
"Wah sepertinya Ibu Kinan sangat menikmati pesta ini hingga lupa jika dirinya memiliki seorang putri tiri yang kabur dan belum ditemukan." Entah dari mana datangnya Bella sudah berdiri di samping Kinan. Gadis itu terlihat cantik dan anggun menggunakan kebaya berwarna pastel dengan riasan natural.
Arah ke samping matanya membelalak karena melihat anak tirinya yang sudah lama menghilang tiba-tiba berada di pesta pernikahan Keyra. Tanpa memperdulikan keadaan sekitar wanita itu berniat menarik tangan Bella dan membawanya pergi dari sini akan tetapi tangannya ditepis oleh Bella cukup kuat hal itu membuat Kinan geram.
"Dari mana saja kau gadis sial berani sekali kali kau menampakan wajahmu mu di pernikahan putriku? siapa kiranya yang mengizinkan dirimu masuk ke sini ? Tanya Kinan dengan nada tinggi.
“Kenapa aku harus takut untuk datang ke sini dan tidak penting bisa masuk ke sini atas izin siapa.” Bella menjawab tanpa rasa takut dan dengan nada mengejek.
“Kemana saja kau pergi hah? Aku sudah mencari dirimu kemana-mana tapi tidak menemukan dirimu juga. Dan sekrang kau muncul di hadapan ku dengan angkuh. Oh lihat penampilan mu sekarang sangat mewah. Darimana kau mendapatkan semua ini? Kau menjual diri atau menggoda pria seperti ibu mu itu.” Kinan menatap Bella dari atas hinga bawah, mulai dari pakaian hingga aksesoris yang di pakai anak tirinya itu terbilang mahal dan berkualitas tinggi. Membuat gadis itu semakin cantik dan sangat mirip dengan Seera, ibunya. Kinan menjadi semakin benci melihat anak tirinya itu.
“Jaga ucapan anda Nyonya Kinan. Aku dan ibu ku itu tidak seperti dirmu yang dulunya bekerja sebaga wanita penghibur. Ibu ku sama sekali tidak pernah menggoda pria manapun, bukan seperti dirimu yang masih mendekati pria bersitri demi kepentingan sendiri.” Bella tidak terima ibunya yang sudah meninggal di bawa-bawa oleh nenek sihir ini. Ingin rasanya Bella menyiram wajah wanita di depannya dengan air keras.
“Tutup mulut mu, Kau tidak tahu apa-apa tentang masa lalu ku. Dan juga semua yang aku alami itu karena ibu mu. Andai ibu mu tidak mengandung pasti saat ini aku sudah hidup bahagia bersama suami dan juga putri ku.” Kinan marah tidak terima masa lalu nya terbongkar disini. Bisa-bisa banyak orang tahu jika dirinya dulu berasal dari kalangan bawah dan pernah bekerja sebagai wanita penghibur di club malam.
Karena perdebadan Kinan dan Bella terdengar keras membuat para tamu undangan menonton mereka. Fangyu yang tadi sedang mengobrol dengan rekan bisnis Perusahaan Gu juga terkejut mendengar suara Kinan yang menggelegar. Pria itu langsung bergegas menghampiri Kinan supaya bisa Mengontrol emosinya karena jika tidak semua rencana mereka bisa terbongkar.
__ADS_1
“Nyonya Kinan tolong tenangkan diri anda, lihat sekeliling anda mereka memperhatikan pertengkaran kalian.” Ucap Fangyu mengingatkan Kinan.
Kinan melihat sekelilingnya terutama orangtua Alfi. Wanita itu mengerutuki kebodohannya yang mudah terpancing emosi karena ulah anak tirinya itu.
“Wah Paman Fangyu, apa kabar? Aku yakin pasti baik-baik saja bukan? Ahh bahkan sangat baik sekali karena sudah menjadi selingkuhan Nyonya Kinan.” Tanpa ada rasa takut Bella mendekati fangyu dan berkata sangat keras sekali membuat tamu undangan langsung menggunjing Kinan dan Fangyu.
Jangan tanya bagaimana reaksi Kinan dan Fangyu karena wajah menampilkan raut wajah terkejut dan memerah. Fangyu menatap Bella bingung karena tidak menyangka jika gadis di depannya mengetahui perselingkuhan dirinya dan Kinan. Namun karena belum mau di ketahui public Fangyu berusaha mengelak.
“Maaf Nona, sebaiknya anda menjaga ucapan karena tidak baik menyebarkan berita tidak benar.” Kata Fangyu dengan tenang.
Bella terkekeh mendengar perkataan fangyu dan pertanyaan pria itu. “Hallo perkenalkan semua, nama ku Senafa Gu. Putri dari Tuan Jonathan Gu dan Nyonya Seera. Aku juga anak tiri dari Nyonya Kinan. Ibu ku adalah istri pertama Tuan Jonatahan Gu dan wanita itu adalah istri kedua ayah ku yang dinikahi secara siri.” Ucap lantang Bella tersenyum sinis menatap Kinan. “Oh aku tidak pernah menyebarkan berita tidak benar, Nyonya Kinan dan Paman Fangyu memang memiliki hubungan khusus. Jika tidak percaya lihat saja itu.” Tunjuk Bella pada layar yang ada disamping pelaminan.
Sebuah video perselingkuhan Kinan dan Fangyu terpampang jelas di layar tersebut. Bahkan yang menjadi tempat perselingkuhan mereka adalah rumah kediaaman Gu. Mereka yang melihat itu menatap jijik Kinan dan Fangu. Wanita yang selama ini selalu mengangungkan martabat ternyata berselingkuh dengan asisten suaminya.
“Tidak, itu tidak benar.” Kinan berteriak membantah rekaman video itu. Dia sangat terkejut karena anak tirinya bisa mendapatkan rekaman itu.
__ADS_1
“Apanya yang tidak benar ibu? Bukankah itu memang benar adanya jika kalian memang berselingkuh? Aku melihat sendiri kedatangan paman Fangyu dan langsung menyusup ke kamar ibu.” Keyra dengan bergandengan dengan Abrian wanita itu membenarkan perselingkuhan ibunya dan itu membuat Kinan kembali terkejut.
“Keyra, apa maksudmu hah? Kau ingin menjatuhkan ibu dan membela gadis pembawa sial itu?” tanya Kinan menatap sengit anak tirinya yang sedang tersenyum kemenangan. “Seharusnya kau membela ibu karena ulah gadis itu keluarga kita hancur berantakan.”
“Keluarga apa yang ibu bicarakan? Ah maksud ku Nyonya Kinan bukan Ibu.” Ucap Keyra pura-pura menutup mulutnya.
Kinan menatap tidak percaya Keyra yang berani berkata seperti itu dengannya. Kini dia menyadari jika Keyra dan Senafa sepertinya sudah saling mengenal. Dan bukti perselingkuhan dirinya dengan Fangyu juga di dapat dari Keyra.
Seperti tahu apa yang sedang di pikirkan oleh Kinan, Abrian membuka suara. Pria itu ingin secepatnya menyelesaikan urusan ini karena ada urusan lain yang harus segera dihadapi.
“Nyonya Kinan, rencana anda dan rahasia anda sudah tidak ada gunanya. Baik Keyra dan Senafa sudah mengetahui semua tentang anda. Dan asal anda tahu jika sebenarnya penyebab anak buah anda kesulitn menemukan keberadaan Senafa itu karena campur tangan ku. Dan sedari awal Senafa itu dekat dengan anda karena dia adalah Arbella Putri Andara.” Ucap Abrian tersenyum sinis.
“Apa? Jadi selama ini kalian sudah merencanakan semuanya? Dan pernikahan ini juga bagian dari rencana kalian?” Kinan sungguh tidak menyangka jika dirinya ceroboh mengenali keadaan sekitar.
“Tentu saja, anda pikir aku tidak tahu jika selama ini orangtua Keyra itu sama sekali tidak anda ketahui keberadaannya. Jadi bisa seenaknya sendiri mengancam Keyra. Anda salah besar Nyonya Kinan, aku sudah mengetahui kebohongan anda.”
__ADS_1
Haii gaess maaf ya baru bisa up 🙏🙏 Ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan 😌