
Happy Reading
Hari ini Marcello pulang lebih cepat, ia tidak mengambil lembur. Ia pulang bersamaan dengan jadwal pulang karyawan nya. Di sepanjang jalan menuju lobi ia mendengar karyawan wanita nya sedang bergosip ria di depan nya tanpa tahu jika ada bos di belakang mereka.
" Gereget banget deh gue liat tuh mak lampir " Seru wanita berambut pendek
" Iya, sama gue juga. Makin ilfeel aja gue ama tuh orang. Jahat banget gak sih, tega tega nya dia sengaja nyelakain orang lain " Seru wanita berkacamata
" Kasihan banget ama tuh cewek, ampe luka jidat nya kena kaca. Kalau gue jadi tuh cewek udah gue jambak rambut si mak lampir. Peduli amat siapa dia, mau model kek mau artis kek kalau dia salah gue gak bakalan takut " Seru wanita yang sedikit tomboy, tangan nya naik ke udara seakan-akan hendak menarik sesuatu
" Makin jahat aja mak lampir, dulu waktu jadi pacar nya bos. Sombong nya minta ampun, tukang perintah, arogan suka ngancem lagi " Wanita berambut pendek bergedik ngeri
" Eh gue dengar dengar si mak lampir mau deketin pak bos lagi " Seru wanita berkacamata
" Semoga aja pak bos gak mau " Seru wanita berambut pendek dengan cepat
Ketiga karyawan wanita itu terus bergosip, mereka pun berbelok ke lain arah entah mau kemana hanya mereka bertiga lah yang tahu.
Marcello adalah orang sibuk, ia tidak tahu tentang gosip yang beredar atau yang sedang viral saat ini. Ia tidak punya waktu untuk membaca gosip. Waktu nya hanya di gunakan untuk bekerja dan bekerja.
Dan Marcello tidak marah dengan karyawan nya yang bergosip walaupun tadi ia mendengar sendiri nama nya ikut di sebut sebut. Ia sudah terbiasa mendengar karyawan nya bergosip. Apa lagi perusahaan nya bernaung di dunia hiburan jadi sudah pasti banyak gosip yang berkumpulan di sana.
__ADS_1
Dari arah lain kembali Marcello mendengar karyawan nya bergosip mengenai gosip yang sama seperti yang tadi ia dengar. Gosip mengenai Ivanka, bagaimana Marcello tahu jika mereka membicarakan Ivanka? Ya, karena Marcello tahu mak lampir yang mereka sebut tadi adalah Ivanka. Hampir semua karyawan nya membuat gelar mak lampir pada Ivanka. Itu juga Marcello tahu ketika ia sudah putus dengan Ivanka. Dan ia baru tahu kelakuan buruk Ivanka saat mereka putus.
" Eh ini kan Lona, ih jahat banget sih mak lampir. Ada masalah apa mereka? " Seru seorang wanita yang sedang melihat berita gosip yang sedang viral di ponsel nya
" Lo kenal? " Tanya teman sebelah nya
" Gak kenal kenal banget sih. Tapi gue pernah ketemu ama dia di sini beberapa kali " Seru wanita itu yang dulu pernah bertemu saat Illona datang
" Dia pernah ke sini, ngapain? " Tanya temannya
" Mana gue tahu. Gue gak pernah nanya, tapi keliatan ramah orang nya. Gue lihat dia sering tersenyum kalo lagi berpapasan sama yang lain " Jawab wanita itu
" Apa kau tahu dengan gosip yang sedang mereka bicarakan? " Tanya Marcello pada Tara dan Tara menggeleng
" Tidak "
Tara juga sama dengan Marcello, ia tidak suka mengikuti gosip terkini. Pekerjaan nya sangat banyak jadi ia tidak sempat untuk mengurusi gosip. Apa lagi gosip tidak penting, seperti selama ini banyak gosip tidak bermutu yang beredar di perusahaan. Lain hal nya jika ia di suruh mencari informasi.
Karena penasaran Marcello mengambil ponsel dari dalam saku jas nya. Dengan lincah jari nya bermain di layar ponsel. Karena tidak tahu tema gosip itu, Marcello mengetik dengan kata kunci 'berita yang sedang viral saat ini'. Dan di kolam pencarian nya langsung bermunculan beberapa berita mengenai artis, pejabat dan lain-lain. Tapi berita tentang Ivanka berada di urutan teratas. Jadi tidak menyulitkan Marcello untuk mencari lagi.
Marcello mengklik sebuh video yang berdurasi kurang lebih empat puluh detik itu. Mata nya membola sempurna melihat tayangan di ponsel nya. Sangat jelas terlihat di sana bagaimana Ivanka dengan sengaja nya menyenggol Illona, dan sang peng upload video meng zoom Illona saat kepala nya membentur pinggiran kaca rak sepatu yang ada di butik itu. Video itu sangat jelas karena di ambil dari posisi mereka yang berada tepat di depan kamera CCTV.
__ADS_1
Marcello mengepalkan tangan nya. Ia sangat marah melihat itu. Walaupun saat ini ia sedang marah pada Illona gara-gara foto Illona dengan seorang pria, tapi tidak membuat nya membenci Illona. Ia hanya sedikit kecewa dan akan meminta penjelasan dari Illona nanti nya.
" Kurang ajar " Geram Marcello
Melihat wajah bos nya yang sudah berubah mengerikan, buru buru Tara melihat berita yang sedang ramai di perbincangan kan itu. Setelah melihat nya Tara pun bisa mengerti mengapa bos nya sampai semarah itu. Tara sendiri sudah mengetahui jika Marcello sedang dekat dengan Illona.
" Apa kerja sama kita dengan mak lampir itu masih berjalan? " Tanya Marcello, ia pun ikut ikutan memanggil Ivanka mak lampir sangking geram nya dengan Ivanka
" Sudah berakhir beberapa hari yang lalu " Jawab Tara
" Bagus, jangan ada lagi kerja sama dengan wanita itu " Titah Marcello dengan dingin
" Baik " Jawab Tara singkat
Setelah mengatakan itu, Marcello memasukkan kembali ponsel nya ke dalam saku jas nya. Kemudian ia kembali melakukan langkah kaki nya yang terhenti. Ia berjalan menuju mobil nya yang berada di parkiran khusus, di ikuti oleh Tara di belakang nya karena mobil Tara juga berada di sana.
bersambung...
❄❄❄
minta like nya ya
__ADS_1