
Jam makan siang Alfi pergi ke butik untuk menjemput Mami Ara dan Cila karena dia tadi mendapat pesan dari istrinya untuk melihat undangan pesta pernikahan mereka.
Zay dan Anjar mereka memutuskan makan siang di cafe dekat kantor saja karena malas bertemu Mami Ara yang suka membully mereka.
Sampai di butik Cila dan Mami Ara sudah menunggu didepan dan langsung masuk ke mobil Alfi. Dibelakang mobil ada ada 1 mobil berwarna hitam yang berisi 4 bodyguard mengawal mobil Alfi.
"Mau makan siang dimana?" tanya Alfi kepada 2 wanita kesayangannya.
"Mami ikut aja, karena mami doyan semua jenis makanan. Biasanya ibu hamil ini yang pengen makan sesuatu." kata Mami Ara mengelus perut Cila.
"Kamu pengen makan apa sayang?" kata Alfi sambil menyetir.
"Aku pengen yang berkuah mas kyak soto tapi aku pengen soto daging sapi." kata Cila sambil. membayangkan betapa lezatnya soto daging sapi itu.
"Ayo cari Fi, kalo ngak dituruti nanti anak kamu ileran." ucap Mami Ara.
"Ihh yang bener mi, masa anak Alfi ileran." tanya Alfi tidak percaya.
"Kalo kamu mau memastikan ya ngak masalah tapi kalo sampe ileran kamu aja yang bersihin ileran anak kamu. Tinggal diturutin apa susahnya. Kaya tapi pelit." jawab Mami Ara melirik Alfi sinis.
"Iya siapa yang ngak mau nurutin sih? Kan Alfi cuma tanya mi bukan berarti pelit. Salah lagi ngomong." kata Alf kesal.
Cila terkekeh melihat Alfi dan Mami Ara yang ribut.
"Udah mending kamu fokus nyetir sama nyari tempat makan soto daging sapi. Jangan ngeliat kebelakang terus nanti bukannya makan soto daging sapi malah makan bubur." ucap Mami Ara.
__ADS_1
"Kok makan bubur mi?" tanya Cila.
"Iya lah kalo nabrak masuk rumah sakit makan bubur bukan daging sapi."
"Tenang aja mi, Alfi pengemudi profesional kok." kata Alfi tersenyum.
Hampir 15 menit berkendara Alfi menemukan rumah makan yang menyediakan menu soto daging sapi.
Alfi membantu istrinya turun dari mobil dan mereka masuk kedalam rumah makan untuk mengisi perut dimana cacing sudah berdemo meminta makanan.
Cila memesan 2 mangkok soto daging sapi serta 3 buah ketupat. Alfi dan Mami Ara terkejut melihat apa yang dipesan oleh Cila. Bukan masalah harganya tapi takut Cila tidak habis memakannya. Tapi apa boleh buat ibu hamil memang moodnya tidak tentu.
Pesanan mereka sudah datang dan Cila langsung mengeksekusinya makanannya. Saat soto milik Alfi dan Mami Ara belum habis, Cila sudah terlebih dahulu menghabiskan 2 mangkok soto dan 3 ketupat dan dia berkata masih belum kenyang.
"Mas aku masih lapar?"
"Ya sudah 1 mangkok lagi ya setelah itu kita beli cemilan saja kalo masih lapar." kata Mami Ara.
Cila mengangguk tersenyum dan Alfi memerankan 1 mangkok soto dan ketupat.
Cila begitu menikmati makan siangnya. Dia juga sebenarnya heran kenapa nafsu makannya begitu meningkat apa karena dia sedang mengandung tapi kenapa bisa sebanyak ini.
"Apa cucu oma sudah kenyang?" kata Mami Ara mengelus perut Cila.
"Sudah oma." kata Cila menirukan suara anak kecil.
__ADS_1
"Syukurlah, anak papi kuat makan ya. Sehat-sehat didalam perut jangan nakal." kata Alfi ikut mengelus perut Cila.
Cila begitu bahagia mendapatkan perhatian dari suami dan mertuanya. Mama Rena sendiri sedang ikut Tante Hesti mempersiapkan acara dirumah anak pertamanya.
"Ya sudah sekarang kita pergi lihat undangan pesta pernikahan kalian. Kamu bisa berjalan sayang?" kata Mami Ara.
"Bisa dong mi."
Mereka masuk ke mobil dan menuju tempat percetakan undangan.
Sampai disana kedatangan mereka disambut oleh pemilik percetakan yang ternyata teman Mami Ara.
"Hei jeng Ara sama anak mantunya juga ya?"
"Iya jeng, biar sekalian lihat hasil undangannya." kata Mami Ara.
"Ya sudah ayo masuk." ajak wanita itu.
Mereka masuk dan langsung disodorkan undangan pesta pernikahan Cila dan Alfi. Undangan tersebut berwarna putih dengan pita hitam diatasnya. Cila dan Alfi terlihat sangat suka dengan undangan pesta pernikahan mereka.
"Bagus tan, Cila suka banget." kata Cila menatap undangan ditangannya.
"Tante senang sekali kalo kalian suka. Ini juga desain undangan dibantu jeng Ara."
"Tolong langsung disiapkan semua ya jeng biar nanti dibawa langsung sama bodyguard Alfi ke rumah." kata Mami Ara
__ADS_1
"Oke tunggu sebentar ya."
Setelah 20 menit menunggu dan menyelesaikan pembayaran mereka memutuskan untuk kembali ke butik dan Alfi kembali ke kantor. Untuk undangan sendiri akan diurus oleh bodyguard Alfi.