
Happy Reading
Illona mengerjakan pekerjaan nya hingga larut malam, ia pun sampai menginap di sana. Meskipun ia tidur sangat larut tapi ia tetap bangun di awal waktu. Semua pekerjaan yang ia pegang sudah selesai di kerjakan. Hari ini ia hanya akan mengarahkan pada Sari apa apa saja pekerjaan nya. Illona berharap semua karyawan nya bekerja dengan baik dan membangun team work yang baik saat ia tidak ada di tempat.
Pagi ini Illona mengadakan meeting untuk seluruh karyawan nya. Ia meminta pada semua karyawan nya untuk saling bekerja sama dan saling membatu satu sama lain. Ia tetap akan mengawasi mereka dari jarak jauh.
Di dalam meeting Illona tidak berpamitan karena ia akan kembali lagi walau ia tidak tahu kapan dan berapa lama ia akan menetap kembali. Ia hanya menyampaikan selama ia tidak ada di tempat, ia berharap semua baik baik saja.
Awal nya Illona meminta Sari untuk ikut bersama nya karena Sari adalah asisten nya. Namun Sari menolak untuk ikut, ia tidak bisa meninggalkan ibu nya sendiri di sini tanpa ada yang mengawasi. Akhirnya Illona pun mengiyakan, biarkan Sari tetap menjadi asisten nya di sini mengawasi pekerjaan yang ada di sini.
Siang saat waktu nya istirahat, sebelum pergi ke restoran tempat ia dan Marcello membuat janji temu, Illona terlebih dahulu mengirim pesan pada Marcello.
Me
Apa kau sudah akan pergi ke restoran?
Aku akan datang sepuluh menit lagi
Setelah mengirim pesan pada Marcello, Illona meletakkan ponsel nya di atas meja. Ia segera pergi ke toilet untuk melakukan panggilan alam. Lima menit kemudian ia ke luar dari toilet yang ada di dalam ruangan nya itu.
Illona mengambil tas nya yang ada di atas sofa. Ia mengeluarkan bedak dan lipstik nya. Sebelum pergi menemui Marcello, ia akan memperbaiki sedikit make up nya yang memang sudah sedikit memudar. Ya meski ia hanya memoles kan sedikit bedak dan lipstik saja di wajah nya itu. Selama menjadi gadis cupu Illona tidak pernah berdandan ia hanya sedikit memberi bedak dan lipstik di wajah nya.
__ADS_1
Setelah itu Illona segera ke luar dari ruangan nya dengan membawa tas dan melupakan ponsel nya yang ada di atas meja.
Illona sedikit terburu buru karena ia sudah hampir melewati waktu yang ia katakan pada Marcello. Ia mengatakan akan datang dalam waktu sepuluh menit lagi, namun nyata nya ia sudah menghabiskan waktu lima menit di toilet dan sekarang ia masih berada di butik.
Jarak dari butik ke restoran yang ia tuju membutuhkan waktu sepuluh menit jika menggunakan motor. Itu artinya ia akan terlambat lima menit. Ia tidak mau membuat Marcello menunggu apa lagi saat ini ia dan Marcello belum benar-benar baikan. Ia tidak mau memperburuk keadaan.
Illona ke luar dari butik, ia segera menuju motor nya yang terparkir di area parkir butik. Setelah memastikan semua aman, helm sudah terpakai ia pun segera menjalankan motor nya ke arah jalan raya.
Di seberang jalan Ivanka memperhatikan butik. Ia menunggu Illona ke luar dan penantian nya selama beberapa jam pun membuahkan hasil. Orang yang ia tunggu tunggu akhirnya menampakkan diri.
Ya Ivanka berhasil ke laur dari rumah nya saat Frans dan Aida pergi ke luar untuk mencari sarapan tadi pagi. Dengan menggunakan hoodie berwarna hitam, kaca mata hitam dan juga masker. Ivanka berhasil ke luar tanpa ada yang mengenali nya. Ivanka mengeluarkan mobil nya yang ada di dalam garasi dan langsung menuju ke butik ILO'S untuk mengintai Illona. Ia sangat dendam pada Illona dan akan membalas Illona sekarang juga.
" Saat nya telah tiba. Ucapkan selamat tinggal pada dunia " Gumam Ivanka dengan wajah iblis nya
Sampai ketika Illona membelok kan motor nya ke kanan jalan raya, Ivanka mulai menginjak pedal gas mobil nya untuk menambah kecepatan laju mobil nya. Dan....
Brakkkkkk
Terdengar dengan keras dan jelas suara khas tabrakan. Illona terjatuh dari motor nya, tangan dan kaki nya terluka. Dengan masih terbaring di aspal Illona melihat ke belakang nya.
__ADS_1
Sebuah motor pedagang rujak buah tergeletak tak jauh di belakang nya. Kaca dari gerobak buah itu pecah berkeping-keping, buah berserakan di mana-mana bercampur dengan serpihan kaca. Sedangkan pemilik motor terkapar di atas aspal dengan kepala di atas pinggiran trotoar.
Melihat itu segera Illona beranjak tanpa memperdulikan kaki dan tangan nya yang terluka. Ia tahu siapa orang yang tergeletak tak berdaya itu. Ia segera mendekati orang itu dan memeriksa keadaan nya.
Itu adalah salah satu bodyguard bayangan nya yang mengawasi nya dari kejauhan. Bodyguard yang menyamar jadi pedang itu sudah melihat mobil Ivanka berada di seberang jalan butik semenjak pagi. Ia mencurigai mobil itu karena sejak pagi mobil itu terus terparkir di sana dan orang nya juga masih berada di dalam tidak ke luar sama sekali.
Sedangkan mobil mobil lain yang juga menumpang parkir di sana sudah selang seling berganti. Apa lagi mata nya yang jeli sangat mencurigai sosok orang yang ada di dalam mobil yang tidak pernah melepas kaca mata hitam dan masker nya itu.
Dan tiba lah saat di mana Illona ke luar mobil itu baru ada pergerakan. Kecurigaan nya pun semakin kuat, ia pun segera mengambil tindakan. Tanpa pikir panjang ia menabrakkan motor nya sebelum mobil Ivanka benar-benar mendekati motor Illona.
Dorongan yang keras membuat motor nya terdorong cukup jauh dan sedikit mengenai motor Illona yang ada di depan. Dan ia sendiri terpental ke sisi jalan dengan kepala menghantam trotoar.
Sedangkan Illona, karena mendapat senggolan yang cukup membuat ia terkejut dan membuat keseimbangan motor nya hilang. Itu lah yang membuat ia juga ikut terjatuh dari motor.
Ada nya suara keras yang berasal dari sebuah tabrakan yang di sengaja itu. Memancing semua orang untuk berbondong-bondong menghampiri tempat kejadian. Seketika jalan itu di penuhi oleh orang-orang yang penasaran.
bersambung dulu ya guys, InsyaAllah kita lanjut besok. kalau gak besok berarti kita lanjut besok nya lagi 😂🤭
mood aku buat nulis lagi naik turun soal nya 🤣
❄❄❄
__ADS_1
minta like nya ya