
Sampainya Aleta di kantor Kenzou ia langsung masuk dan menanyakan ke resepsionis apa Kenzou ada di kantor atau tidak, saat resepsionis mengatakan Kenzou berada di ruangannya Aleta langsung menuju lift khusus Presdir yang akan membawanya ke lantai teratas gedung ini, saat pintu lift terbuka Aleta langsung melangkah menuju ruangan Kenzou.
Tok...Tok...Tok...
"Masuk" kata seseorang dari dalam.
Aleta melangkah masuk ke ruangan Kenzou dan mendapati pria tersebut tengah fokus ke laptopnya, "Ini makanan dari Bunda" kata Aleta meletakkan rantang di depan Kenzou, Kenzou menatap rantang di depannya dan beralih menatap Aleta bingung.
"Bunda?"
"Iyah Bundaku, tadi ia menyuruhku membawakan makanan ini untuk mu, entah sebenarnya siapa anaknya aku atau kau" kata Aleta.
"Oh... bilang sama tante Ratih makasih" kata Kenzou yang kembali fokus ke laptopnya.
"Cepat kau makan isinya biar ku bawa pulang rantangnya" kata Aleta, baru saja Kenzou mau membuka rantangnya pintu ruangan Kenzou terbuka dan terdengar suara yang familiar bagi Aleta.
"Hai zou" kata Tiara, akhir-akhir ini Tiara sengaja datang ke kantor Kenzou untuk membawakan makan siang untuknya, Tiara melangkah menuju meja kerja Kenzou dan melihat Aleta yang duduk di depan Kenzou sambil memainkan ponselnya dan tidak menghiraukan kedatangannya.
"Kenapa jasa laundry ini ada di sini?"
"Hei kau!" kara Tiara, Aleta yang merasa namanya tidak di panggil masih tetap cuek dan fokus pada layar ponselnya, sampai Tiara geram dan sedikit mendorong pundak Aleta.
Aleta melihat sekelilingnya dan kembali menunjuk dirinya sendiri "Saya?" tanya Aleta bodoh.
"Kalo bukan Lo siapa lagi hah! ngapain lo ada di sini?!"
"Bukan urusanmu" kata Aleta santai dan kembali menatap ponselnya.
"Kau!..." kata Tiara terputus.
"Cukup Tira!, mau apa kau kesini?" kata Kenzou.
__ADS_1
"Aku ke sini bawa makan siang untuk mu" kata Tiara dengan suara yang di buat sehalus mungkin. "Aku tau kau pasti belum makan bukan?"
"Cih, menjijikan sekali cara bicaranya" batin Aleta.
Tiara langsung membuka rantang miliknya dan ingin menaruhnya di depan Kenzou tapi mata tiara menatap rantang yang sudah di depan Kenzou dan Kenzou ingin menyendok makanan dari rantang Tersebut.
"Ini makanan dari mana zou?" dengan suara yang masih halus.
"Dari Aleta" jawab Kenzou santai.
"Tapi aku sudah masak, makanan kesukaan kamu,dan aku yakin ini lebih enak" kata Tiara yang langsung mengambil rantang di depan Kenzou.
"Kau makan yang ini saja biar yang ini aku kasih ke Alan" kata Tiara tanpa dosa dan melangkah menuju pintu tapi dengan sigap Aleta langsung merebut rantangnya dari tangan Tiara.
"Lo tidak berhak memberikan makanan ini kepada orang lain!" kata Aleta menatap tajam Tiara.
"Dan lo zou!, kalo lo gak mau makan masakan yang udah di siap in Bunda gue, biar gue yang makan dan lo makanan aja makanan dari nenek sihir ini lo tenang aja nanti gue bakal bilang kalo lo sudah makanan makanan nya dengan lahap" kata Aleta yang langsung duduk di sofa belum juga Aleta mengarahkan sendoknya ke mulutnya tangannya langsung di pegang sebuah tangan kekar.
"Lho zou, aku udah siap in makanan kesukaan kamu"kata Tira yang tidak suka saat Kenzou memilih makanan dari Aleta di bandingkan dengan miliknya "mending kamu makan punya aku saja ya"
Belum sempat Kenzou menjawab ketukan pintu terdengar dan munculah Alan yang membawa berkas-berkas yang harus di tanda tangani oleh Kenzou.
"Maaf tuan kalo saya mengganggu ini ada beberapa berkas yang harus segera anda tanda tangani dan harus segera di kasih ke klayen" kata Alan yang langsung menyerahkan berkas-berkas tersebut ke Kenzou.
"Alan kau sudah makan?"
"Belum Tuan"
"Kebetulan ini ada makanan untuk mu" kata Kenzou yang memberikan rantang milik Tiara.
"Makasih tuan" kata Alan yang langsung menerima rantang dari tangan Kenzou.
__ADS_1
"Lho Zou kok di kasih Alan sih" kata Tiara yang tidak suka.
"Aku tidak mungkin habis untuk memakannya makanya aku kasih Alan"jawab Kenzou.
"Tapi Zou aku sudah masak in khusus buat kamu masak kamu kasih ke orang lain dan milih makanan dari wanita itu" kata Tiara.
"Sudahlah Tiara ini cuma soal makanan gak usah di perpanjang" kata Kenzou.
Tiara menatap sinis ke arah Aleta "Urusan kita belum selesai!" begitulah arti tatapan Tiara ke Aleta, sedangkan Aleta hanya membalasnya dengan senyuman.
Setelah Kenzou menghabiskan makanannya Aleta langsung keluar dari kantor Kenzou dan berjalan menuju parkiran dimana mobilnya terparkir, saat Aleta membuka pintu mobil dengan cepat seseorang dari belakang Aleta menutup kembali pintu mobil Aleta.
"Lo apa apaan sih!" kata Aleta.
"Lo yang apa apaan! pakai acara segala bawa makan siang untuk zou lagi!"kata Tiara yang masih tidak trima karna Kenzou memilih makanan Aleta dari punya nya "Mau cari muka lo hah! wanita kaya lo itu bukan keriterianya Zou!"
"Terus lo pikir lo paling sempurna gitu?!" kata Aleta geram
"Jelas! gue cantik, putih, pintar, sexy sedangkan lo..." kata Tiara yang sengaja mengantungkan kalimatnya dan menatap sinis tubuh Aleta dari atas sampai bawah.
"Cantik sih...tapi beda banget sama kelakuannya yang sangat sangat kampungan" kata Aleta membalas hinaan Tiara.
"Apa kau bilang!"
"Aku tidak punya waktu untuk meladeni wanita tidak waras seperti mu yang mengajak berantem orang lain demi seorang laki-laki yang sangat sangat tidak penting!" kata Aleta yang membuka pintu mobilnya dan langsung masuk ke dalam mobil nya, meninggalkan Tiara yang ngedumel tidak jelas.
"Awas saja urusan kita belum selesai!" kata Tira yang juga ikut meninggalkan kantor Kenzou.
***
Like & komen
__ADS_1
Maaf kalo Author lama Up nya karena hp Author kemarin rusak dan baru bisa di pakai hari ini dan Author langsung lanjutin critanya, jangan lupa tinggal in jejak kalian di setiap episodenya, bay bay bay👋👋