Pelangi Untuk Arya

Pelangi Untuk Arya
Bulan Madu


__ADS_3

Hari yang indah dan penuh dengan berbagai kejutan telah terlewati. Senyuman bahagia dan tawa lepas yang tercipta telah di abadikan di dalam sebuah album foto untuk di kenang di masa yang akan datang. Ya, tak akan pernah Arya lupakan, hari bahagia yang ternyata bisa dia rasakan dan dia alami setelah semua kepahitan yang pernah dia rasakan dulunya.


Ketakutan, kesedihan, dan kesakitan kini telah berlalu. Dan yang ada hanyalah kebahagiaan yang datang sebagai pelipur hati Arya yang pernah mati.


Ya, dia pernah kehilangan. Dia pernah merasa mati karena rasa sakit yang tiada terkira. Dia juga pernah merasakan kehampaan yang luar biasa. Dia berpikir jika kebahagiaan itu tidak akan pernah ada di dalam kehidupannya. Namun ternyata, dia salah. Tuhan begitu adil atas semua yang Dia rencanakan.


Ada Pelangi yang datang di dalam hidup Arya. Ada Pelangi yang mewarnai hidup Arya yang pernah kelam dan begitu gelap.


Dan ada Pelangi yang akan menjadi pelipur hatinya sekarang. Pelangi yang menjadi pengganti kebahagiaan nya yang pernah hilang.


Arya sadar, jika semua keindahan dan apapun yang ada di dunia memang ada batas waktunya. Masa dia dan Zelina sudah habis, dan kini adalah masa masa Arya bersama dengan Pelanginya. Bukan untuk mengganti, namun untuk menjalani dan menerima kehidupan yang memang sudah seharusnya terjadi.


Tuhan...


Semua memang ada masanya.


Tapi untuk kali ini, tolong berikan masa dan waktu yang lama bagi Arya untuk hidup bersama Pelanginya. Pelangi yang akan menjadi sumber kebahagiaan untuk Arya.


Arya tersenyum haru, binar matanya terlihat begitu cerah saat melihat senyum Pelangi yang sejak tadi tidak pernah berhenti merekah begitu indah. Senyum yang kini menghiasi hidup Arya. Senyum yang akan selalu dilihat dalam setiap detiknya.


"Mas Arya.... tahu gak berapa tinggi dan besar gunung fuji itu????" tanya Pelangi seraya tangan nya yang menunjuk gunung fuji di ujung pandangan mata mereka.


"Tidak tahu, memangnya kenapa hmm???" tanya Arya pula


"Mau tahu gak berapa besar dan tingginya?" tanya Pelangi lagi.


Arya tersenyum dan mengangguk seraya dia yang memeluk Pelangi dari belakang.


"Memangnya seberapa besar dan tinggi?" tanya Arya kembali.


"Sangat besar dan tinggi. Tapi gak sebesar cinta Pelangi sama mas Arya" jawab Pelangi dengan tawa kecilnya, dan tentu saja itu membuat Arya juga ikut tertawa. Dia mencium gemas wajah Pelangi dari samping.


"Mulai pinter gombal ya kamu" ucap Arya.


Pelangi tertawa terbahak, dia mengusap lengan Arya yang ada di perut buncitnya.

__ADS_1


"Pelangi kan gombal untuk suami Pelangi" kata Pelangi dengan helaan nafas panjang yang terasa begitu lega.


"Aku tahu sayang" bisik Arya.


Mereka tersenyum bersama, saling memeluk dan memandang pemandangan indah yang ada di depan mata.


Saat ini mereka sudah berada di Jepang. Menikmati bulan madu mereka yang sudah disediakan oleh Reynand waktu itu.


Tidak menyia nyiakan kesempatan. Arya langsung membawa Pelangi terbang ke Jepang untuk menikmati waktu waktu berdua mereka sebelum anak mereka lahir. Dan beruntungnya kandungan Pelangi kuat hingga mereka bisa sampai di tempat ini dengan sehat.


Meskipun sekarang sudah mulai memasuki musim dingin. Tapi itu tidak membuat waktu mereka terganggu.


Sudah dua hari mereka berada di Jepang. Meski Pelangi sedikit kesusahan untuk menyesuaikan diri dengan iklim di Jepang, namun dia tetap antusias untuk menikmati masa masa indah ini.


Apalagi di senja ini, mereka sudah berada di danau Kawaguchiko. Salah satu danau yang terletak di kaki gunung fuji yang memiliki keindahan yang cukup memukau. Dari sini, Pelangi dan Arya bisa menikmati keindahan gunung fuji dan juga bunga sakura sekaligus. Pelangi benar benar betah berada disini. Ini adalah hal yang paling indah seumur hidupnya. Berbulan madu di tempat yang indah bersama dengan suami yang dia cintai.


Ah.... hal yang tak pernah Pelangi bayangkan sejak dulu bisa seindah ini.


"Mas" panggil Pelangi lagi


"Hmmm" gumam Arya yang masih betah memeluk Pelangi dan memberikan kehangatan untuk istrinya ini.


Arya tersenyum tipis dan ikut memandang gunung fuji didepan sana yang sudah mulai meredup karena hari memang sudah mulai gelap.


"Itu karena dia abadi, seperti cinta aku ke kamu" jawab Arya


Pelangi langsung mendengus senyum mendengar itu. Dia langsung membalikkan tubuhnya dan menghadap kearah Arya.


"Gombal banget, di tanya serius juga" ucap Pelangi


Arya tersenyum seraya membenarkan mantel berbulu yang di kenakan Pelangi.


"Beneran, aku serius. Semoga cinta kita abadi seperti gunung fuji itu. Besar, tinggi dan tidak akan mudah hancur oleh badai yang datang" jawab Arya.


"Aamiin.... semoga mas Arya bisa selalu bahagia bersama Pelangi ya" harap Pelangi.

__ADS_1


Arya semakin tersenyum mendengar itu. Pelangi selalu memikirkan dia dari pada dirinya sendiri.


"Sayang, melihat kamu ada di sampingku setiap saat, aku sudah sangat bahagia" jawab Arya.


"Beneran?" tanya Pelangi


Arya menangguk pelan seraya mengusap wajah Pelangi dengan lembut.


"Kamu segalanya untukku Pelangi, aku cuma ingin kamu berada di sisiku selamanya" jawab Arya


"Pelangi akan selalu ada untuk mas Arya" jawab Pelangi


"Aku cinta kamu" ucap Arya


"Pelangi juga" jawab Pelangi.


Arya tersenyum, seiring dengan wajahnya yang mendekat kearah Pelangi. Mencium bibir manis istrinya yang sudah menjadi candu untuk nya. Menikmati sensasi lembut dan dingin bibir Pelangi membuat Arya benar benar merasa tenang. Begitu pula dengan Pelangi, dia terbuai dengan sentuhan Arya. Apalagi dengan suasana yang begitu mendukung ini.


Berciuman di tepi danau dengan background keindahan gunung fuji yang benar benar terasa indah dan romantis. Hal yang tidak akan pernah mereka lupakan untuk seumur hidup mereka.


Hingga tiba tiba....


duaaaarrrrr


Suara ledakan kembang api yang begitu besar meledak di atas danau. Membuat Arya dan Pelangi langsung melepaskan ciuman mereka dan menoleh kearah danau. Dimana cahaya warna warni kembang api itu berkilau di permukaan danau.


"Waaawwww indah sekali" gumam Pelangi begitu takjub.


Apalagi bukan hanya sekali kembang api itu meledak, melainkan berkali kali. Membuat suasana semakin indah dan menakjubkan.


"Ini yang kita tunggu sejak tadi, kamu suka sayang?" tanya Arya


"Suka mas, suka banget. Terimakasih sudah bawa Pelangi ke tempat ini" ucap Pelangi begitu bahagia.


"Aku akan membawa kamu ke tempat yang lebih indah nanti" jawab Arya

__ADS_1


Pelangi mengangguk dengan binar wajah yang begitu indah. Mereka bergandengan tangan, memandang pemandangan yang tersaji di depan mata. Sangat indah dan penuh warna di malam yang gelap ini.


Sungguh menggambarkan hati mereka berdua. Yang sempat gelap, namun akhirnya di hadiahi dengan keindahan yang tidak pernah terduga.


__ADS_2