Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
Part~10


__ADS_3

Part~10


"Terimakasih, Pak."


"lya, sama-sama. Tapi, apa kaki kamu baik-


baik saja?" tanya Pak Bima.


"Nggak papa kok Pak. Kaki aku baik-baik


saja, emm ... kalau begitu aku pulang dulu."


"Kamu bisa pulang sendiri? Mau Bapak


antarkan pulang?" tanya Pak Bima.


"Tidak! Hal itu tidak perlu dilakukan Pak! Aku


bisa sendiri," jawab Bella dengan cepat


meninggalkan sekolah.


Bella pulang menggunakan taksi, dan


sampainya di rumah Bella langsung


membuka semua penyamarannya dan


kembali menjadi dirinya sekali.


Dengan memakai pakaian serba hitam, Bella


kembali berpamitan kepada Bu Rani untuk


pergi lagi.


"Kamu mau kemana lagi? Baru juga pulang


masa udah mau pergi lagi?" tanya Bu Rani


merasa khawatir.


"Emmm.. aku ada tugas kelompok Bu,"


jawab Bella jelas-jelas membohongi Bu Rani.


"Tugas kelompok? Dimana? Sama siapa aja?


Kamu pulang jam berapa?" tanya Bu Rani.


"Dirumah teman. Teman-teman sekolah aku.


Emm.. mungkin agak malam pulangnya,"


jawab Bella.


"Yaudah, tapi kamu terus beri kabar pada lbu


ya? Kamu disini baru, Ibu takut terjadi


sesuatu kepada kamu. Tapi, apa kamu harus


berpakaian seperti ini?" tanya Bu Rani


bingung dengan pakaian serba hitam dan


tertutup yang digunakan oleh Bella.

__ADS_1


"Kenapa? Aneh?"


"Tidak juga, hanya saja kamu seperti orang


yang ingin berbuat kejahatan tanda diketahui


saja." Bu Rani hanya tertawa.


Melihat tawa di wajah lbunya, Bella pun ikut


tertawa kemudian pergi meninggalkan


rumah dengan menggunakan taksi


Bella menghentikan taksinya di sebuah


mpat di pinggir jalan yang di mana sudah


ada seseorang yang menunggunya.


"Kamu bawa pesanan aku?" tanya Bella.


"Tentu. Ini kuncinya, dan itu motornya,"


jawabnya menujuk sebuah motor yang


terparkir di pinggir jalan.


"Motor yang bagus. Ini uangnya." Bella


menyerahkan sejumlah uang kepada orang


itu.


"Sepertinya kamu masih murid SMA. Dari


mana dapat uang sebanyak ini?"


Yang penting kita sama-sama untung Om.


Om datang uang, Saya dapat motor! Jadi,


bisa Saya pergi sekarang?


"Silahkan."


Dengan menggunakan motor yang baru saja


ia beli Bela pergi ke suatu tempat, dan


tempat itu tidak lain adalah rumah Kathryn.


Bella memarkirkan motornya di tempat yang


tak jauh dari jangkauannya, sedangkan ia


mengambil sesuatu dari tasnya. Barang


yang di ambil oleh Bella tidak lain adalah


darah, kemudian dengan cepat Bella


menuliskan serangkaian kata-kata di kaca


mobil Kathryn.


Kata-kata itu bertuliskan "Pembunuh! Pelaku

__ADS_1


bully harus di hukum! Kau harus masuk


penjara! Atau mati!"


"Ini bukan seberapa Kathryn! Aku akan buat


kamu kehilangan akal sampai akhirnya kamu


sendiri yang menyerahkan di polisi. Ini bukan


tentang Billa lagi, tapi ini tentang semua


korban yang ada di sekolah. Kamu harus


tahu apa kesalahan yang tlah kamu lakukan.


Setelah selesai melakukan tugasnya Bella


pun bergegas kembali ke motornya, tapi di


sana Bella kaget melihat lqbal ada di dekat


motornya dan menatapnya dengan tajam.


Kenapa dia melihatku seperti itu? Apa dia


mengenali aku?' tanya batin Bella.


"loe...,,"iqbal menunjuk ke arah bella


Tangan Bella bergetar karena takut melihat


Igbal yang tampaknya mengenali dirinya


dengan penampilan yang berbeda ini.


"Loe.." Iqbal menatap tajam kearah Bella.


"Apa?" tanya Bella dengan takut.


Tiba-tiba lqbal tertawa kecil. Bella yang


melihat itu merasa aneh dengan hati


bertanya-tanya, apa dia sudah tidak waras?


"Kenapa tertawa?" tanya Bella.


"Tidak apa. Tapi, apa ini motormu?" tanya


lqbal.


Mendengar pertanyaan lqbal, Bella sedikit


kaget serta senang karena ia sepertinya


tidak mengenali dirinya saat ini. Jadi, Bella


pun bersikap santai saja.


"Motor ini? Tentu. Ini punya gue. Kenapa?"


tanya Bella.


"Motornya bagus. Ini mahal kan?"


"Tidak tarlalu"

__ADS_1


Bersambung


jangan lupa vote like dan coment nya yah😊


__ADS_2