
Happy Reading
" Oh ternyata, gadis cupu itu bekerja di sini " Gumam nya dalam hati
" Cih, apa mereka tidak bisa memilih karyawan. Gadis cupu seperti itu bisa bisanya di terima bekerja di di butik seperti ini. Penampilan nya saja seperti itu, bagaimana bisa mereka menerima nya bekerja di sini? Apa mereka tidak takut jika pelanggan kabur hanya karena di layani oleh nya? Dia saja buruk, bagaimana dia bisa memberi solusi untuk orang lain memilih pakaian? " Cibir nya dalam hati
Sungguh ia tidak habis pikir kenapa gadis cupu yang berpenampilan jauh dari kata fashionable bisa bekerja di butik terkenal seperti ini. Sangat tidak cocok.
Ivanka berjalan menuju barisan sepatu di mana Illona sedang berdiri. Ia pura-pura melihat lihat dan dengan sengaja menyenggol Illona hingga Illona tersungkur ke depan.
Illona yang sedang menghadap susunan sepatu tidak melihat ada orang berjalan di belakang nya. Ia hendak berjongkok mengambil sepatu yang ada di etalase bagian bawah. Tiba-tiba tubuh nya terdorong dari belakang, ia yang tidak siap pun akhirnya tersungkur ke depan.
Dahi Illona membentur pinggiran kaca etalase, sebelum tubuh nya jatuh ke bawah ke dua tangan nya mempaut kaca yang di jadikan alas untuk memajang sepatu sepatu. Kaca itu pun pecah bersamaan dengan tubuh Illona yang jatuh ke lantai. Sepatu sepatu yang tersusun rapih pun ikut jatuh ke bawah.
Semua orang berteriak terkejut melihat dan mendengar suara pecahan kaca dan suara benda terjatuh. Sedangkan pelaku pura-pura terkejut dan meminta maaf, namun dalam hati nya tertawa puas melihat Illona menderita.
" Ya ampun, maaf aku tidak sengaja " Ucap nya menutup mulut nya dengan tangan
Illona berdiri di batu oleh karyawan nya dan salah satu pelanggan.
" Apa anda tidak apa apa? " Tanya Ivanka pura-pura khawatir
" Mba tidak apa apa? " Tanya pelanggan yang membantu Illona berdiri
Illona masih menunduk, ia melihat ke dua telapak tangan nya yang terasa perih. Dan ternyata telapak tangan nya terluka gores. Ia meringis karena perih.
" Tangan anda terluka " Seru pelanggan itu
" Ah iya, tidak apa apa " Illona menonggak melihat pengunjung nya yang sudah membantu nya dan ia tersenyum memberi tahu jika ia baik baik saja
__ADS_1
" Bu dahi anda terluka " Tunjuk karyawan nya pada bagian dahi yang terluka. Illona pun menyentuh dahi nya dan jari Illona menyentuh cairan berwarna merah di dahi nya
Salah satu karyawan lain nya bergegas naik ke atas mencari kotak p3k.
Ivanka pura-pura terkejut saat melihat wajah Illona " Oh astaga ternyata kamu "
Illona menoleh pada Ivanka dan Illona hanya memasang wajah datar melihat Ivanka.
" Kau ini bisa kerja gak sih? Lihat lah ulah mu ini " Ketus Ivanka
" Eh nona, bukan nya tadi anda yang sudah menyenggol dia. Kenapa anda malah menuduh nya " Bela seorang pelanggan yang membantu Illona berdiri tadi
" Itu salah dia sendiri, kenapa dia berdiri di situ. Kan itu menghalangi orang lain untuk berjalan. Coba kalau dia tidak berdiri di sana tidak mungkin aku menyenggol nya " Bantah Ivanka
" Halah itu alasan anda saja, ruang ini sangat luas. Walaupun mba ini berdiri di sini tidak akan menghabiskan tempat. Apa jangan jangan anda sengaja melakukan ini? " Curiga pelanggan itu, ia sangat geram melihat Ivanka yang angkuh. Ia sangat tidak suka dengan orang yang salah tapi malah menyalahkan orang lain. Apa lagi tadi Illona sedang melayani nya dan Ivanka sudah membuat acara shoping nya terganggu.
Karyawan Illona datang membawakan kotak p3k dan di belakang nya di ikuti oleh Ana.
" Ada apa ini? " Tanya Ana melihat kekacauan yang terjadi
" Apa anda manajer di sini? " Tanya Ivanka
" Iya " Ana mengangguk
" Bagus lah anda datang. Lihatlah karyawan anda ini yang bekerja tidak becus. Ini semua ulah dia " Tunjuk Ivanka pada Illona
" Anda jangan asal menuduh " Celah pelanggan tadi membela Illona dan terjadi lah adu mulut antara pelanggan itu dengan Ivanka. Ana melihat Illona yang terluka dan ia segera menghampiri Illona
" Bagaimana bisa terjadi seperti ini? " Tanya nya yang maksud pertanyaan sebenarnya adalah mengkhawatirkan keadaan Illona
__ADS_1
" Itu karena dia tidak becus bekerja, sebaiknya anda segera pecat dia. Dia sudah membuat butik ini rugi. Dan jangan sampai butik ini semakin rugi dan bangkrut hanya gara-gara dia yang tidak becus bekerja " Ivanka berusaha memprovokasi Ana si manajer agar memecat Illona
" Jangan dengarkan dia bu manajer " Sela si pelanggan menatap Ivanka sinis
Illona menghela napas, ia yakin jika Ivanka sengaja melakukan itu pada nya. Karena ia tahu Ivanka tidak suka pada nya.
" Bagaimana kalau kita ke ruang CCTV, di sana kita akan tahu kebenaran nya " Seru Illona menengahi dua orang yang masih berdebat
" Ya benar, kita kan punya banyak CCTV di sini. Jadi tidak akan sulit menemukan kebenaran nya " Seru karyawan Illona
Ivanka terkesiap mendengar itu, jika ia tertangkap oleh CCTV bahwa ia sengaja menyenggol Illona maka ia dalam masalah. Ia mulai resah dan ingin segera meninggalkan butik. Namun gelagat nya terbaca orang orang sekeliling nya dan ia pun di tahan agar tidak kabur.
" Kenapa, takut? Mau kabur? " Nyalang pelanggan tadi
" Siapa yang takut dan siapa juga yang mau kabur " Seru nya terbata dan berusaha tetap tenang
" Ayo ikut saya ke ruang CCTV. Jika anda terbukti salah makan anda harus menganti rugi semua ini dan meminta maaf pada nya " Ana mengajak mereka ke ruang CCTV dan meminta Ivanka untuk menganti rugi dan meminta maaf pada Illona
" Dan kami akan meminta maaf pada anda jika anda tidak bersalah " Tambah Ana lagi
Mereka pun pergi ke ruangan yang ada di bagian keamanan di sana terdapat beberapa layar monitor yang menunjukkan kegiatan di dalam dan di luar butik. Di lantai satu dan lantai dua, semua sudut terpantau di sana.
" Pak Damar tolong perlihatkan kegiatan di lantai satu lima belas menit yang lalu " Pinta Illona pada seorang pria yang usianya kisaran empat puluhan tahun namun tubuh nya masih gagah, tegap dan berotot. Pria itu adalah kepala keamanan di butik Illona.
" Baik bu " Seru nya dengan patuh
Pak Damar pun mulai mengotak atik keyboard di atas meja kerja nya mencari apa yang Illona ingin kan. Tak butuh waktu lama video itu pun muncul di layar monitor.
bersambung....
__ADS_1
❄❄❄
minta like nya ya