
Pagi harinya Aleta bangun lebih pagi dari biasanya karna hari ini hari pertama ia melakukan kegiatan sebagai seorang istri, Aleta melangkahkan kakinya menuju dapur untuk membuat sarapan untuk sang suami, Kenzou yang di suruh sang Papah untuk cuti beberapa hari nekat masuk dengan beralasan harus menyimpan berkas untuk sebuah proyek besar.
"Ehhh tunggu, ini gue serius mau deketin tu kudanil? tapi di mana mana cowok yang ngejar ngejar cewek tapi ini kok gue yang malah mau ngejar ngejar tu kudanil" kata Aleta yang berhenti sejenak dari aktifitas motong me motong sayur an.
"Tapi ya kali rumah tangga gue kaya gini terus kalo dari salah satu di antara kita gk ada yang aktif, bodo ahh intinya gue bakal ngelakuin hall yang harus di lakukan sebagai seorang istri, untuk masalah rumah tangga gue biar seiring berjalannya waktu aja yang memberi jawaban" kata Aleta yang melanjutkan acara memasaknya untuk sarapan pagi.
Sesaat kemudian Tiga menu untuk sarapan pagi sudah tertata rapi di meja makan, dengan beberapa jenis buah yang sudah di potong kecil kecil.
"Pagi Zou" kata Aleta saat melihat Kenzou sudah siap dengan setelan jas yang melekat di tubuhnya.
"Hmm" jawab Kenzou tanpa membuka mulutnya,Aleta berusaha tenang dan tidak terpancing emosi.
"Biar aku saja yang ambilkan" kata Aleta mencegah tangan Kenzou yang ingin mengambil nasi. "Sekarang ini aku sudah jadi istrimu jadi biarkan aku yang melayani mu" kata Aleta memasukan beberapa jenis lauk di piring Kenzou.
__ADS_1
"Melayani? Cih dia pikir dia bisa mendapatkan hatiku dengan mudah saat dia menjadi istri yang baik, jangan harap!" batin Kenzou melirik Aleta yang sedang mengambilkan makanan untuknya.
Seperti mengerti yang sedang di pikirkan Kenzou, mata Kenzou membulat saat mendengar kata kata yang keluar dari mulut sang istri. "Kau jangan berfikir yang macam macam, aku melakukan tugas ku sebagai seorang istri itu karna kewajiban ku, dan jangan berfikir aku melakukan ini semua untuk berusaha mendapat simpati mu itu tidak ada dalam kewajibanku" kata Aleta berbohong dan menaruh piring yang sudah ia isi di depan Kenzou.
"Makanlah nanti bisa bisa kau terlambat masuk kantor" kata Aleta yang menyuapkan sendok ke dalam mulutnya.
Setelah kepergian Kenzou, Mansion yang sangat luas itu terlihat sangat sepi bagaimana tidak, di rumah sebesar ini bahkan belum memperkerjakan asisten rumah tangga, Aleta yang sangat merasa kesepian menghubungi sahabatnya untuk menemaninya di rumah.
"Ini serius rumah lo?" kata Vony yang baru saja sampai dan melangkah masuk dan mengamati setiap sudutnya. "Luas banget anjir" kata vony.
"Ngomong ngomong ni rumah keliatan sepi banget, dimana suami lo?" tanya Vony yang tidak melihat batang hidung suami Aleta.
"Kenzou ke kantor katanya harus nyiap in berkas berkas untuk proyek besar gitu,Makanya gue telfon lo supaya lo nemenin gue di sini biar gk kesepian" kata Aleta duduk di ruang keluarga dan menyalakan tv.
__ADS_1
"Bukannya biasa yang di lakukan pengantin baru itu di rumah berdua untuk menghabiskan waktu di ranjang" kata Vony yang menyenggol bahu Aleta.
Pletak....
"Otak lu markonah kotor bener" kata Aleta menjitak kepala Vony.
"Aduh sakit" kata Vony mengelus ngelus kepalanya yang terasa sakit. "Yang gue omongin itu bener, namanya juga pengantin baru, ngomong ngomong lu mau Hannymon kemana rencananya?" kata Vony yang menarik turunkan alisnya, yang bersiap siap lagi untuk mendapat jitak an dari sang sahabat.
"Ampun ampun pis....." kata Vony yang dengan tangan yang membentuk angka dua.
"Awas lu kalo bilang kaya gitu sekali lagi" kata Aleta.
***
__ADS_1
Mohon maap kalo kemarin Author gk up soalnya tugas sekolah Author banyak, mohon di maklumi.
Like & Vote.