Pernikahan Karena (Perjanjian)

Pernikahan Karena (Perjanjian)
Memiliki Seutuhnya


__ADS_3

"DASAR WANITA MURAHAN!!" kata Aleta yang langsung menarik tangan Tiara untuk turun dari atas tubuh suaminya itu dan...


PLAK......


"APA YANG LO INGIN LAKUIN KE SUAMI GUE HAH!!" teriak Aleta setelah menampar pipi mulus Tiara, Aleta langsung menatap tubuh Tiara yang sudah acak acakan dengan dua kancing baju yang terbuka dan memperlihatkan belahan dadanya


"Dasar wanita sialan!" kata Tiara yang ingin membalas tamparan Aleta tapi Alan sudah mencegahnya terlebih dahulu. "Lepas in gue Alan!" kata Tiara berusaha lepas dari cengkraman tangan Alan.


"Berhenti Tiara!, lo benar benar sudah gila!, gua gak nyangka kalo lo berani senekat ini" kata Alan yang tidak habis pikir saat melihat kejadian yang baru saja terjadi.


"Lo gak tau apa apa Alan, Dia.....! karna dia.....! gue kehilangan Kenzou!" kata Tiara menunjuk wajah Aleta.


"Apa lo gk sadar hah!! Kenzou itu jodoh gue bukan jodoh wanita murahan seperti dirimu!" kata Aleta dengan nafas memburu.


"Kau......." kata Tiara terputus saat suara Kenzou terdengar.


"Panas.....Agh...panas....." kata Kenzou yang masih berbaring di atas tempat tidur.


"Dasar wanita murahan! apa lo ngasih obat perangsang ke suami gue hah!!" kata Aleta saat melihat Kenzou berung kali bilang tubuhnya panas.


"Kalo memang iya kenapa?! dengan cara seperti ini gue pasti bisa dapat in Kenzou dengan cara mengandung anaknya!" kata Tiara dengan nada penuh keyakinan.


"Mengandung anaknya?,Cihh.... jangan mimpi!! Alan bawa dia keluar!!"


"Lepas Alan lepas....." kata Tiara saat Alan menyeretnya keluar apartemen.


"Zou... lo gak papa?" tanya Aleta saat Tiara sudah di seret keluar dari apartemen oleh Alan.


"Panas......."


"Lo harus berendam air dingin, biar gue bantu" kata Aleta berusaha membangunkan tubuh Kenzou, tapi Kenzou yang dari tadi sudah tidak tahan akan panas di dalam tubuhnya menarik tangan Aleta hingga jatuh ke dalam pelukannya.

__ADS_1


"Zou lepas in" kata Aleta berusaha lepas dari pelukan Kenzou.


Kenzou langsung membalikkan badannya dengan Aleta yang berada di bawah tubuhnya. "Bantu gue.... gue mohon"pinta Kenzou dan tanpa aba aba Kenzou langsung ******* bibir Aleta dengan rakus, Aleta yang mendapatkan serangan dadakan berusaha melepaskan ciuman itu tapi tidak semudah yang ia pikirkan karna ciuman Kenzou yang sangat ganas.


"Zou jangan aku mohon....hiks....hiks..." Kata Aleta berusaha melepaskan cengkraman tangannya dari tangan Kenzou, ia tau Kenzou kini akan melakukan hubungan intim padanya. Mungkin itu sudah hak Kenzou, namun Aleta tidak ingin melakukannya saat Kenzou sedang dalam di bawah kendali obat perangsang yang di kasih Tiara.


Kenzou menindih tubuh Aleta meraup apa yang bisa ia raup. Meninggalkan banyak jejak kepemilikan di sana, tanpa peduli suara Aleta yang memohon untuk melepaskannya. dalam sekejap Aleta sudah tidak menggunakan sehelai sebenang pun di tubuhnya, kini tubuhnya dan tubuh Kenzou benar benar sudah polos.


"S-sempit" kata kata Kenzou yang mendorong miliknya perlahan agar lebih masuk ke milik Aleta.


"Aghh......."Aleta menangis, menjerit, serta mencengkram sprai dengan kuat saat milik Kenzou memaksa menerobos masuk ke sarangnya.


"Hiks....Hiks....sakit.... Zou......." Kata Aleta yang merasakan milik Kenzou sudah masuk sepenuhnya ke dalam miliknya.


Kenzou yang melihat Aleta merasa sakit mendiamkan miliknya sebentar dan kembali menjajah tubuh Aleta dengan melahap bukit kembar milik Aleta dan perlahan Kenzou memaju mundurkan miliknya bersamaan dengan cairan berwarna merah pertanda jika kini ia bukan lagi wanita yang suci sebab Kenzou sudah mengambil miliknya yang selama ini ia jaga.


Tubuh keduanya terurai lemas di atas kasur setelah dua jam mereka menyatu untuk pertama kalinya, dengan keringat yang membasahi tubuh kedua pasangan suami istri itu. Tanpa sadar Kenzou memeluk tubuh Aleta yang sudah terlebih dahulu masuk ke alam mimpi.


***


"Aaaaaaaaaa........" Teriak Aleta saat ia menoleh ke samping dan melihat Kenzou yang sangat dekat dengannya dan mendapati Kenzou yang tengah tidur sambil memeluknya tanpa menggunakan sehelai benang di tubuhnya.


Kenzou yang mendengar teriakan Aleta langsung mendudukan tubuhnya dan mendapati Aleta yang tengah menutupi tubuhnya dengan selimut. "Berisik!!" kata Kenzou sambil memijat keningnya yang mulai terasa pusing.


"Zou lo harus tanggung jawab!" kata Aleta tanpa bada basi.


"Tanggung jawab?" tanya Kenzou bingung.


"Ya lo harus tangung jawab! karna Lo udah perkosa gue!! hiks..... hiks.... gue udah gk suci lagi" kata Aleta saat mengingat tadi malam Kenzou mengambil mahkotanya.


"Mana ada gue perkosa lo" kata Kenzou enteng seolah tidak terjadi apa apa antara dirinya dan Aleta.

__ADS_1


"Apa lo pura pura amnesia hah!, setelah tadi malam lo ngambil kesucian gue!"


Kenzou langsung menatap tubuhnya dan tubuh Aleta yang tidak mengunakan baju Kenzou masih tidak percaya dengan omongan Aleta. dan ia langsung menarik paksa selimut dan menjatuhkannya di lantai dan matanya menangkap cairan berwarna merah di atas sprai berwarna putih.


"Lo harus tangung jawab!" kata Aleta lagi.


"Tanggung jawab? bukannya kita suami istri? dasar wanita aneh" batin Kenzou.


"Lo udah ngambil mahkota gue, tar kalo gue hamil gimana? gimana Zou? gimana?" kata Aleta sambil mengguncang guncangkan tubuh Kenzou.


"Aleta yang pertama kalo gue udah ngambil mahkota lo karna itu udah hak gue sebagai suami lo!, dan yang ke dua wajar kalo lo hamil setelah menikah, yang gk wajarnya itu lo hamil di luar nikah, itu yang harusnya jadi pertanyaan" kata Kenzou saat melihat kehebohan Aleta dan seketika Aleta langsung diam dan membenarkan apa yang di katakan Kenzou.


"Gue mau mandi" kata Aleta. Ia pun mencoba turun dari ranjang tapi Aleta merasakan pangkal pahanya sangat perih.


"Aaaaahhhhh!" Pekik Aleta lalu duduk kembali di tepi ranjang


"Lo kenapa?" tanya Kenzou saat melihat Aleta kesakitan dengan memegang daerah kewanitaannya.


"Perih" lirih Aleta.


"Biar gue bantu" kata Kenzou yang langsung menggendong Aleta masuk ke kamar mandi dan mendudukkan tubuh Aleta ke dalam bathup yang sudah di isi air hangat.


"Makasih" kata Aleta sambil tersenyum ke arah Kenzou, Kenzou hanya membalas dengan menganggukkan kepalanya dan berjalan keluar dari kamar mandi.


***


Untuk kalian yang nunggu nunggu in cerita Author up dari kemarin, Author minta maaf baru bisa Up malam ini, karna ada suatu hall yang tidak bisa Author jelas in, Author cuma minta sama kalian untuk tetap sabar nunggu in lanjutan ceritanya, dan jangan pernah bosan untuk baca juga.


Rasanya Author pengen Up lebih banyak lagi saat baca komen kalian yang buat Author tambah semangat buat lanjutin ceritanya, tapi karna Author masih sekolah jadi Author pintar pintar ngatur waktu untuk tugas daring sama lanjutin Ceritanya, jadi harap di maklumin.


Jadi buat kalian jangan Lupa untuk Like,Vote Cerita Author ini sebanyak banyaknya.

__ADS_1


Thanks you ♥️


__ADS_2