Pelangi Untuk Arya

Pelangi Untuk Arya
Penyesalan Arya


__ADS_3

Arya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tidak lagi perduli dengan tubuhnya yang lelah. Hatinya benar benar tidak tenang, fikiran nya semakin kalut. Lembar usg dan tulisan positif hamil itu semakin membuat Arya benar benar terpukul.


Dia benar benar takut membayangkan jika Pelangi memang hamil. Hamil anaknya. Berarti selama ini bukan hanya Pelangi yang Arya sia siakan, tapi juga anak nya.


Tidak ...


Tidak mungkin..


Jika itu memang benar, berarti Arya adalah orang yang paling jahat didunia ini. Dia benci saat Reynand yang menyia nyiakan cinta Nara hingga Nara sekarat dulunya. Dan sekarang kenapa dia yang berbuat demikian dengan menyia nyiakan Pelangi yang ternyata sedang mengandung anak nya.


Kejadian satu malam itu ternyata telah menumbuhkan benih didalam rahim Pelangi. Dan Arya benar benar jahat selama ini.


Sikap kasarnya, amarahnya dan juga dia yang tidak pernah melihat kehadiran Pelangi membuat Arya semakin merasa bersalah.


Pelangi hamil.


Hamil anak nya.


Ya tuhan...


Sungguh, Arya adalah orang yang paling bodoh didunia ini.


Kenapa juga Pelangi tidak ingin memberi tahu kehamilan nya?


Kenapa Pelangi menyimpan fakta ini?


Apa tujuan Pelangi???


"Aaahhh Pelangi" Arya menggeram, dia memukul setir mobilnya dengan kuat. Hatinya benar benar kalut. Apalagi ketika mengingat perlakuan nya pada Pelangi selama ini.


Arya menggigit bibirnya dengan kuat saat mengingat ketika dia melampiaskan kemarahan nya pada Pelangi. Dia juga mengingat ketika Pelangi yang alergi hingga masuk rumah sakit. Bukankah disitu Pelangi terlihat takut dan ingin segera pulang? Apakah itu karena Pelangi tidak ingin Arya tahu tentang kehamilan ini, bukan karena takut dengan rumah sakit?


Keanehan Pelangi, Pelangi yang sering muntah, wajah Pelangi yang sering pucat. Dia yang sering meminta sesuatu, bahkan hingga setiap hari ingin makanan sisa dari Arya. Apakah itu juga karena dia yang sedang hamil?


Ya, Arya ingat ketika Nara sedang hamil dulu. Dia juga suka meminta sesuatu yang aneh. Dan keinginan nya juga harus selalu dituruti.


Dan apa mungkin Pelangi juga seperti itu?


Sial...


Arya jadi ingat ketika Pelangi yang meminta martabak tapi tidak Arya hiraukan. Dia malah meninggalkan Pelangi ditengah jalan. Bahkan karena Pelangi pulang telat, Arya juga tidak mengizinkan dia masuk dan membiarkan Pelangi diluar hingga dia ketakutan dan pingsan.


"Sial" gumam Arya begitu putus asa.


Kenapa dia sejahat itu pada Pelangi?


Kenapa dia sejahat itu pada calon anak nya sendiri??


Dan kenapa Pelangi tidak pernah memberi tahu Arya tentang kehamilan nya??


Kenapa???


Arya yakin itu adalah anak nya. Terbukti dan tertulis dengan jelas tanggal saat Pelangi melakukan pemeriksaan. Dan Arya yakin Pelangi tidak akan berani bermain dengan lelaki lain.


Dia gadis yang baik.

__ADS_1


Dan sekarang, tujuan Arya adalah menemui Rangga.


Ya, lelaki itu pasti tahu sesuatu tentang Pelangi. Bukan kah mereka cukup dekat???


Arya langsung melajukan mobilnya menuju taman bunga Ze in florist miliknya. Tidak ada lagi yang dia fikirkan selain bagaimana cara untuk bisa bertemu dengan Pelangi dan meminta maaf pada istri yang dia sia siakan itu.


Arya benar benar merasa sangat bersalah karena telah mengabaikan Pelangi dan juga membiarkan dia sendirian dalam masa kehamilan nya.


Sungguh, dia tidak lebih baik dari pada Reynand sekarang.


Arya langsung turun dari mobil dan berjalan dengan cepat menuju kantor tempat orang orang yang mengurus taman bunga nya berada. Bahkan dia sampai mengabaikan sapaan para karyawan taman bunga yang mengenalnya.


Arya masuk kedalam ruangan itu tanpa basa basi. Membuat semua karyawan yang sedang istirahat makan siang langsung terkejut melihat kedatangan Arya.


"Ah pak Arya, selamat siang" sapa mereka semua yang langsung beranjak dan menyapa Arya


"Dimana Rangga?" tanya Arya langsung tanpa basa basi lagi.


Semua karyawan terlihat saling pandang dengan bingung.


"Rangga izin cuti sejak semalam pak" jawab salah seorang karyawan.


"Hubungi dia, bilang aku ingin bertemu dengan nya" ujar Arya


Lelaki itu langsung mengangguk, dia mengeluarkan ponselnya dengan cepat dan segera menghubungi Rangga. Namun raut wajahnya langsung berubah ketika nomor ponsel Rangga tidak bisa dihubungi.


"Tidak aktif pak" ucap nya


Arya mendengus kesal. Dia mengusap wajahnya dengan kasar.


"Ada perlu apa pak? Rangga bilang dia ingin pulang kampung beberapa hari. Pekerjaan nya saya yang menghandle selama dia tidak ada" ucap lelaki itu


"Tidak ada pak" jawab karyawan itu.


"Sial" gumam Arya. Dia kembali melangkahkan kakinya keluar. Berjalan dengan lesu meninggalkan karyawan nya yang memandang Arya dengan bingung.


Wajah Arya kusut, rambut panjang nya bahkan di ikat dengan asal hingga membuat dia terlihat berantakan.


Arya kembali kemobilnya, melajukan mobil nya tidak tentu arah.


Kemana Rangga, kenapa dia tidak ada juga bersamaan dengan perginya Pelangi?


Apa Rangga juga pergi bersama Pelangi?


Tapi kenapa orang tua Pelangi juga?


Sebenarnya seberapa dekat mereka???


"Ah Pelangi, kemana lagi aku harus mencari kamu? Kenapa kamu pergi secepat ini. Kamu pergi membawa anak ku Pelangi" gumam Arya dengan wajah yang benar benar frustasi. Dimana dia harus mencari Pelangi.


Pelangi pergi jauh, dia pergi dengan membawa anak mereka. Kenang kenangan dari kejadian satu malam yang tak pernah terbayangkan itu.


Kenang kenangan????


Tiba tiba Arya mengingat sesuatu dengan kalimat itu. Bukankah disurat yang dituliskan Pelangi kemarin juga dia mengatakan hal itu.

__ADS_1


'Jaga kesehatan ya pak.


Terimakasih untuk kenang kenangan yang telah bapak berikan dalam hidup saya. Saya pasti akan menjaganya dengan baik.'


Jadi kenang kenangan yang dikatakan oleh Pelangi adalah anak yang sedang dia kandung itu???


"Pelangiii kenapa seperti ini" ucap Arya begitu lirih. Hati dan perasaan nya benar benar tidak menentu sekarang.


Rasa sedih, sesal dan merasa bersalah benar benar bersatu dalam hatinya.


Jika sudah seperti ini apa yang harus Arya lakukan?


Dimana dia akan mencari Pelangi?


Sedikitpun Arya tidak tahu apapun tentang gadis itu.


Pada siapa dia harus meminta tolong.


Tuhan...


Kenapa harus menyedihkan seperti ini???


Kenapa bukan lagi perasaan sedih karena kehilangan yang Arya rasakan? Kenapa sekarang ditambah dengan rasa penyesalan yang teramat besar juga???


Rasanya benar benar putus asa. Tapi dia harus tetap berdiri, untuk bisa bertemu dengan Pelangi dan meminta maaf atas segala perbuatan nya. Sebelum semuanya terlambat.


Arya yang tidak tahu harus kemana akhirnya memilih untuk memutar setir mobilnya masuk kesebuah pemakaman umum. Tempat yang sering dia kunjungi dulu. Tapi akhir akhir ini sudah sangat jarang. Mungkin sudah hampir dua bulan Arya tidak ada datang ketempat ini.


Dan semua memang karena Pelangi.


Arya berjalan dengan langkah gontai menuju sebuah makam yang selalu membuat hatinya terusik. Namun sekarang, rasanya tidak lagi, karena fikiran nya sedang kalut dan hanya memikirkan tentang Pelangi dan semua perbuatan nya.


Entah kenapa Arya hanya ingin bertemu dengan Zelina. Dia ingin mengungkapkan semua perasaan gundah nya ini. Semoga saja Zelina akan mengerti, seperti yang pernah dia katakan saat menemui Arya di alam bawah sadarnya waktu itu.


Arya mengernyit saat telah tiba di makam Zelina. Dia berlutut dan langsung memandang heran dengan tiga tangkai bunga mawar yang tergeletak diatas makam itu.


Bunga mawar??


Sejak kapan ada bunga mawar disini.


Bunga ini masih baru, meski sudah sedikit layu. Tapi pasti belum lama disini.


Siapa yang membawa mawar ini???


Reynand dan keluarganya?? Tidak, tidak mungkin mereka. Setiap kemari mereka hanya akan membawakan bunga tulip kesukaan Zelina, bukan mawar.


Lalu ... siapa pemilik mawar ini???


deg


Arya langsung tertegun.


Mawar....


Apakah Pelangi????

__ADS_1


Tubuh Arya langsung terkulai lemas didekat pusara Zelina. Rasa bersalah nya semakin besar.


"Ze.... aku harus apa sekarang??? Kenapa semua terasa begitu menyakitkan. Tidak cukupkah kamu yang pergi dari hidupku? Kenapa sekarang harus Pelangi lagi yang membuat ku serasa ingin mati???"


__ADS_2