Pernikahan Karena (Perjanjian)

Pernikahan Karena (Perjanjian)
Gue Benci Sama Lo!


__ADS_3

"Aleta!! Kenzou!! kalian sedang Apa hah!!" refleks Kenzou langsung menjauh dari Aleta dan melihat seseorang yang ada di belakangnya.


"A-ayah?" kata Aleta terbata bata yang melihat sang ayah menatapnya dengan tatapan mata yang sangat tajam yang belum Aleta lihat sebelumnya.


"Apa yang tadi habis kalian perbuat di tempat umum seperti ini!" kata Herlangga, sebenarnya Herlangga dan Ratih setelah mendatangi peresmian hotel milik rekan bisnisnya ingin segera pulang tapi saat mereka melewati cafe yang menjual kue kesukaan Aleta Herlangga berniat membelikannya untuk putri semata wayangnya itu karna habis perdebatan saat sarapan kemarin sampai sekarang Aleta tidak berbicara kepada Herlangga (bagi yang sudah baca pasti paham). tapi saat Herlangga dan Ratih turun dari mobil ia melihat dua orang yang ia kenal dari ke jauh an jadi mereka mendekati dua orang tersebut dan benar saja dia adalah Aleta dan Kenzou anak dari sahabatnya.


"A-ayah Aleta bisa jelas in dan ini tidak seperti yang ayah bayangkan Aleta gk berbuat apa apa sama Kenzou di sini" kata Aleta berusaha meyakinkan Ayahnya.


"Aleta ayah tidak pernah mengajarkan mu melakukan hall hall yang tidak benar seperti ini!! perbuatan mu benar benar memalukan!" bentak Herlangga, Aleta kaget bukan main bagaimana tidak selama ini Herlangga tidak pernah membentaknya walu ia melakukan kesalahan.


"Pah sabar jangan marah marah" kata Ratih mengusap lengan suaminya.


"Om, benar kata anak om tadi kita berdua tidak melakukan hal hal yang om bayangkan barusan" kata Kenzou.


"Dan kau!! apa kau pikir aku akan percaya dengan omongan mu hah! walu pun kau anak dari sahabatku aku akan tetap meminta pertanggung jawaban dari mu!" kata Herlangga.


"Maksud Om?" kata Kenzou bingung.


"Kalo begini ceritanya Ayah mau kalian langsung menikah saja! Ayah tidak mau kalian berbuat lebih dari ini! Yang nantinya akan memalukan kluarga saja!" kata kata Herlangga tentu saja membuat kaget Aleta dan Kenzou mereka saling Padang dan kembali memandang Herlangga yang berdiri di depan mereka.

__ADS_1


"Ayah, apa apaan Aleta tidak melakukan hall apa pun di sini kenapa ayah mengambil keputusan secara sepihak seperti ini" kata Aleta yang berusaha menahan air mata agar tidak jatuh.


Bukannya menjawab ucapan Aleta Herlangga menatap Kenzou dengan tatapan yang masih tajam "Aku akan bicarakan ini dengan kedua orangtua mu zou!! dan aku ingin kalian menikah satu minggu lagi!" kata Herlangga dendang nada tidak mau di bantah.


"Dan kau Aleta, pulang sekarang!!" kata Herlangga yang berjalan meninggalkan tempat parkir dengan di ikuti Ratih.


"Puas lo hah!! ini kan yang lo mau hiks...hiks...." pecah sudah tangisan Aleta yang ia tahan. "Gue benci sama lo gue benci!! hiks...hiks...hiks..." isak tangisan Aleta memukul mukul lengan Kenzou setelah ia puas Aleta melangkah masuk ke dalam mobil dan mengendarai nya dengan kecepatan penuh.


Bagaimana dengan Kenzou? ia masih mematung di tempatnya melihat mobil Aleta pergi dari pandangannya dan ia masuk ke dalam mobilnya dan mengendarai nya dengan kecepatan tinggi juga.


"Aghhh kenapa kau harus mendekati wanita sialan itu zou!!, dan lihat sekarang kau akan segera menikah dengannya!!!" teriak Kenzou dengan memukul stir mobilnya untung saja jalan yang di lewati Kenzou sepi dan tidak ada kendaraan yang melintas.


"Dari mana saja kau!!" kata Baskara.


"Pah Kenzou capek, kalo mau ngomong besok saja" kata Kenzou melangkah menaiki anak tangga, baru satu anak tangga yang ia injak suara baskara sudah menghentikannya.


"Kenzou papah mau bicara empat mata sama kamu!!" kata Baskara.


"Papah mau bicara apa?" kata Kenzou.

__ADS_1


"Aleta!" kata Baskara.


"Sudah ku duga Papah akan membahas tentang gadis itu. Kenzou tau papah sudah tau informasinya, tapi Papah harus percaya sama Kenzou, Zou Enggak mungkin melakukan itu sama Aleta, karna zou sama sekali tidak menyukai gadis gila itu!" kata Kenzou.


"Tapi atas perbuatan kamu itu Herlangga marah besar sama Aleta!"


"Itu bukan urusan ku pah" kata Zou.


"Zou! Herlangga mau kau Menikah ii putrinya satu minggu kedepan"


"Itu gak akan terjadi Pah! karna Kenzou gak melakukan hall apa pun sama Aleta!" kata Kenzou yang melangkah kan kakinya menuju kamarnya.


BRAK....


Kenzou menutup pintu kamar dengan keras meluapkan kekesalannya hari ini, Kenzou memutuskan melangkah menuju balkon kamar miliknya menikmati angin malam yang menerpa dirinya, langit malam yang di hiasi bintang berkelap kelip membuat Zou terus menatap bintang bintang itu dan sesekali meneguk wine yang ada di tangannya, tidak terasa sudah tiga botol wine yang ia habiskan hingga kesadarannya mulai berkurang, Kenzou berjalan sempoyongan menuju ranjang miliknya dan merebahkan dirinya di atas ranjang masih menggunakan jas yang melekat di tubuhnha.


***


Like & Vote

__ADS_1


__ADS_2