
"Nih coba in menu baru gue" kata Aleta menaruh satu piring menu baru yang baru saja ia temukan sebelum ia resmi menjadi istri Kenzou.
"Wih....Makasih sayang ku" kata Vony yang langsung mencicipi makanan Aleta. "Enak banget, kalo soal masak memasak lo memang jagonya deh" kata Vony mengancungkan jempolnya.
"Ngomong ngomong nih ya, mahar lo kemarin mantap betul anjir...., bisa bisanya suami lo kasih mahar segila itu buat lo, lo cari dukun di mana anjir?" Tanya Vony yang masih ingat dengan Mahar Aleta kemarin yang membuat tamu undangan yang menyaksikan ijab Kabul mereka mematung.
"Dukun...dukun...apaan, gue gak mainan dukun dukunan ya, kalo soal mahar itu tanya aja sama suami gue, gue mana tau" kata Aleta pura pura tidak tahu.
"Tapi gila sih asli...Bisa buat pergi ke korea langsung Anjir ketemu sama Jimin BTS" kata Vony, kalo ia yang ada di posisi Aleta sudah dapat di pastikan setelah menikah ia akan langsung terbang ke korea untuk menemui oppa oppa BTS.
"Kalo bisa datang in mereka kesini kenapa harus susah susah kita yang kesana?" kata Aleta dengan entengnya.
"Mana bisa dodol, mereka itu aset negara beda sama kita yang jadi beban negara" kata Vony.
"Kalo Kenzou aja bisa kasih gue mahar semewah itu untuk gue, mungkin menurut gue dengan mudahnya Kenzou bisa mendatangkan BTS ke sini" kata Aleta.
"Sultan mah bebas dan beda, mau beli apa aja tinggal klik.... Jadi deh, la gue yang ondel ondel hanya bisa diam" kata Vony yang langsung bersedekap seperti anak Tk, Aleta yang melihat tingkah temannya pun tertawa terbahak bahak sambil memegangi perutnya yang sakit karena tertawa.
"Emm, Ngomong ngomong lo mau nemenin gue cari kado buat sepupu gue gak?, soalnya dia ulang tahun minggu depan dan gue bingung mau cari kado apa" kata Vony dengan mulut yang masih mengunyah makanan. "Dan lo kan paling pintar dalam milih memilih Barang jadi temenin gue ke Mall ya Besok, ya....ya....ya..." lanjut Vony memohon.
__ADS_1
"Gue sih mau mau aja, tapi gue izin dulu sama suami gue" kata Aleta, Vony pun mengangguk nganggukkan kepalanya mengerti.
"Btw rumah lo gk mau lo pasang foto pernikahan lo sama suami lo gitu?" tanya Vony.
"Buat apa pasang kaya gitu gitu an?" tanya Aleta bingung.
"Ihhhh, biar sewaktu waktu kalo ada yang ngaku ngaku pacar suami lo dan datang ke rumah lo untuk ngelabrak lo, kan lo tinggal tunjukin tu foto yang sudah terpampang jelas,nyata di dalam rumah lo ini" kata Vony, Aleta mengerutkan keningnya mendengar ucapan yang tidak masuk akal yang keluar dari mulut Vony.
"Ehh....Markonah!, di mana mana istri yang ngelabrak pelakor, bukan pelakor ngelabrak istri nya, dodol banget sih otak lu ini!" kata Aleta geram.
"Siapa tau kan lo ngalamin kaya di filem filem kumenangis yang rata rata istrinya di labrak pelakor" kata Vony tanpa dosa.
"Gue bukan wanita yang gampang di tindas ya, kalo bisa tu pelakor yang gue tindas pakai buldoser sekalian" kata Aleta.
"Auk'ah, bikin emosi bicara sama lo mendingan lo pulang gih sana, gue mau antar makan siang buat suami gue nih" kata Aleta yang mengambil rantang yang sudah ia siapkan untuk makan siang Kenzou.
"Yak elah, tadi aja suruh gue cepet cepet kesini dan Akhirnya gue di usir, kalo gini ceritanya gak jadi gue ke sini buat nemenin teman laknat seperti lo" kata Vony yang langsung mengambil tasnya.
"Jangan marah dong, Nanti gak gue temenin nih cari kadonya" bujuk Aleta yang sedikit mengancam.
__ADS_1
"Gue gak marah kok" kata Vony yang masih dengan nada masih ngambek.
"Ya udah biar lo gk ngambek besok gue traktir makan deh gimana?" Kata Aleta supaya temannya itu tidak lagi ngambek tapi Vony hanya diam. "Lo bebas deh pesan apa aja besok" lanjut Aleta.
"Setuju" kata Vony yang langsung balik badan dengan senyuman yang mengambang di wajahnya saat mendengar makanan.
"Dasar" kata Aleta menyenggol bahu Vony.
"Kapan lagi bisa makan makanan gratis dan pilih apa saja" kata Vony cengengesan.
"Iyah.... Iyah....Tapi gue nebeng ya sama lo sampai kantor suami gue" kata Aleta dengan manik mata yang sangat menggemaskan.
"Lo kan punya mobil dari mahar lo kemarin, Lima lagi mobilnya" kata Vony yang masih mengingat mahar Aleta.
"Iyah gue tau, tapi tu mobil gak ada deh di Mansion ini, mungkin belum sempat di antar" pikir Aleta.
"Ya sudah ayo, tapi sebagai gantinya, kalo mobil lo dah ada gue pinjem ya?" kata Vony.
"Iyah iya bawell" kata Aleta yang langsung melangkah keluar Mansion.
__ADS_1
***
Like & Vote.