil bermata indah." Sapa salah satu teman haris.
"Jangan merayu istriku, atau butikmu aku beli."
"Ya elah ris pelit amat. Aku kan cuma memuji mata indahnya."
"Makanya cepat sana cari istri, cuma kamu doang yang belum punya istri."
"Yang aku mau jadikan istri mencintai orang lain ris."
"Siapa emangnya?"
"Kami ngga tau ris?" Tanya Niko
"Kagak." Jawab haris singkat,karena memang hanya harislah yang jarang berkumpul bersama.
"Itu si meli, yang terobsesi sama kamu."
"Masa sih?"
"Dari dulu si yoga naksir sama meli tapi si melinya ngejar kamu mulu." Kata susan.
"Oh, bagus kalau gitu. Hari ini kesempatan buat yoga ."
"Maksudmu apa ris?" Tanya yoga.
__ADS_1
"Sebenarnya aku ngajak kalian ke sini karena aku ingin menunjukan siapa meli sebenarnya, setelah ini terserah yoga masih mau sama meli apa ngga. Tapi aku harap yoga masih mau sama meli dan bisa merubah sifat buruk meli, sebenarnya dia teman yang baik, kita tau itu bukan. "
"Kamu bener ris, meli hanya butuh bimbingan dari orang yang tepat."
"Makanya aku ke sini untuk hal itu, selain karena aku semakin ngga nyaman akan perilakunya aku juga ngga ingin dia mengganggu kenyamanan istriku,terlebih cista sedang hamil."
"Aku bantu. Sejujurnya aku sudah tau luar dalamnya meli tapi aku selalu menutup mata karena aku sayang sama dia, aku ngga mau dia kecewa. "
"kamu salah yoga, kalau kamu sayang sama meli, kasih tau mana yang salah mana yang bener. "
"Aku janji mulai sekarang bakal mengajak dia buat berubah menjadi lebih baik."
"Harus,buktikan kalau kamu tulus sama dia."
" Mas, makan dulu yuk."
"Sudah, aku tunggu di meja makan ya."
"Kita makan di kamar berdua saja sayang, biar yang lain di meja makan."
"Ya mas, sudah aku siapain kok tinggal bawa ke kamar saja."
"Bro kita makan dulu,tapi sorry ya aku ngga bisa makan bareng kalian, aku makan di kamar nemenin istri."
"Aman bro,santai saja."
"Nanti kalau meli sampai ,langsung ajak ke tkp ya,terus kalian kabarin aku."
__ADS_1
"Oke. Udah buru sana kasihan istrimu nungguin."
"Oke aku tinggal dulu ya."
Jam dua siang,melipun sampai. Saat ini mereka sedang berkumpul di taman belakang sambil menonton film. Haris rebahan di pangkuan sang istri sambil tak henti mengelus dan mencium perut sang istri . Hal itu tentu saja membuat meli geram bukan main.
"Apa-apaan ini?" Teriak meli tiba-tiba saat ia melihat video asusila yang dirinya perankan bersama salah satu pelanggannya. Ia meli memang memiliki pekerjaan sampingan menjadi wanita malam.
"Kenapa mel?" Tanya yoga pada meli.
"Sekarang kamu tau kan mel,kenapa aku lebih memilih wanita seperti cista. Dia memang janda mel,tapi dia bisa menjaga kehormatannya. Dia selalu menutup auratnya dengan baik,dia tau batasannya dengan lawan jenis, dan asal kamu tau mel, aku saja butuh dua tahun untuk bisa mendapatkan hatinya. Aku minta mulai sekarang kamu berhenti mengganggu hidupku mel, aku muak dengan obsesimu itu."
"Tapi aku cinta kamu ris, aku mau kok jadi istri ke dua."
"Sayangnya aku tidak mau,dan tidak akan pernah mau memiliki dua istri, istriku hanya satu yaitu cista, selamanya hanya cista hingga nafasku berhenti. "
"Kamu tega ris?"
"Kenapa tidak? Mel cinta itu tidak bisa di paksa. Maaf banget mel aku tidak bisa membalas perasaanmu. Mel sebenarnya ada yang tulus mencintaimu sejak lama tapi kamu tidak menyadarinya karena tertutup oleh obsesi. Cobalah buang egomu agar kamu bisa melihat orang di sekitarmu."
"Sudah mas, kasihan mba melinya, biarkan dia merenungkannya dengan baik. Ayo ke kamar mas,aku lelah sekali." Mendengar permintaan istrinya harispun langsung menggandeng tangan sang istri menuju kamar untuk istirahat.
"Semuanya aku dan istriku ke kamar dulu ya. Dia harus banyak istirahat soalnya."
"Oke bro, santai saja."
"Ya ris, sono ajak istirahat , kalau lagi hamil muda emang gitu bawaannya ada yang pengen tidur mulu, dulu waktu aku hamil anak pertama juga gitu
__ADS_1
, hehehehe."