Pernikahan Karena (Perjanjian)

Pernikahan Karena (Perjanjian)
Paris


__ADS_3

Kenzou dan Aleta memutuskan untuk pulang menyiapkan barang barang yang akan di bawa untuk satu minggu kedepan, Aleta tidak tau tempat mana yang di pilih Papah mertuanya itu untuk hanymoonnya, yang Aleta tau dirinya dan Kenzou tinggal terima jadi saja.


"Bukan kah kau ingin menjadi istri yang melayani suami mu dengan baik?" Suara Kenzou terdengar dan membuat Aleta menghentikan aktivitas nya memasukan baju Kenzou ke dalam koper, dan menatap Kenzou yang duduk di ujung ranjang.


"Iyah" jawab Aleta.


"Jika begitu lakukan tugas mu dengan baik mulai di paris nanti" kata Kenzou yang menatap Aleta yang sedang sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Apa sudah semuanya?" Tanya Kenzou saat art memberitahu bahwa supir Baskaras sudah sampai.


"Sudah" kata Aleta yang langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi penumpang bersama Kenzou.


***


Sampainya di bandara Kenzou dan Aleta mendorong kopernya masing masing menuju area priority check in kemudian memperlihatkan e-ticketnya keresepsionis, setelah mendapatkan bording pas dan pita warna hitam untuk kabinnya, mereka di arahkan ke sudut ruangan tempat petugas imigrasi untuk mengecek paspor mereka.


Di dalam pesawat pribadi milik keluarga Jonhnson itu mata Aleta di buat terkagum kagum saat melihat fasilitasnya. bagaimana tidak Kabin penumpang pun di buat senyaman mungkin dengan konfigurasi sedemikian rupa. Salah satunya menggunakan Honeywell Ovation Select Cabin Management System.


Penumpang juga tak akan bosan, karena pesawat pribadi tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas hiburan seperti pemutar DVD atau CD Stereo. Dan inflight entertainment lainnya. Layaknya pesawat pribadi pada umumnya, pesawat tersebut juga di lengkapi dengan fasilitas makanan dan minuman, seperti mesin pembuat kopi, microweve, hingga oven. Selain itu pesawat pribadi tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti kamar pribadi, lemari pribadi dan kamar mandi pribadi yang bisa di gunakan oleh sang pemilik.



Bisa di pastikan bahwa biaya perawatan pesawat pribadi milik keluarga Jonhnson itu bisa mencapai puluhan miliar dalam setahunnya.


Aleta duduk di kursi dekat jendela dan menatap ke luar kaca melihat langit yang sedikit demi sedikit akan berwarna hitam pertanda malam akan datang. Setengah jam kemudian pesawat yang di tumpangi Kenzou dan Aleta take off.

__ADS_1


Aleta yang masih fokus ke luar jendela tidak menyadari keberadaan kenzou yang duduk di sebelahnya. "Apa yang sedang kau pikirkan?" suara Kenzou membuat lamunan Aleta buyar.


"Zou, Ah.... tidak ada yang aku pikirkan" ucap Aleta sambil tersenyum "Ada apa?" tanya Aleta.


"Coklat panas untuk mu" kata Kenzou menyerahkan satu cangkir coklat panas.


"Makasih" kata Aleta yang meminum coklat panas tersebut.


"Apa kau pernah ke Paris sebelumnya?" tanya Kenzou yang membuat Aleta langsung menatap suaminya itu.


"Belum" Aleta menggelengkan kepalanya. "Aku bahkan tidak pernah punya niatan untuk hanymoon di kota paling romantis di dunia itu" kata Aleta.


"Ya sudah, tidurlah perjalanan masih panjang dan kita di perkirakan sampai besok pagi" kata Kenzou yang mulai meninggalkan Aleta.


Sedangkan Aleta masih memilih untuk duduk di tempatnya dan menatap langit malam perlahan tapi pasti mata Aleta mulai tertutup. Kenzou yang memperhatikan gerak gerik Aleta dari kejauhan hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat ke konyolan Aleta untuk ke sekian kalinya.


***


Paris disebut sebut sebagai salah satu kota paling romantis di dunia. Kecantikannya menjadikan kota ini sebagai salah satu tempat yang banyak dipilih oleh pasangan yang ingin melangsungkan bulan madu seperti Kenzou dan Aleta.


Waktu yang di gunakan pun untuk melakukan perjalanan Penerbangan dari Jakarta-Bandara Soekarno Hatta ke Paris-Bandara Charles de Gaulle, membutuhkan waktu penerbangan paling cepat sekitar enam belas jam.


Aleta yang merasa sesak di tubuhnya mulai terusik dan membuka matanya, pandangan pertama kali yang ia lihat adalah wajah Kenzou yang jaraknya tinggal beberapa senti dari wajahnya bahkan Aleta bisa merasakan nafas Kenzou yang mengenai wajahnya.


Deg....Deg...Deg...

__ADS_1


"Ohhh....ya tuhan kenapa dengan jantung ku ini? padahal aku cuma melihat wajahnya dan jantung ku rasanya ingin copot" batin Aleta yang masih memandangi wajah Kenzou tanpa berniat untuk menggeser tubuhnya walau hanya satu senti.


"Apa aku terlalu tampan?"


"Iyah, bahkan aku baru menyadarinya" Aleta terkekeh.


"Itu karna kamu terlalu banyak memandangi orang orang jelek, sampai sampai kau melewati ketampanan di wajahku inj" kali ini Kenzou membuka matanya dan sesaat tatapan mereka bertemu.


"Apa! dasar ge-er!" kata Aleta yang kaget saat Kenzou tiba tiba membuka matanya dan berusaha lepas dari pelukan Kenzou tapi Kenzou malah mempererat pelukannya.


"Zou lepas in" kata Aleta yang berusaha menyingkirkan tangan Kenzou dari pinggangnya.


"Enggak" kata Kenzou yang malah menempelkan hidungnya di celuk leher milik Aleta.


"Zou geli" kata Aleta yang merasakan geli di lehernya, Kenzou tidak menghiraukan ucapan Aleta Kenzou malah fokus dengan kegiatannya sendiri bahkan tangan Kenzou sudah berjalar ke mana mana menjelajahi tubuh Aleta di dalam baju. Kenzou mengarahkan wajahnya ke wajah Aleta Kenzou mengikis jarak di antara mereka sedangkan Aleta yang melihat Kenzou semakin mendekat menutup matanya.


Tok... Tok... Tok....


"****!" umpat Kenzou saat suara ketokan pintu membuat tidak bisa melakukan hall yang lain, sedangkan Aleta terkekeh saat melihat raut kesal dari wajah suaminya itu.


"Jangan tertawa! mungkin di sini bisa gagal tapi tidak di hotel nanti" kata Kenzou yang menatap Aleta, sedangkan Aleta hampir tersedak air liurnya saat mendengar penuturan Kenzou.


***


Yuk banyak in komennya hari ini Author pengen baca dan balas komen kalian😂 mumpung hari Sabtu ini tugas tugas sekolah Author udah pada Selesai 😂 bebas kalian mau tanya apa😂.

__ADS_1


Tapi jangan lupa juga untuk like nya♥️♥️


__ADS_2