Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
Illona dan Luis


__ADS_3

Happy Reading


Xander yang mengetahui Illona kecelakaan saat melakukan video call kemarin langsung menghubungi asisten nya untuk menyiapkan jet pribadi, ia akan menyusul Illona saat itu juga.


Saat ia sedang membereskan ruang kerja nya, pintu ruang kerja nya terbuka dan Luis masuk ke dalam. Luis yang heran dengan kakaknya yang terlihat tergesa-gesa dengan wajah serius ia pun bertanya. Dan Xander menceritakan perihal kecelakaan yang di alami Illona.


Luis pun ikut terkejut, segera ia menghubungi kristoffer dan Jasper untuk memberi tahu kabar itu pada mereka. Satu jam kemudian mereka berempat sudah berada di bandara siap terbang menyusul Illona.


Mereka pergi hanya berempat karena mereka sengaja tidak memberi tahu keadaan Illona pada orang tua mereka. Setelah belasan jam berada di udara, di sinilah mereka berada.


Di hotel bintang lima mereka sedang menginterogasi bodyguard Illona. Dan melampiaskan kemarahan mereka pada para bodyguard karena sudah di anggap tidak becus bekerja.


" Kak jangan " Illona memeluk Luis " Mereka tidak bersalah. Aku lah yang meminta mereka untuk tidak mengikuti ku " Jelas Illona


Luis menurunkan tangan nya yang sudah berada di atas dan menghela napas kasar. Illona melepaskan pelukan nya saat merasa Luis sudah mulai tenang. Ia beralih menatap iba pada para bodyguard nya.


" Maaf karena saya kalian sampai menerima akibat nya dari mereka " Illona meminta maaf dengan penuh rasa bersalah " Sebaik nya kalian pergi ke rumah sakit sekarang, obati luka kalian " Illona menyuruh mereka pergi ke rumah sakit


" Baik " Ucap para bodyguard serempak dan mereka bergegas keluar dengan memberi hormat sebelum nya.


Illona melihat mereka pergi dan seketika ia juga melihat Viona yang masih berdiri di sana. Ia baru tersadar ternyata masih ada Viona di sana. Ia pun memanggil Viona yang nampak geri melihat wajah para bodyguard yang melewati nya tadi.


" Ya ampun kasihan sekali mereka " Viona menutup mulut nya " Astaga apa itu ulah kakak kakak Lona? Mengerikan sekali mereka " Viona bergidik ngeri


" Kak Vio, kemari " Illona mengayunkan tangan nya meminta Viona untuk mendekati nya


" Hah, i-ya " Viona melangkah dengan ragu


" Kak, jangan takut. Sini aku kenalkan dengan para kakak kakak tampan ku " Kekeh Illona melihat wajah kakak kakak nya

__ADS_1


Viona sudah berada di dekat Illona dan ia tersenyum canggung pada semua kakak Illona.


" Kak jangan keluarkan wajah seperti itu. Lihat lah teman ku ketakutan melihat kalian " Himbau Illona menegur Luis dan Jasper yang masih memasang wajah datar


" Kak Vio jangan takut, ini kakak kakaku. Mereka orang baik kok " Illona tersenyum


" I-ya. Hai I- i " Viona tebata


" Kak gal usaha gugup seperti itu " Illona terkekeh geli " Gunakan bahasa Indonesia saja, mereka paham kok. Mereka sama seperti ku " Seru Illona


" Ah begitu ya " Viona menggaruk kepala nya


" Kenalkan ini kakak pertama ku, kak Kristoffer " Tunjuk nya pada Kristoffer dan Viona menyalami Kristoffer sebagai tanda perkenalkan dan ia menyebutkan nama nya sendiri


" Ini kak Jasper, kakak kedua ku. Ini kak Xander, kakak ke tiga ku dan ini kakak ke empat, kak Luis " Illona memperkenalkan mereka satu persatu dan Viona juga melakukan hal yang sama seperti Kristoffer tadi


Setelah sarapan bersama di restoran hotel, Viona izin pulang karena ia harus berangkat kerja. Viona pulang di antar oleh anak buah kakak Illona yang tadi menjemput mereka. Sedangkan Illona masih tinggal bersama kakak kakak nya di hotel. Ia juga tidak datang ke butik, ia lebih memilih jumpa kangen dengan ke empat kakak tampan nya.


Illona dan Luis berjalan beriringan dengan Illona yang selalu menggandeng tangan Luis dengan mesra. Setiap orang yang melihat pasti akan mengira mereka berdua sepasang kekasih.


Luis selalu sabar mengikuti kemana pun Illona menarik nya dari toko satu ke toko yang lain. Setelah mendapatkan pakaian dan membayar nya, Illona langsung menganti pakaian olahraga nya dengan pakaian yang baru ia beli.


Illona mengajak Luis pergi ke cafe untuk beristirahat sejenak sambil menikmati coffe latte. Illona duduk di samping Luis sambil sesekali jari lentik nya bermain dengan ponsel nya. Nampak wajah nya berseri ketika sedang berbalas pesan dengan seseorang di seberang sana.


Luis memperhatikan adik nya itu, melihat Illona tersenyum ia pun ikut tersenyum. Kepo dengan apa yang Illona lakukan, Luis dengan usil nya mengintip ponsel Illona.


" Hemm " Dehem nya setelah membaca sekilas isi pesan Illona


" Apa itu kekasih mu? " Luis melirik ponsel Illona

__ADS_1


Illona melihat Luis dan terkekeh sedikit malu.


" Bukan kak "


" Tapi di lihat dari isi pesan nya, dia sudah seperti kekasih mu saja. Jika dia bukan kekasih mu kenapa dia sebegitu perhatian nya pada mu? "


" Memang bukan kak, lebih tepat nya belum " Illona cekikikan menutup mulut nya


" Kau ini " Luis mengacak rambut Illona gemas " Apa dia baik? Siapa nama nya? " Tanya Luis


" Hem, nama nya Marcello, awal bertemu dia itu sangat dingin dan ketus. Tapi semakin ke sini dia baik dan perhatian " Jujur Illona " Apa kakak tidak keberatan jika suatu saat aku bersama nya? " Tanya Illona


" Jika kamu yakin dia baik untuk mu dan bisa membuat mu bahagia, aku akan mendukung mu "


Illona senang, ia pun menyenderkan kepalan nya di pundak Luis dengan tangan melingkar memeluk tangan Luis. Mereka berdua tersenyum bahagia.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang menyaksikan kehangatan mereka atau keromantisan mereka yang tidak di ketahui oleh orang jika mereka berdua adalah kakak beradik.


Dari tempat yang tidak terlalu jauh dari Illona dan Luis duduk ada seorang wanita memperhatikan mereka berdua. Wanita itu menyeringai licik.


" Bukan nya itu gadis cupu yang kemarin bersama Cello yang kata nya dia kekasih nya? " Gumam nya memperhatikan Illona


" Hah ternyata dia tidak se polos yang ku kira " Ia menggeleng kepala dan mengeluarkan ponsel nya dari dalam tas


" Gadis cupu ini ternyata pintar juga mendekati pria pria tampan. Dengan ini aku akan membuat Cello meninggalkan mu " Ia melihat hasil jepretannya di layar ponsel nya dengan tersenyum puas kemudian ia kembali memasukkan ponsel nya ke dalam tas. Setelah itu ia merubah posisi duduk nya membelakangi Illona dan Luis agar Illona tidak melihat nya


bersambung...


❄❄❄

__ADS_1


minta like nya ya


__ADS_2