
Part~11
"Motornya bagus. Ini mahal kan?"
"Tidak terlalu."
"Loe kaya?"
"Kenapa?"
"Ya nggak papa. Cuman gue penasaran aja
sih seberapa kaya orang yang bilang motor
sebagus ini tidak terlalu mahal?"
"Apa status sosial harus terus diperikutkan
disini? Dunia kini sudah berubah, jadi buang
pikiran buruk tentang status sosial"
Bella mendorong tubuh lqbal menjauh dari
motornya, kemudian ia pun bersiap untuk
pergi, tapi tiba-tiba lqbal menghentikannya.
"Tunggu!"
"Ada apa?"
"Gue lqbal. Loe?"
"Gue nggak punya nama. Bye!" Dengan
kecepatan tinggi Bella pun pergi bersama
motornya.
"Wow." Iqbal hanya bisa tersenyum kecil
melihat kepergian gadis yang masuk tipe
gadis yang ia suka.
Matahari kini telah hilang, dan kini berganti
bulan untuk menyinari malam gelap.
Tepat pada pukul 20.00 Bella pun kerumah
dengan diam\-diam, ia takut akan
membangunkan lbunya yang mungkin saat
ini sudah tidur, tetapi sayangnya Bu Rani
sampai sekarang masih juga terjaga karena
menunggu Bella dengan gelisah.
__ADS_1
"Bella!"
Bella yang mendengar itu sontak saja kaget
hingga menjatuhkan helm yang ada di
tangannya.
"bu? lbu belum tidur?"
"Bagaimana lbu bisa tidur sedangkan kamu
tidak ada memberikan lbu kabar apa pun.
Tadi kamu sebelum pergi janjinya apa?
Kamu bilang akan terus memberikan kabar,
tapi ini apa? Kamu tidak ada memberikan
kabar apa\-apa. Tau\-tau kamu pulang dengan
membawa helm. Helm? Itu helm siapa?"
tanya Bu Rani curiga pada tingkah Bella.
"Itu? Emmm ... itu ... ebenarnya, helm itu ..
mengantarkan aku pulang, tapi hlemnya
ketinggalan," jawab Bella.
"Apa itu benar? Kamu tidak berbohong 'kan?"
Dengan cepat Bella menjawab, "Tidak! Aku
tidak berbohong! Lagipula mana mungkin
aku berbohong kepada lbu, kecuali
berbohong demi kebaikan."
"Berbohong tetap saja berbohong! lbu tidak
suka jika kamu berbohong kepada lbu. Kamu
paham?"
Bella hanya bisa menggangguk kecil.
"Kalau begitu Bella istirahat dulu ya? Bella
__ADS_1
hari ini sangat lelah, selamat malam Bu."
Tanpa mengatakan apa\-apa lagi Bella
langsung masuk ke dalam kamar dan
langsung menguncinya.
Membaringkan tubuhnya di kasur sambil
menatap langit\-langit kamarnya tiba\-tiba
Bella teringat akan Iqbal, yang bersikap baik
dan manis padanya, ya walaupun kadang\-
kadang dia juga bersikap jahat, tapi entah
kenapa hati Bella terus mengatakan jika
lqbal itu berbeda dari yang lain.
"Dia baik, tapi juga jahat" ucap Bella sambil
sesekali tersenyum.
Tiba\-tiba Bella tersadar dari lamunannya
memikirkan tentang lqbal, lalu Bella
melanjutkan menyusun rencana untuk
membuat semua pelaku bully di sekolah
mengakui kesalahan mereka dengan
sendirinya.
"Sampai tunjuan aku terwujud, tidak akan
aku biarkan siapa pun merusaknya. Baik orang itu ibu,atau pun bahkan iqbal!tujuan aku adalah menghukum mereka semua atas tindakan tak pantas yang Mereka lakukan!"
pagi berikutnya matahari bersinar terang menyinari bumi.senyuman terukir dari wajah bella ketika sedang berjalan jalan keliling sekolah
sebelum iqbal datang dan membuat hidup nya susah bella menggunakan kesempatan itu untuk pergi ke kantin untuk makan.jika ia tidak makan sekarang mungkin lain waktu tak akan ada lagi baginya.
"sebelum iqbal datang lebih baik aku segera makan, jika tidak dia akan terus saja menyuruh aku mengambil itu mengambil ini,membelikan itu dan ini,argghh...aku tak bisa menjalankan penderitaan ini tanpa makanan.Lebih baik aju segera ke kantin."dengan cepat bella berlari menuju kantin,tapi tiba tiba mata bella kembali menangkap sesuatu yang mencurigakan.
bersambung
Pasti gak sabar yah nunggu kelanjutan ceritanya😂🤣sabar ya author nya lagu dongkol jadi setiap hari 1 atau 2 cerita aja yang bsa aku buat..
semangatin aku 😭😭denga Vote like anda coment jika ada kesalahan dalam penulisan.
semangat pembaca adalah semangat author jg❤😍😢☺
__ADS_1
salam @chcaamngga