Pembalasan Putri Yang Diusir

Pembalasan Putri Yang Diusir
BAB 25 - Dika Mengantarkan Undangan


__ADS_3

Sampai dikantor.


"Ya ampun Alfi udh siang kyak gini baru pergi ke kantor. " Alfi yang baru saja masuk ruangan di kejutan suara Zay.


"Emang kenapa? Sirik aja. " jawab Alfi santai


"Sebentar lagi Dika kesini bos." kata Zay mendekati Alfi


"Baguslah aku ingin melihatnya secara langsung." ucap Alfi sambil memeriksa beberapa dokumen.


30 menit menunggu benar saja Dika datang ke kantor Alfi untuk menyerahkan undangan pernikahannya dan Vely.


Dia langsung diantar menuju ruangan Alfi.


Tok.. Tok.. Tok..


"Permisi pak, Tuan Dika sudah datang. " kata sekretaris Alfi


"Suruh dia masuk. " jawab Zay yang ada diruangan Alfi juga

__ADS_1


Dika langsung masuk keruangan Alfi dengan senyum ramah.


"Selamat siang Tuan Alfi dan Tuan Zay." sapa Dika ramah


"Siang" jawab Zay sedangkan Alfi hanya mengangguk.


"Ada keperluan apa anda datang kesini Tuan Dika? " tanya Zay


"Maaf Tuan Zay, kedatangan saya kesini untuk mengantarkan undangan pernikahan saya yang akan diadakan 2 minggu lagi. Semoga anda dan Tuan Alfi berkenan datang. " ucap Dika berharap


Zay membaca undangan tersebut dan kemudian berkata.


"Ternyata calon istri anda anak dari keluarga Andara. " kata Zay


"Beruntung sekali anda bisa menikah dengan anak keluarga Andara." ucap Dika


"Benar Tuan. Saya merasa sangat beruntung karena dia gadis yang baik dan pintar dalam memimpin perusahaan. " ujar Dika bangga


"Baiklah Tuan Dika. Kami akan usahakan datang ke pesta pernikahan anda. Semoga nanti pesta pernikahan anda berjalan dengan lancar dan meriah. " Alfi yang dari tadi diam akhirnya membuka suara.

__ADS_1


"Pasti Tuan. Saya yakin pesta pernikahan aaya berjalan lancar dan meriah. Kami sudah mempersiapkan dengan baik." jawab Dika tanpa dia sadari perkataan Alfi mempunyai makna lain.


"Kami juga akan berusaha menyiapkan hadiah terbaik untuk pernikahan anda Tuan Dika. " saut Zay


"Terimakasih Tuan Zay. Tidak perlu repot - repot, karena dengan hadirnya anda dan Tuan Alfi di pesta saya merupakan hadiah terbaik yang saya dapatkan. " ucap Dika tersenyum.


Ya dengan hadirnya Alfi dan Zay di pesta pernikahannya membuat perusahaan lain akan berasumsi bahwa perusahaan Dika sangat dekat dengan perusahaan milik Alfi. Dengan begitu banyak perusahaan lain berlomba-lomba menjalin kerjasama dengan perusahaannya. Yang dianggap memiliki kualitasnya baik sehingga dekat dengan pengusaha terbaik di Indonesia.


Setelah Dika pamit pergi, Alfi dan Zay memutuskan untuk makan siang. Sebenarnya Alfi belum lapar karena tadi sebelum berangkat ke kantor sudah makan bersama Cila tapi karena Zay memaksa akhirnya dia ikut.


"Bagaimana Zay apakah kamu sudah mendapat hadiah untuk pernikahan Dika dan Vely. " tanya Alfi di mobil


"Tentu saja sudah. Aku sudah menyiapkan dengan baik hadiah itu. " jawab Zay bangga


"Baguslah. Aku tidak sabar untuk menghadiri pesta pernikahan mereka bersama Cila. " ucap Alfi tersenyum smirk


"Aku juga tidak sabar melihat reaksi mereka ketika melihat hadiah dari kita. " ujar Zay tersenyum


"Oh ya bagaimana dengan penyelidikan tentang orang tua kandung Cila. Apakah sudah ada informasi? " tanya Alfi

__ADS_1


"Untuk saat ini belum ada informasi apapun dari anak buah kita. Karena cukup sulit menemukan informasi itu. Kecuali kita mendapatkan petunjuk dari Tuan dan Nyonya Andara. " ucap Zay menjelaskan


"Baiklah mungkin pesta pernikahan Dika dan Vely bisa menjadi pesta paling meriah karena menjadi ajang pembokar kebohongan. " saut Alfi


__ADS_2