Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
Part~5


__ADS_3

Emmm.. untuk kali ini gue bakal maafin loe.


Tapi, kalau lain kali loe berbuat hal sama;


jangan harap loe dapat ampun lagi dari gue.


Paham?


Bella menggangguk kecil.


"Stela, lepasin aja dia!" titah Kathryn.


Yakin? Tapi gue masih mau ngerjain dia, gue


belum puas Kat," ucap Stela.


Mendengar jawaban Stela, Kathryn


melayangkan satu tamparan keras ke wajah


Stela. "Eh, loe jangan pernah ngebantah apa


yang gue perintahin. Atau loe mau nasib loe


sama kayak si cupu ini?"


Dengan cepat Stela langsung melepaskan


rambut Bella. "Maafin gue Kat," sahut Stela.


"Dan buat kalian semua yang udah nurut


sama gue buat kasih kejutan penyambutan


buat babu bari kita ini, kalian boleh makan


sepuasnya. Gue yang bayar!" seru Kathryn.


Murid-murid bersorak-sorak gembira


mendengar perkataan Kathryn.


"Dan loe cupu, tugas pertama loe hari ini


kerjain tugas gue!" titah Kathryn.


Baiklah. Tapi sebelum itu boleh aku


membersihkan diri dulu?" tanya Bella.


"Bersihin aja, tapi jangan lama! Lagipula


nggak ada guna loe lama-lama bersih


bersihnya, nggak akan ngaruh juga tu muka


loe. Tetap aja jelek," ejek Kathryn.


"Oke"


Bella pun berjalan meninggalkan kantin


sambil sesekali melihat kearah belakang


menunggu saat-saat Kathryn terjatuh.


Akhirnya saat yang di tunggu-tunggu oleh


Bella datang juga, ítulah saat dimana Kathryn


terjatuh karena tersandung tali sepatunya


sendiri.


Setelah Kathryn yang kini sudah terjatuh,


Bella pun langsung meninggalkan kantin.


"Arghh?...sialan!" teriak Kathryn.


"Kathryn, tenang." Stela berusaha


menenangkan Kathryn.


Diam loe!"

__ADS_1



Bella masuk ke kamar mandi dan Iangsung


membersihkan tubuh serta wajahnya, dan


kemudian mengganti pakaiannya karena


saat itu pakaian Bella benar\-benar kotor.



Bella mengurai rambut panjangnya dan


membuka kaca matanya, lalu memandang


tajam wajahnya di cermin.



"Jadi ini yang selalu kamu alami Blla?


Betapa bodohnya kamu sampai tidak berani


melawan gadis\-gadis bodoh itu." Air mata


Bella kembali jatuh membahasi wajahnya tak


kala ia teringat akan Billa.



Di sela\-sela kesedihan itu Bella pun kembali


tersadar akan tujuan awalnya. Lalu Bella


menghapus air matanya dan kembali


berdandan layaknya murid yang cupu.



"Ini bukan saatnya bersedih! Aku tidak punya


waktu untuk itu! Saat ini aku hanya harus


adalah langkah awalku. Kalian bersiap\-siap


saja, satu persatu dari kalian akan


merasakan api balas dendam ku. Bella


mengepalkan kedua tangannya, kemudian


mengeluarkan sesuatu dari tasnya.



Setelah selesai membersihkan semua


kotoran di tubuhnya Bella pun pergi ke kelas


Kathryn untuk mengerjakan tugas yang


diberikan Kathryn.


Tetapi bukannya mengerjakan tugas Bella


malah meletakkan sebuah kotak berwarna


merah dan sebuah surat diatasnya, lalu Bella


mengerjakan tugas Kathryn dan segaja


menuliskan jawaban yang salah.


"Jika aku tidak membuatmu merasakan


penderitaan yang saudaraku rasakan, maka


namaku bukan Bella! Ini adalah langkah


pertamaku membalaskan dendam," ungkap


Bella sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


Tak lama kemudian Kathryn datang kepada


Bella dan menanyakan tentang bagaimana


tugas yang tadi ia berikan kepada Bella.


"Bagaimana? Sudah kau kerjakan?" tanya


Kathryn.


Ya. Sudah aku kerjakan," jawab Bella.


"Bagus. Lalu apa ini?


'Aku tidak tahu. Tadi saat aku sampai disini


kotak itu sudah ada, mungkin ada seseorang


yang memberikan untukmu," jawab Bella.


"Benarkah? Ya, mungkin yang kau katakan


memang enar. Ini mungkin dari salah satu


fansku. Lalu, apa lagi yang kau tunggu? Pergi


sana!" titah Kathryn.


"Baiklah." Bella pun pergi meninggalkan


Kathryn, tapi ia tak benar-benar pergi.


Bella berdiri di dekat jendela sambil


mengintip apa yang akan terjadi pada


Kathryn nanti.


"Lihatlah hadiah apa yang aku berikan


untukmu."


Kathryn yang mengira jika itu adalah kado


dari salah satu fansnya pun tak curiga


membuka kado itu, tapi betapa terkejutnya


Kathryn melihat isi dari kado itu.


Kado itu ternyata berisikan tentang foto


dirinya yang berlumuran darah dengan


bertuliskan, "Kau pembunuh! Aku akan


membalasmu!


Kathryn seketika langsung membuang kado


itu. Kathryn ketakutan bukan main menerima


kado tersebut. "Apa-apaan ini? Siapa yang


mengirim itu? Kenapa dia melakukan itu?


Aku bukan pembunuh!" teriak Kathryn.


Melihat semua itu dari jendela Bella tampak


sangat senang, tapi tiba-tiba seseorang dari


belakangnya berkata.


"Kamu yang melakukan itu? Bukankah kamu


yang meneror Kathryn? Kenapa kamu


melakukan hal itu?" tanya seorang siswa.


Mendengar suara itu Bella berbalik dan


melihat siapa wajah dari suara itu dengan


takut.

__ADS_1


bersambung.


#####jangan lupa like and coment nya.support aku agar dapat lebih berfikir jernih lgy yah😢tanpa kalian aku gak bsa apa²,,next tunggu crita selanjutx ok😍😘


__ADS_2