Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
pernyataan Lucas


__ADS_3

Happy Reading


Hari ini Sarah memiliki agenda bakti sosial di salah satu panti jompo. Illona yang tidak memiliki kegiatan memilih mengikuti ibu nya. Di sana Illona ikut menjadi relawan, ia membantu yang lain nya. Banyak kegiatan positif yang di lakukan di sana.


Tak ada satu pun kamera yang menyoroti kegiatan mereka. Menandakan jika kegiatan ini benar-benar tulus tanpa ada pamrih di dalam nya atau pencitraan. Kegiatan amal ini adalah kegiatan rutin yang selalu di adakan setiap dua kali dalam satu bulan. Kenapa hanya dua kali salam satu bulan? Ya, itu karena Sarah juga memiliki kegiatan penting yang lain nya.


Ini bukan kali pertama Illona ikut bersama ibu nya dalam kegiatan amal. Sedari ia kecil ia sudah sering mengikuti Sarah. Jadi ia sudah sangat familiar dengan kegiatan seperti ini. Tanpa canggung ia melakukan semua kegiatan, mulai dari kegiatan bersih-bersih, memasak dan menghibur para penghuni panti jompo itu.


Saat Illona akan memindahkan tong sampah berukuran besar yang sudah di penuhi oleh sampah ke tempat sampah, tiba-tiba ada sepasang tangan kokoh yang mengambil alih tong besar itu. Pandangan Illona beralih ke sosok yang ada di samping nya.


" Lucas " Gumam Illona menatap pemilik tangan kokoh itu


" Biar aku saja. Ini terlalu berat untuk di lakukan oleh seorang gadis " Seru Lucas tersenyum manis


Illona membiarkan saja tong besar itu di bawa oleh Lucas dengan cara menarik nya. Illona mengikuti Lucas dari belakang dan membantu mendorong tong itu hingga sampai di tempat pembuangan sampah.


Illona dan Lucas duduk di bawah pohon yang rindang. Mereka duduk sambil menikmati minuman dingin yang ada di tangan masing-masing. Meski cuaca sedikit panas namun tidak membuat mereka merasa panas karena ada angin yang selalu bertiup ke arah mereka. Seolah sedang memanjakan mereka.


" Aku tak menyangka gadis cantik seperti mu mau melakukan semua ini. Aku kira kau tidak akan mau kotor kotor seperti ini dan tanpa jijik ikut mengurus salah satu nenek yang sedang sakit " Puji Lucas


" Bukankah kita sesama makhluk hidup harus saling membatu. Jadi aku rasa ini hal biasa " Timpal Illona

__ADS_1


" Ya kau benar. Tapi aku benar-benar salut pada mu. Di saat semua orang sibuk memikirkan diri mereka sendiri tapi kamu perduli dengan sekitar mu. Di saat orang orang memamerkan kebaikan di hadapan publik tapi kamu malah menutupi nya " Lucas benar-benar salut dengan Illona, ia tidak melihat keburukan dari Illona seperti yang ia dengar dari orang-orang. Yang mengatakan Illona itu sombong, angkuh, arogan, egois dan sebagai nya. Yang ia lihat sesosok bidadari di hadapan nya. Ia benar-benar menyukai Illona dan hal ini membuat ia semakin menyukai Illona.


" Jangan terlalu memuji ku seperti itu, karena aku tidak lah sebaik itu " Illona tertawa renyah menanggapi pujian Lucas


" Aku tidak berlebihan " Lucas menatap lekat wajah Illona yang cantik, hidung mancung mata abu abu yang jernih, kulit wajah mulus tanpa ada noda sedikit pun. Bibir merah alami.


" Aku tidak salah menyukai seorang gadis. Aku benar-benar menyukai mu dan semakin menyukai semua yang ada pada mu " Jujur Lucas menatap Illona tanpa berkedip sedikit pun. Seperti tersihir Lucas secara spontan mengutarakan perasaan nya pada Illona.


Illona bukan gadis polos yang tidak tahu seorang pria menyukai nya. Dari pertama mereka bertemu di makan malam saat itu, Illona sudah menyadari gerak gerik Lucas yang nampak menyukai nya.


Bukan nya senang bisa mendapatkan hati seorang Lucas, pria tampan yang di gila-i banyak wanita itu. Illona hanya merespon dengan biasa saja malah dengan terang terangan menolak pria tampan itu.


Illona mengakui jika Lucas adalah pria yang sangat tampan, mapan dan pintar. Tidak ada kekurangan pada pria itu. Namun sayang tidak ada getaran di hati nya saat bersama pria tampan itu yang mampu membuat ia berdebar grogi seperti saat ia bersama Marcello, pria yang dulu sering menghina nya.


" Kenapa? " Tanya Lucas menaikan sebelah alis nya


Illona menghela napas " Karena aku tidak bisa membalas perasaan mu " Jujur Illona, ia tidak mau memberi harapan pada Lucas. Lebih baik ia berkata jujur menyakiti sedikit perasaan Lucas sekarang dari pada ia membiarkan Lucas semakin mengharapkan nya yang tidak memiliki rasa untuk Lucas dan nanti akan membuat Lucas kecewa yang teramat besar dari saat ini.


" Maaf " Seru Illona menatap wajah sedih Lucas


" Apa tidak ada sedikit pun rasa untuk ku? Apa aku tidak pantas untuk mu? Apa tidak ada kesempatan untuk ku menunjukkan keseriusan ku pada mu, bawah aku benar-benar mencintaimu? " Tanya Lucas dalam hati nya, menatap Illona dengan nanar

__ADS_1


" Tidak apa apa. Aku tidak bisa memaksa perasaan mu untuk menyukai ku bukan? " Perkataan lirih Lucas sedikit membuat Illona merasa bersalah


" Tapi kita masih bisa berteman kan? " Tanya Lucas lagi


" Tentu " Jawab Illona cepat


" Setidaknya bisa berteman dengan mu saja sudah membuat ku senang " Lucas menampilkan senyum terbaik nya walaupun hati nya sedih


Lucas sudah sangat lama menyukai Illona, sejak mereka masih kecil. Kakek nya dengan kakek Gustav adalah sahabat, dulu ketika kakek mereka sering bertemu mereka sering di ajak ikut dalam pertemuan itu. Dari sana lah Lucas bertemu dengan Illona dan mulai menyukai gadis itu.


Namun Illona sama sekali tidak ingat jika mereka pernah bertemu di waktu kecil. Karena memang bukan hanya Lucas saja yang ada di sana waktu itu, masih ada beberapa teman yang lain juga. Dan Illona dan Lucas tidak pernah terlibat pembicaraan saat itu. Lucas kecil sangat pendiam dan pemalu.


Sekarang saat ia sudah memiliki kepercayaan diri ia meminta kakek nya untuk menjodohkan nya pada Illona, gadis yang ia cintai sedari dulu. Tapi sayang gadis itu malah menolak nya. Sudah beberapa kali Lucas meminta kakek nya untuk membuat ia dan Illona bertemu, namun selalu saja Illona menolak.


Lucas tidak bisa memaksa, ia sadar ini juga salah nya kenapa ia baru berani mendekati Illona sekarang. Coba saja dari dulu ia lakukan mungkin ia memiliki kesempatan.


Setelah mengungkapkan isi hati nya, Lucas hanya diam saja. Ia merasa sedikit malu dan canggung. Illona mengajak Lucas mengobrol banyak hal untuk menghilangkan kecanggungan yang terjadi.


bersambung....


❄❄❄

__ADS_1


minta like nya ya


maaf ya guys baru bisa up sekarang, beberapa hari ini kesehatan sya lagi kurang baik


__ADS_2