Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
pernikahan


__ADS_3

Happy Reading


Pertemuan Marcello dan Illona jauh dari kata romantis. Pertemuan pertama mereka penuh dengan insiden di mana Marcello dan Illona saling melempar kekesalan dan amarah. Marcello yang menolak kehadiran Illona saat di cafe. Siapa sangka ide konyol sahabat nya waktu itu ternyata benar-benar menjadi nyata gadis pertama yang masuk ke dalam cafe akan di jadikan kekasih untuk Marcello dan lihat lah sekarang mereka benar-benar berjodoh. Meskipun di awal mereka sama sama menolak tapi takdir Tuhan tidak ada yang bisa menolak.


Tidak butuh waktu lama Marcello dan Illona menjalin hubungan. Masa pacaran mereka hanya beberapa bulan saja. Dan tidak ada pertunangan di antara mereka. Saat Marcello datang ke kediaman Smith, ia langsung melamar Illona untuk di jadikan istri.


Niat baik Marcello di sambut baik oleh ke dua orang tua Illona. Hanya kakek Gustav saja kala itu yang sulit untuk di yakini. Dengan berbagai cara bujuk dan rayu akhirnya kakek Gustav pun menerima Marcello dengan satu syarat. Marcello harus melindungi dan membahagiakan Illona jangan membuat air mata Illona menetes sia sia. Menyayangi Illona sepenuh hati sebagai mana mereka menyayangi dan memperlakukan Illona selama ini.


Hari ini, di atas pelaminan nan mewah dan megah senyum sepasang pengantin yang baru saja resmi menjadi sepasang suami istri beberapa jam yang lalu itu terus saja terpatri di bibir mereka.


Marcello tak henti henti nya memandangi wajah cantik Illona. Hari ini Illona terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun pengantin putih buatan tangan nya sendiri. Gaun pengantin itu sangat indah dengan taburan berlian di sekitar dadaa. Marcello juga terlihat gagah dan tampan dengan tuxedo nya yang serasi dengan gaun pengantin Illona.


" Sweetheart, kau cantik sekali " Bisik Marcello di telinga Illona


Illona tersenyum dan ia juga membisikkan sesuatu di telinga Marcello " Kau juga sangat tampan "


Illona mencuri kecupan di pipi Marcello membuat Marcello terkejut tak menayangkan ia akan mendapat kecupan dari istri nya di depan banyak orang.


" Sweetheart, kau nakal sekali " Marcello hendak membalas kecupan Illona namun suara seseorang menghentikan aksi nya


" Ckckck, pengantin baru ini sangat tidak sabar sekali " Tama menggelengkan kepala nya


" Tunggu lah dulu sampai acara ini selesai, setelah itu baru lah kalian bermesraan. Di sini masih banyak tamu " Sambung Riki

__ADS_1


Marcello dan Illona hanya tertawa geli. Tama dan Ayu memberi selamat dan doa setelah itu di ikuti oleh Riki dan Viona juga melakukan hal yang sama. Tak lama dari rombongan Tama dan Riki turun, seorang pria tampan naik untuk memberi selamat.


" Lucas " Seru Illona


Mendengar nama Lucas dari mulut Illona, Marcello langsung melihat pria tampan itu dan ia langsung melingkarkan tangan nya di pinggang ramping Illona, seolah takut Illona akan di ambil orang dan sekaligus menegaskan jika wanita di samping nya ini sekarang adalah milik nya. Marcello pernah mendengar dari Illona jika pria bernama Lucas itu menyukai Illona dan meminta kakek nya untuk menjodohkan mereka.


" Lona, kau cantik sekali. Sayang kau harus menjadi milik orang lain " Lucas berkata dengan sendu di akhir kalimat


Illona tahu Lucas ini pria yang baik, ia kasihan dan tak tega menyakiti orang baik seperti Lucas. Namun hati nya memilih Marcello, andai saja Lucas punya keberanian dan mendekati nya dari dulu mungkin saja Illona akan memilih nya dan mereka berdua yang ada di atas pelaminan ini.


" Kita tidak berjodoh Lu, aku yakin kau pasti akan mendapatkan gadis yang jauh lebih baik dari ku " Hibur Illona


" Aku tak yakin, karena saat ini di mata ku kau lah yang terbaik " Kata kata Lucas membuat Marcello merdang


" Saat ini kita tidak berjodoh, mungkin di kehidupan yang akan datang kita bisa berjodoh " Illona menghibur Lucas dan memancing Marcello secara bersamaan. Ia tahu Marcello sedang kesal sekarang, ia senang membuat Marcello cemburu.


" Tidak akan, di kehidupan sekarang mau pun di kehidupan yang akan datang kau hanya akan menjadi milik ku " Ketus Marcello melupakan kekesalan nya dengan memeluk Illona posesif


Lucas tertawa melihat kecemburuan Marcello. Kemudian ia pun memberi ucapan selamat yang tulus untuk ke dua pengantin baru itu.


" Santai bro, aku tidak akan merebutnya dari mu. Selamat ya atas pernikahan kalian, semoga kalian bahagia " Lucas menepuk pundak Marcello dan tersenyum hangat kemudian ia pun turun karena masih banyak tamu yang ingin memberikan selamat pada pasangan pengantin baru itu.


Di bawah pelaminan dengan jarak yang cukup jauh, nampak seorang pria berwajah asia sedang melihat pasangan itu dengan raut wajah yang sulit di artikan.

__ADS_1


" Evan " Sebuah tepukan di pundak nya mengalihkan atensi nya dari pasangan di atas pelaminan itu


" Kak Xander " Seru pria tampan yang ternyata Evan


" Ternyata kau datang juga. Aku pikir kau akan terus bersembunyi " Sindir Xander


" Tentu saja aku akan datang, ini hari bahagia Illona " Jawab Evan tersenyum lebih tepat nya tersenyum paksa


Xander mendengus, ia tahu sebenarnya Evan sedih. Namun Evan pura-pura bahagia atas pernikahan Illona. Xander juga sangat tahu jika Evan masih menaruh hati pada adik nya itu. Namun Xander tidak mau ikut campur, ia pusing jika memikirkan kisah percintaan yang rumit itu.


" Apa kau baik baik saja? " Tanya Xander


" Sangat " Jawab Evan singkat


" Syukur lah kalau begitu. Apa kau tidak mau naik ke atas untuk memberi selamat pada sahabat mu? " Tanya Xander lagi


" Tentu, aku akan ke sana nanti. Aku harus menunggu giliran dulu " Evan memberi alasan dengan menunjukkan banyak nya tamu yang sedang memberi selamat pada Illona dan Marcello


Xander pun hanya menganggukkan kepala. Ia juga dapat melihat itu, karena memang benar tamu undangan sangat banyak. Semua tamu yang hadir juga merupakan orang orang penting dan terkenal.


bersambung


🌼🌼🌼

__ADS_1


minta like nya ya


__ADS_2