PERJUANGAN HIDUP SEORANG JANDA

PERJUANGAN HIDUP SEORANG JANDA
PEDULI


__ADS_3

Sudah seminggu Susi tinggal di rumah tantenya. Namun sudah seminggu pula Tio jarang berada di rumah. Biasanya dia berangkat kerja pukul tuju pagi dan pulang pukul lima sore, hari senin hingga jumat. Namun kini hampir setiap hari Tio keluar rumah dan pulang setelah magrib.


Susi merasa ada yang aneh dengan sikap sepupunya itu. Sebab dulu sewaktu dia berkunjung ke rumah tantenya, Tio yang paling senang dan selalu menemaninya.


Sudah hampir sejam Susi menunggu Tio pulang kerja. Dia sengaja menunggunya di depan gerbang, tepat di samping tanah kosong yang biasa di gunakan anak anak sekitar rumah tantenya itu bermain bola.



Susi sengaja menunggu Tio disana untuk menghindari agar tantenya tidak mengetahui obrolan mereka nantinya. Sesekali Susi menarik napasnya karena Tio belum juga nampak.


Namun hingga waktu menunjukkan pukul tuju malam, Tio belum juga pulang. Susi kembali ke rumah dan menunaikan sholat isya, kemudian keluar teras depan dengan menggunakan sweater untuk menutupi tubuhnya dari kedinginan.


Semakin malam, Tio belum juga muncul. Susi semakin merasa menyesal dengan keputusannya yang memilih tinggal di rumah tantenya itu.


"Assalamualaikum.." Susi terkejut mendengar salam di tengah lamunannya.


"Waalaikumsalam.. Baru pulang Yo..?" Susi bingung harus bersikap apa.


Tio melihat gelagat Susi yang terlihat aneh. Terkebih saat ini Susi terlihat sengaja menunggunya di teras depan rumahnya.


"Ada apa..? apa ada masalah..?" Tanya Tio dengan lembut.

__ADS_1


Susi semakin gelagapan. Tio menarik pelan tangan Susi kemudian mengajaknya duduk di bangku yang sebelumnya di duduki oleh Susi tadi.



"Kalau ada yang mau di omongin, omongin aja.. Ada apa..? Apa ada masalah..?" Tanya Tio menatap mata Susi dengan lekat.


Tatapan Tio membuat Susi ragu untuk menyampaikan apa yang mengganjal di hatinya. Lidanya terasa kaku. Namun Tio terus mendesaknya untuk bicara.


"Aku.. Sebelumnya, aku minta maaf jika kedatanganku ke rumah ini membuat kamu tidak nyaman.." Ucap Susi terpatah patah menundukan kepalanya.


Tio terkejut mendengar ucapan Susi.


"Kamu ngomong apa..? Itu cuma perasaan kamu aja.. Bukankah kamu sudah sering kesini sebelumnya..?" Ujar Tio mensejajarkan kepalanya mencoba menatap wajah Susi yang masih terus menunduk.


"Kenapa Susi bisa sepeka ini.." Monolog Tio dalam hati


"Susi.. Jangan berpikiran yang tidak tidak.. Aku minta maaf kalau selama kamu disini aku malah sibuk.. Aku janji, mulai besok aku akan membatasi pekerjaan aku di kantor dan meluangkan waktu untuk menemanimu.." Tio memilih mengalah.


Susi menatap wajah Tio dengan perasaan heran. Kenapa sepupunya itu bisa tiba tiba mengubah jadwalnya secepat itu.


"Gak Yo.. Besok aku akan mulai mencari kost baru.. Aku juga besok mulai mau cari pekerjaan baru lagi karna gak lama lagi libur smester selesai.." Tutur Susi berusaha tersenyum.

__ADS_1


"Gak bisa.. Kamu harus tinggal disini nemani mama.. Kamu juga gak usah kerja, kuliah kamu biar aku yang biayai.. Anggap aja itu balas budo karna kamu menemani mama.. Dia sangat bahagia sejak kamu memutuskan tinggal disini.." Cegah Tio dengan cepat.


Susi masih ingin menyampaikan sesuatu, namun Tio sudah beranjak dari duduknya tanpa mau mendengarkan apa apa lagi dari Susi.


"Tetap tinggalah temani mama disini.." Ucap Tio lagi sebelum melangkah masuk ke kamarnya


***


Rayan baru saja menerima panggilan telephone dari sang Ibu. Terlihat raut wajah Rayan berubah ubah. Seakan akan terjadi sesuatu di balik obrolan antara ibu dan anak itu.


Ayana yang sejak tadi memperhatikan sang suami, juga ikut tegang. Dia khawatir telah terjadi sesuatu. Hingga akhirnya Rayan menyudahi obrolannya dan beralih menatap Ayana.


Ayana yakin, rencana mereka keluar untuk sekedar makan malam di luar, kini bakal gagal melihat ekspresi sang suami yang terlihat aneh.


"Sayang.." Panggila Rayan



Ayana menatap sang suami yang menatapnya seperti ingin memastikan sesuatu darinya.


"Iya mas, ada apa..?" Tanya Ayana penasaran

__ADS_1


**BERSAMBUNG..


TERIMA KASIH BUAT TEMAN TEMAN SEMUA YANG MASIH SETIA DISINI.. 🙏🙏💞💞😘😘**


__ADS_2