
Happy Reading
Matahari menampakkan diri nya dengan gagah, sinar nya menerobos memasuki kamar melalui jendela yang sudah terbuka. Angin pagi yang segar berhembus ikut masuk ke dalam kamar, membuat gordeng putih melambai-lambai karena tiupan nya.
Karena silau matahari membuat tidur Illona terganggu, dengan perlahan ia membuka mata nya. Illona duduk dari tidur nya dan merentangkan ke dua tangan nya seraya merenggangkan otot-otot nya yang terasa kaku. Illona menguap tertahan melihat ada orang di depan nya. Ia segera melihat sekeliling nya yang ternyata bukan kamar nya.
" Kok aku bisa ada di sini " Gumam Illona sambil meneliti isi kamar yang ia tahu jika ini kamar Viona
" Kamu lupa jika semalam kalian mabuk? " Terdengar suara datar dari sebelah jendela
Illona menggaruk kepala nya dan mengingat kejadian semalam namun yang di ingat nya tidak banyak ia hanya ingat jika ia minum setengah gelas dan setelah itu ia K.O. Illona menyengir kuda menampakkan gigi nya yang di pagar oleh kawat berwarna.
" Maaf, aku pasti sudah merepotkan kalian " Illona menunduk tak enak hati
" Aku " Seru Olivia atau Elsa meralat ucapan Illona yang mengatakan 'kalian' yang jelas jelas ia sendiri yang kerepotan mengurus ke dua gadis itu yang mabuk
" Kalian berdua sangat merepotkan " Desah nya lagi
" Maaf kak, dan terima kasih sudah mau mengurus ku " Seru Illona melihat wajah Olivia yang sedang berdiri di samping jendela dengan wajah datar
Illona beralih melihat Viona yang masih diam mematung di depan nya, Viona menatap Illona tak berkedip membuat Illona heran.
" Kak Vio kenapa melihat ku seperti itu? " Tanya Illona namun tak di gubris oleh Viona
Illona melihat ke arah Olivia dengan tatapan penuh tanya, namun Olivia hanya mengangkat pundak. Illona kembali melihat Viona, nampak Viona sesekali melirik ke arah belakang Illona dan beralih menatap Illona lagi. Raut wajah Viona tak bisa di artikan. Illona melihat kebelakang nya di mana di sana ada poster diri nya yang sedang berpose eksotis bergaun berwarna merah, dengan gaya berbaring miring dan posisi tangan menopang dagu.
__ADS_1
Illona memejamkan mata nya, ia baru menyadari jika sekarang ia sedang tidak memakai kaca mata nya dan pakaian nya juga sudah berganti, pasti ini Olivia yang mengganti pakaian nya. Dan juga rambut nya sudah tidak di kuncir lagi.
" Kak " Panggil Illona, ia memegang tangan Viona dan menyengir
" Lona, kenapa wajah mu mirip sekali dengan Illona Smith? " Tanya Viona bengong
" Itu.. Itu " Illona bingung apakah ia harus mengatakan yang sebenarnya atau tidak siapa diri nya
" Karena mereka orang yang sama " Seru Olivia, Illona dan Viona kompak melihat Olivia
" Apa? " Tanya Olivia " Apa yang aku katakan itu memang benar kan? " Tanya Olivia pada Illona
Olivia menyadari nya ketika semalam ia membatu membersihkan tubuh Illona, ia mengantikan pakaian Illona yang sudah kotor karena terkena munt*h nya sendiri dan memakaikan nya pakaian Viona. Olivia melepaskan kaca mata Illona agar tidak patah ketika tak sengaja tertindih atau apa lah. Saat itulah Olivia merasa tak asing melihat wajah Illona, wajah nya sangat familiar. Olivia tidak mau ambil pusing kemudian ia beranjak ingin membersihkan diri nya, saat ia berbalik ia melihat poster Illona di dinding, ya kamar itu di penuhi oleh wajah Illona Smith. Olivia memperhatikan wajah Illona yang sedang tertidur dan beralih melihat poster di dinding. Karena penasaran Olivia pun mendekati Illona lagi, memperhatikan garis wajah Illona dan perlahan membuka kunciran rambut Illona. Dan ia teringat perkataan Illona saat di klub yang menyatakan bahwa dia dan Illona Smith itu sama. Dari situ lah Olivia yakin jika gadis di depan nya itu adalah Illona Smith sang model terkenal.
Viona membekap mulut nya dengan ke dua tangan nya, mata nya membulat sempurna. Lama ia terdiam dengan segala pemikiran nya. Illona mengibaskan tangan nya di wajah Viona, tak ada reaksi apa apa.
" Kak.. Kak Vio " Illona menepuk pahaa Viona yang duduk di hadapan nya
Viona tersadar dan bersikap canggung, malu, grogi, senang, semua menjadi satu. Ia bingung harus seperti apa di depan Illona, Lona yang ia kenal ternyata Illona Smith, idolanya. Ia tidak pernah menyangka jika akan sedekat ini dengan Illona Smith, bahkan sekarang Illona Smith berada di rumah nya, bukan hanya itu mereka malahan sudah tidur di tempat tidur yang sama.
Viona berdehem dan membenarkan posisi duduk nya dan merapihkan penampilan nya, ia tidak mau terlihat buruk di depan idola nya.
" Kak bersikap seperti biasa nya saja. Tidak usah seperti ini " Seru Illona, Olivia menatap jengah Viona
" Tolong cubit aku " Seru Viona menatap Illona
__ADS_1
" Hah, apa kak? " Tanya Illona tidak paham maksud Viona
" Tolong cubit aku, apa ini nyata atau hanya mimpi " Seru Viona
Bukkk
Viona terjatuh ke samping, bukan cubitan yang ia dapatkan tapi melainkan sebuah pukulan yang mendarat di kepala nya. Pelakunya adalah Olivia, Olivia yang kesal memukul Viona dengan bantal guling dengan cukup kuat sehingga Viona terjungkal kesamping.
Viona duduk, merapihkan rambut nya yang menutupi wajah nya dan menatap Olivia tajam yang di balas acuh oleh Olivia.
" Apa? Ini lebih dari cukup untuk membangunkan mu dari mimpi " Seru Olivia melihat Viona malas
Viona melengos dan kembali menatap Illona, ia tersenyum membuat Illona bergendik ngeri. Karena sudah mendapat arahan untuk bersikap seperti biasa, Viona tak segan lagi untuk memeluk Illona. Dengan segera Viona langsung memeluk Illona dengan posesif, ia juga mencium pipi Illona.
" Kak Elsa tolong aku. Jauh kan aku dari wanita gila ini " Seru Illona meminta bantuan pada Olivia, ia berusaha membebaskan diri dari pelukan Viona yang posesif
Olivia memutar mata nya jengah melihat kelakuan Viona yang sudah berlebihan menurut nya. Viona memang fans fanatik nya Illona Smith, namun ia tidak menyangka jika Viona akan Bereaksi berlebihan seperti ini ketika bertemu langsung dengan Illona Smith seperti ini. Olivia meninggalkan kamar itu, tidak perduli dengan permohonan Illona yang meminta bantuan untuk terlepas dari Viona.
" Kak... Kak Elsa " Panggil Illona namun Olivia sudah menghilang dari balik pintu. Illona menjauhkan wajah Viona yang sedang memonyongkan bibir nya dari hadapan nya. Setelah terlepas dari Viona, Illona bergegas berlari ke luar dan Viona mengejar nya ke luar.
bersambung...
✨✨✨
minta like nya ya
__ADS_1