Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
Part~7


__ADS_3

Part~7


Kalau begitu masuklah," ajak lqbal berjalan


duluan di depan Bella.


Bella tersenyum kecil mengetahui jika


sesuatu yang selama ini ia cari-cari akhirnya


ia dapatkan. "Ada untungnya aku menjadi


babu lqbal. Dengan begini aku bisa tahu


siapa saja yang bertanggung jawab atas


kematian Billa."




Saat melangkahkan kakinya masuk ke dalam


Bella tampak terkejut melihat bagaimana


mewahnya ruangan itu.



Di dalam ruangan itu terdapat banyak buku


buku yang tersusun rapi, ada kasur, sofa,


alat musik, televisi, dan banyak hal\-hal hebat


lainnya.



"Wah.." Bella kaget dengan semua


kemewahan itu.



"Kenapa? Kamu kaget?



"Tentu saja "



Oke, sekarang aku ceritakan semua tentang


sekolah ini padamu."



Bella bersiap mendengarkan penjelasan dari


lqbal.



"Sekolah ini adalah salah satu sekolah


terbaik. Gelar sekolah terbaik tidak di


dapatkan dengan mudah, itu semua butuh


proses. Disekolah ini barang siapa yang


berhasil bertahan dia akan sukses, dan


barang siapa yang tidak tahan dia akan out!"



"Keluar?"



"Ya. Keluar. Dalam satu bulan biasa banyak


murid yang keluar dari sini."



"Kenapa mereka keluar?" tanya Bella pura


pura tidak tahu.



"Kebanyakan dari mereka tidak tahan karena


perlakuan buruk dari murid\-murid yang


berkuasa."



"Apa mereka menjadi korban bully?"



Bully? Emm .. sebenarnya itu kata yang


tepat, tapi terlalu kasar. Disekolah ini siapa

__ADS_1


saja yang kutu buku, cupu, culun, lemah, dan


penakut akan menjadi target bully. Ada pula


pelaku bully itu bisa siapa saja, dan jarang


kami yang di atas ikut campur dalam hal


seperti itu."



"Yang di atas? Siapa mereka?"



"Para bos di sekolah. Salah satunya, aku."



"lqbal? Kamu juga?"



"Tentu saja. Sekolah ini punya enam bos, tiga


cowok, dan tiga cewek. Salah satu bos


cewek adalah Kathryn, kemudian Stela, dan


yang terakhir Lisa. Sedangkan cowok, ada


Nathan, David, dan aku. Tapi di antara kami


berenam ada bos lain yang mengendalikan


kami semua," ungkap lqbal.



"Bos lain? Siapa?"



"Itu, aku..



"Kamu?"


"Ya. Mereka berlima bawahan aku, sahut


lqbal



Jadi, Iqbal adalah bos dari semua para


pembully itu? Jadu dia juga yang


Igbal juga terlibat? tanya batin Bella.


"Kenapa kamu diam? Terlalu terkejut?" tanya


iqbal.



"Ya."


Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika menjadi


babu aku. Jika kamu setia padaku, hidupmuu


akan enak disini; dan kamu juga akan bisa


Tulus dengan tenang tanpa di ganggu oleh


siapa pun.



"Oya, boleh aku bertanya sesuatu?



"Bertanya apa?"



"Apa benar murid bernama Billa itu


meninggal karna David?"



Mendengar pertanyaan Bella tiba\-tiba wajah


lqbal tampak tak senang. "Babu, dengarkan


baik\-baik. Kamu lakulan saja apa yang aku


perintahkan, jangan lakukan apa pun, atau


jangan bertanya apa pun! Jika tidak nasibmu


akan sama seperti murid bernama Billa itu!"


seru lqbal.


__ADS_1


"Ini ancaman?"



Terserah kamu mau menyebutnya apa. Tapi


ingat baik\-baik jika sampai ada kebocoran


informasi di luar sana, aku pastikan dimana


pun kamu berada kamu tidak akan hidup


dengan tenang.



"Baik."



"Gadis baik. Sekarang pergilah dan belikan


aku jus jeruk, aku sangat haus!" titah lqbal.



"Ya." Bella pun meninggalkan tempat itu


menuju kantin.



Diperjalanan menuju kantin Bella memikirkan


tentang semua yang dikatakan lqbal.



"Jadi disini ada enam bos, tapi ada satu bos


yang paling berkuasa yaitu lqbal? Wah... ini


benar\-benar seperti drama! Bagaimana bisa


di sekolah ada yang seperti itu? Mereka


semua benar\-benar jahat!"



Sambil terus berjalan Bella terus saja


mengoceh tak jelas hingga tiba\-tiba ia


melihat beberapa siswa menganggu siswa


lain yang tampak culun.



"Apa yang mereka lakukan? Hey, hentikan!"


teriak Bella.



Seketika para siswa itu menghentikan


tindakan tidak baiknya kepada siswa culun


bernama Gino itu.



"Kenapa loe?"



"Apa yang sedang kalian lakukan? Kenapa


memukulnya? Dia kesakitan," ucap Bella.



"Lalu apa urusannya denganmu? Dasar


gadis menjengkelkan," ketus siswa itu


sambil mendorong Bella sampai Bella jatuh


tersungkur ke lantai.



"Awww..," lirih Bella kesakitan.



Tak puas melihat Bella hanya jatuh saja


salah satu siswa itu menjambak rambut


Bella sambil berkata, "Kau akan habis hari


ini! Dasar gadis sialan!" seru siswa itu sambil


bersiap menampar Bella, tapi dengan sigap


seseorang menahan tamparan itu.


__ADS_1


jangan lupa like and coment d bawah.


dan jangan lupa vote aku😣😢😭😭😭😭😭masa gini² gak ada yang vote😭😭😭😭


__ADS_2