Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
kekacauan yang di buat Ivanka


__ADS_3

Happy Reading


Di ruang yang tidak terlalu luas itu, kini sudah di penuhi oleh beberapa orang. Mereka di sana untuk melihat tayangnya yang ada di layar monitor. Di mana di layar monitor itu menangkap sebuah kejadian yang sudah terjadi beberapa menit yang lalu.


Mereka menyaksikan dengan serius apa yang ada di depan mata mereka saat ini. Dan terlihat lah Illona yang sedang melayani seorang pelanggan dengan sangat profesional. Tak lama terlihat Ivanka berjalan mendekat.


Dari tangkapan layar itu sangat terlihat sekali jika Ivanka sengaja menyenggol Illona yang sedang membungkuk untuk mengambil sepatu yang berada di posisi bagian bawah. Di sana juga terlihat jelas masih tersedia bagian kosong yang cukup luas untuk orang lain berlalu lalang.


Jika Ivanka ingin beralibi bawah Illona mengganggu jalan maka itu tidak masuk akal. Dengan bukti yang ada Ivanka tidak bisa lagi mengelak. Dalam hati nya mengutuk diri nya sendiri, kenapa ia bisa sampai lupa jika butik sebesar ini pasti memiliki CCTV.


" Sial, bodoh. Kenapa aku mengabaikan ini " Gerutu Ivanka memaki diri sendiri


" Jadi, bagaimana nona? " Ana melihat Ivanka yang masih terdiam


" Tolong kerja sama nya, sekarang anda harus meminta maaf atas kesalahan yang sengaja anda lakukan ini " Ana sengaja menekankan kata 'sengaja' pada Ivanka yang memang benar jika ia sengaja ingin membuat masalah pada Illona


" Ya benar. Dia harus meminta maaf dan menganti rugi. Dia sudah membuat onar dan membuat butik rugi " Celetuk seorang pelanggan yang sedari tadi ikut membatu membela Illona. Ia juga ikut melihat rekaman CCTV, ia ingin menyaksikan secara langsung bagaimana Ivanka malu akan perbuatan nya. Ia sangat yakin jika Ivanka bersalah dan sengaja membuat masalah.


Ivanka sangat geram melihat pelanggan itu yang merupakan seorang ibu ibu. Ingin sekali rasa nya Ivanka menyumpal mulut ibu ibu itu dengan sepatu nya.


" Dasar emak emak gak ada akhlak " Pekik Ivanka dalam hati, ia menatap ibu itu dengan tatapan sinis seolah akan memakan ibu ibu itu hidup hidup


" Aku tidak ada waktu, cepat katakan apa yang harus kamu katakan " Illona melihat jam di pergelangan tangan nya


Dengan engan Ivanka berucap " Maaf " Ucapan maaf yang tidak tulus ke luar dari mulut nya

__ADS_1


" Katakan dengan benar " Perintah pak Damar kepala keamanan butik Illona, ia sangat geram melihat Ivanka memperlakukan bos nya seperti itu


Melihat wajah sangar pak Damar membuat nyali Ivanka menciut. Dengan terpaksa dan takut ia pun kembali meminta maaf walaupun masih dengan ke tidak enganan nya.


" Maafkan saya " Ucap nya cepat


Dengan terburu-buru Ivanka membalikkan tubuh nya ingin segera ke luar dari ruangan itu, namun langkah kaki nya di tahan oleh Ana.


" Jangan buru buru pergi sebelum anda membayar ganti rugi " Seru Ana " Saya akan memberikan nota kerugian butik pada anda, ayo ikuti saya " Ana berjalan terlebih dahulu melewati Ivanka dan meminta Ivanka untuk mengikuti nya


Mau tak mau akhirnya Ivanka mengikuti Ana, ia harus membayar sejumlah uang yang cukup banyak untuk menganti rugi.


Setelah berterima kasih pada ibu pelanggan yang membela nya, Illona pun segera naik ke lantai atas di mana ruangan nya berada. Ibu ibu itu pun kembali dengan kegiatan nya shoping di bantu oleh karyawan Illona yang lain nya. Ibu pelanggan itu sangat senang, ia mendapatkan diskon belanja lima puluh persen karena sudah membantu Illona. Walaupun sebenarnya ia ikhlas membatu Illona, karena ia sendiri tidak suka dengan orang yang memiliki sipat seperti Ivanka.


Usai membereskan urusan nya dengan Ana, Ivanka ke luar dari butik. Ia masuk ke dalam mobil dengan wajah memerah karena marah. Ia semakin membenci Illona, dengan tekat yang kuat ia harus menyingkirkan Illona bagi mana pun cara nya.


" Sial, seharusnya aku mendapatkan uang yang banyak dari menjual gadis cupu itu. Tapi ini malah aku yang kehilangan uang gara gara dia " Umpat Ivanka memukul setir mobil nya


Ivanka mengetuk ketukan jari lentiknya pada setir mobil, ia berpikir bagaimana cara membalas Illona.


Di ruangan nya nampak Illona sedang berbicara dengan seseorang melalui ponsel nya.


" Bagaimana, apa sudah naik berita nya? " Tanya Illona pada seseorang


" Sudah, silahkan ibu cek " Jawab dari seberang sana

__ADS_1


" Baik lah, terima kasih. Kerja bagus " Ucap Illona kemudian ia mematikan sambungan telepon nya


Setelah mematikan sambungan telepon, jari lentik Illona berselancar di kolom pencarian. Dengan mengetik satu kata saja dengan kata kunci ' Ivanka ' berita terbaru pun langsung bermunculan. Berita tentang Ivanka yang berbuat onar di butik ILO'S sedang hangat hangat nya di bicarakan orang banyak.


Illona tersenyum puas melihat berita itu. Berita yang akan menjatuhkan nama Ivanka. Berita itu sengaja Illona yang menyuruh anak buah nya untuk menaikkan di media sosial. Ia sangat geram dengan kelakuan Ivanka pada nya hari ini.


Dalam sekejap nama Ivanka menjadi ramai di perbincangan kan di dunia maya. Berita buruk mengenai diri nya beberapa tahun silam pun kembali di ungkit dan di bincang kan orang orang. Orang yang penasaran dengan Ivanka pun mencari gambar atau foto Ivanka.


Dengan kata kunci 'Ivanka' di kolom pencarian maka berita dan foto Ivanka langsung muncul di kolom itu.


Ivanka yang baru selesai di hubungi oleh manajer nya langsung membuka kolom pencarian di ponsel nya. Betapa terkejut nya ia melihat berita buruk mengenai diri nya bermunculan di sana.


Dengan emosi Ivanka membanting ponsel nya di atas kasur. Saat ini Ivanka sudah berada di rumah nya dan ia sekarang sedang berada di dalam kamar.


" Sial, siapa yang berani membuat berita sampah seperti ini? " Raung nya membanting ponsel di atas kasur


Ponsel nya berbunyi tanda ada panggilan yang masuk. Ivanka dengan malas kembali mengambil ponsel nya yang ada di atas kasur. Ia melihat nama sang manajer tertera di layar. Dengan malas ia pun menerima panggilan itu.


Baru saja menggeser icon hijau namun suara dari balik telpon sudah menggelegar membuat Ivanka urung menempelkan ponsel nya di telinga.


" Ivanka, apa yang sudah kau lakukan. Hah? " Terdengar suara seseorang yang sangat marah dari seberang sana


" Apa kau sudah gila? Di mana kewarasan mu, hah? " Ivanka masih menjauhkan ponsel nya dari telinga


bersambung....

__ADS_1


❄❄❄


minta like nya ya


__ADS_2