Pernikahan Karena (Perjanjian)

Pernikahan Karena (Perjanjian)
Ini kan yang kamu mau?


__ADS_3

Hari ini dimana Aleta dan Kenzou akan melangsungkan acara pernikahan di langsungkan di sebuah hotel milik Kenzou atas kesepakatan kedua keluarga, suasana begitu ramai lalu lalang orang menyiapkan acara akad nikah yang akan di adakan sekitar jam sembilan nanti, semua orang sibuk dengan tugasnya masing-masing.


Berbeda di sebuah kamar hotel, Aleta yang duduk di depan cermin dirias oleh penata rias ternama yang di datangkan khusus untuk meriasnya.


"Sudah selesai Nona" kata sang penata rias yang bernama kiki


Aleta yang sedari tadi menutup matanya perlahan membuka matanya dan menatap Pantulan wajahnya di depan cermin. "Apakah ini aku?" tanya Aleta polos, sedangkan kiki hanya terkekeh mendapati reaksi Aleta.


"Iyah Nona ini anda, Anda sangat terlihat cantik tapi pada dasarnya saja tanpa make up pun Anda sudah cantik" goda kiki.


"Kau bisa saja" jawan Aleta malu malu.


"Mari Nona saya bantu pakai Kebayak nya" kata Kiki membawakan setelan kebaya putih di tangannya sedangkan Aleta hanya mengangguk setuju.


Kebaya berwarna putih dengan motif sederhana tapi sangat terlihat elegan begitu pas di tubuh Aleta terlihat begitu cantik, Aleta terus menatap pantulan dirinya di cermin yang sangat cantik dengan kebaya putih tersebut.


Tok...Tok...Tok...


"Masuk" kata Aleta dari dalam.


"Anak Bunda cantik sekali" kata Ratih yang melihat Aleta yang sudah selesai dirias dengan kebaya putih melekat di tubuhnya dan meletakkan tangannya di pundak Aleta.

__ADS_1


"Makasih Bunda" kata Aleta Malu.


"Aku aja sampai pangling tadi, aku kira yang aku lihat ini bukan kamu" goda Vony.


"Emang dari dulu aku gak cantik!" kata Aleta berdecak pinggang


"Udah udah kalian ini kalo ketemu pasti deh ramainya minta ampun"


"Sayang acara sudah mau di mulai dan semua orang sudah menunggu mu terutama calon mertua mu, jadi kita kesana sekarang ya, enggak enak buat yang lain menunggu" kata Ratih memberitahu Aleta bahwa acara akan segara di mulai.


"Iyah Bunda" kata Aleta.


"lumayan" batin Kenzou.


"Apa bisa kita mulai akad nikahnya sekarang?" tanya sang penghulu,saat Aleta sudah duduk di samping Kenzou semua mengangguk tanda setuju.


Herlangga mengulurkan tangannya dan di sambut uluran tangan Kenzou. "Bismillahirrahmanirrahim, Saya nikah kan dan kawin kan engkau Kenzou Febian Putra Jonhnson Bin Baskara jonhson dengan anak kandung saya Aleta Quenby Elvina Michelle Binti Herlangga Michelle dengan maskawin Dua buah pesawat pribadi, Lima mobil sport Lamborghini ,dengan properti sebuah Mension beserta isinya,Sebuah hotel, sebuah restoran, satu set berlian, lima batang emas murni,uang sebesar Tiga puluh Milyar dan seperangkat alat sholat di bayar tunai" kata Herlangga yang kaget dengan mahar yang ia sebut saat selesai mengucapakan ijab kabul.


Aleta membulatkan matanya saat mendengar mahar yang di ucapkan sang ayah. "Gila!!" batin Aleta.


"Saya terima nikah dan kawinnya Aleta Quenby Elvina Michelle binti Herlangga Michelle dengan maskawin tersebut di bayar tunai" kata Kenzou mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas.

__ADS_1


"Bagaimana para saksi sah?" kata penghulu pada para saksi.


"Ss-sahh (mereka kaget bukan main saat Herlangga menyebutkan maskawin nya terutama Aleta yang tercengang sendiri di samping Kenzou)"


"Vony....Mama ga salah denger kan saat papa Aleta sebutin mahanr nya?" kata Mama vony kepada putrinya.


"Mama gak salah denger karna Vony juga masih bisa di dengar dengan jelas" kata Vony yang masih menatap sahabatnya di atas pelaminan.


"Sayang cium tangan suamimu" bisik Ratih, tapi Aleta belum sadar ia masih sibuk dengan pikirannya sendiri sehingga Ratih menepuk tangan Aleta, dan Aleta langsung sadar dari lamunannya dan menatap Ratih.


"A-ada apa Bund?" Tanya Aleta terbata bata.


"Cium tangan suamimu nak"


Aleta pun melihat Kenzou dan mencium punggung tangan Kenzou. kenzou pun mencium kening Aleta yang juga di suruh sang Mama tentunya dan ia mendekatkan bibirnya ke telinga Aleta.


"Bagaimana lo suka maharnya? Ini kan yang lo mau,mahar yang belum ada di sejarah pernikahan di negeri ini, dan sekarang aku sudah mewujudkannya, aku harap suatu saat nanti aku juga bisa mendapatkan apa yang juga menjadi hak ku tanpa paksaan" kata Kenzou menarik senyum di ujung bibirnya, kata-kata terakhir Kenzou membuat bulu kudu Aleta seketika berdiri dan merasakan hawa yang ia belum pernah rasakan sebelumnya.


***


Like & Vote.

__ADS_1


__ADS_2