Pernikahan Karena (Perjanjian)

Pernikahan Karena (Perjanjian)
Le Mur Des Je T'aime


__ADS_3

Pagi harinya badan Aleta terasa sangat berat karna Kenzou yang berada di atasnya dengan tubuh mereka yang masih menyatu yang hanya di balut selimut berwarna putih, tadi malam Kenzou tidak hanya melakukan sekali dua kali Kenzou terus memacu tubuh Aleta sampai mereka merasakan pelepasan sampai lima kali.


"Zou....Kau sangat berat" lirih Aleta yang berusaha mendorong dada Kenzou agar menyingkir dari atas tubuhnya, tapi jangan kan menyingkirkan Kenzou bahkan tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya. "Zou, kalo kaya gini aku pastikan tubuhku tidak bisa berjalan karna tubuh kekarmu itu"


Sedangkan Kenzou yang mendengar ocehan dari mulut Aleta mulai mendongakkan wajahnya dan menatap wajah Aleta, "Kalo begitu kita di kamar saja" jawabnya enteng.


"Tidak.... tidak.... tidak....aku sudah tidak sanggup lagi zou"


"Memang kita mau ngapa in?, aku bilang seperti itu suapaya kita bisa istirahat". "Atau jangan jangan kau memikirkan kita akan melakukan itu lagi.....? aku dengan senang hati akan mengabulkannya untuk mu" goda Kenzou.


"Tidak bukan itu"


"Terus?"


"Ahh....sudah lupakan, sekarang menyingkilah dari atas tubuhku, aku ingin mandi" kata Aleta yang mendorong dada suaminya itu agar menjauh.


"Kita mandi bersama saja" kata Kenzou sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Tidak....!" teriak Aleta yang tau modus dari suaminya itu.


"Hahaha....." tawa Kenzou, entah sejak kapan ia sangat suka sekali mengoda Aleta.


***


"Zou kita mau kemana?" tanya Aleta karna setelah mandi bersama Kenzou memintanya untuk berisap dan mengajaknya ke suatu tempat.


"Nanti kau juga akan tau" kata Kenzou yang tersenyum ke arah Aleta.


Aleta mengerutkan keningnya saat ia memasuki kereta Metro line 12, dengan jurusan Stasiun Abbesses. Aleta ingin sekali bertanya sama suaminya itu kenapa mereka tidak naik mobil saja?, Tapi Aleta mengurungkan niatnya itu karna pasti jawabannya Kenzou sama saja, Aleta menatap ke luar jendela menatap lalu lalang orang di kota paris itu. Begitu kereta berhenti mereka berjalan kaki sekitar dua menit.

__ADS_1


"Kita mau kemana sih zou" tanya Aleta yang sudah sangat penasaran.


"Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu" kata Kenzou yang mengandeng tangan Aleta.


Aleta menatap tangannya yang di gandeng Kenzou "Dia mengandengku? Oh tuhan tolong jangan buat aku bangun dari mimpi bahagia ini" batin Aleta.


"Kenapa melamun?" Tanya Kenzou dengan melambaikan tangan di depan wajah Aleta.


"Aaa-ah tidak tidak" kata Aleta terbata bata. Kenzou menarik tangan Aleta dengan berjalan terlebih dahulu, sedangkan Aleta malah fokus dengan tangannya yang di genggaman Kenzou sambil tersenyum senyum sendiri, sampai Aleta tidak sadar kalo mereka sudah tidak lagi berjalan.


"Lihatlah"


Mata Aleta beralih menatap dinding berwarna biru, walau ia tidak tau bahasa yang ada di dinding itu tapi ada satu atau dua kata yang Aleta tau, Aleta berjalan mendekat ke arah dinding biru tersebut dan memegang tulisan yang ia tau artinya.


"I LOVE YOU" kata Aleta dengan tangan yang mengusap tulisan tersebut dan matanya yang menjelajahi tiap tulisan yang tidak ia ketahui apa artinya itu.


"Nama tepat ini adalah Le Mur Des Je T'aime atau bisa di panggil Tembok Cinta Paris" kata Kenzou yang sudah berdiri di samping Aleta.


"Karna tempat ini masih bayak orang yang belum mengetahui keberadaannya"


"Tembok cinta atau Le Mur Des Je T'aime ini merupakan dinding berukuran empat puluh meter persegi dan di bangun pada tahun 2000 oleh Kaligrafis Federic Baron bersama Seniman Mural Claire Kito. Tembok ini memuat ungkapan cinta dalam dua ratus lima puluh bahasa. Bahkan kalo kamu jeli kamu akan melihat ungkapan cinta dala bahasa Indonesia"


"Benarkah?" Tanya Aleta dan di angguki oleh Kenzou.


"Lihat itu" kata Kenzou yang mengarahkan jarinya di salah satu tulisan, mata Aleta pun mengikuti jari Kenzou yang menunjuk satu tulisan.


"Kita suka pa ngana"


"Aku tresno karo kowe, Wahh.....bukankah itu dalam bahasa Jawa?" Kata Aleta.

__ADS_1


"Iyah menarik bukan?, dan lihat seblah sana" kata Kenzou yang menunjuk satu tulisan lagi.


"Saya Cinta Padamu" kata Aleta setelah membaca tulisan itu mata Aleta menatap wajah Kenzou yang masih menjelajahi dinding cinta itu.


"Aku cinta padamu zou" batin Aleta yang tidak berani mengungkapkan perasaannya.


"Hai.... Aleta....helow..." Kata Kenzou saat melihat Aleta yang melamun sambil menatapnya.


"Aleta!" Kata Kenzou sambil menepuk pundak Aleta pelan.


"Ahh.... Iyah" kata Aleta yang langsung sadar dari lamunannya.


"Kamu kenapa? Dari melamun terus"


"Tidak apa apa kok, Emmm....Zou foto yuk" ajak Aleta dan di angguki oleh Kenzou.



(Anggap saja itu Kenzou dan Aleta okey...)


"Zou... aku ingin mengunjungi Jembatan Gembok Cinta, aku penasaran apa benar di situ ada ratusan gembok cinta, mumpung aku lagi di Paris" kata Aleta.


"Kita jauh jauh ke paris dan kau hanya ingin melihat jembatan gembok cinta?" kata Kenzou sambil menatap Aleta.


"Iyah, aku cuma penasaran zou"


"Kamu yakin ingin ke sana?" tanya Kenzou memastikan dan di angguki oleh Aleta.


"Ya sudah yuk"

__ADS_1


***


Jangan lupa Like & Vote ♥️


__ADS_2