Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
Part~9


__ADS_3

Part~9


Mendengar ancaman lqbal, Bella langsung


kembali berlari menuju tempat rahasia lqbal


dan teman-temannya.


"Ini." Bella menyerahkan jus kepada lqbal


dengan napas yang terengah-engah.


Kamu benar-benar berlari?" tanya lqbal.


"Tentu saja. Ini ambilah."


"Terimakasih atas jusnya. Oya, kenapa tadi


kamu terlambat? Andai saja kamu terlambat


satu menit saja aku tadi sudah bersiap


menelpon Kathryn untuk mengatakan apa


yang aku lihat," ungkap lqbal.


"Kumohon jangan lakukan itu. Aku berjanji


aku tidak akan terlambat lagi." pinta Bella.


"Bagus. Tapi, kenapa terlambat? Apa yang


kamu lakukan?"


"Tadi aku melihat salah satu siswa sekolah


ini di ganggu oleh beberapa siswa lainnya.


Aku yang melihat itu langsung berusaha


menghentikan mereka, tapi mereka malah


mendorong aku hingga aku terjatuh, jelas


Bella.


"Apa? Mereka mendorong kamu? Berani


sekali mereka menyentuh babu aku."


Wah dia benar-benar luar biasa! Ku pikir dia


mengkhawatirkan aku, tapi dia hanya


mengkhawatirkan babunya saja. Bella,


sadarlah!' Batin Bella berbicara.


"Tidak papa! Aku baik-baik saja," ucap Bella.


"Kurasa tidak. Duduklah!" titah lqbal.


"Kenapa?


"Duduk saja!" lqbal memaksa Bella untuk


duduk di sofa, sedangkan lqbal pergi


mengambil kotak P3K yang ada di dalam


lemari.


Iqbal datang menghampiri Bella kembali dan


langsung mengobati luka yang ada di lutut


Bella akibat dorongan keras yang ia terima


tadi.


"Hey.. apa yang kamu lakukan?" tanya Bella


merasa tak nyaman dengan tindakan lgbal.


"Kamu tidak bisa melihat apa yang aku


sedang lakukan? Aku sedang mengobati luka


kamu! Kakimu berdarah," ujar lqbal.


"Emm..kamu tidak perlu melakukan itu. Aku


bisa sendiri," sahut Bella berusaha


menghentikan tindakan lqbal.


"Diam"


Bella pun terdiam.


Iqbal mengobati luka yang ada di lutut Bella


dengan hati-hati. Sesekali Bella menatap


lqbal dengan seksama, sambil berpikir


Tentang apakah benar lqbal adalah salah


satu dari pelaku bully di sekolah.


Apa pemuda seperti lqbal ini benar-benar


seorang pelaku bully? Rasanya sangat tidak


mungkin. Tapi, aku tidak boleh terpengaruh


dengan kaadaan. Aku harus bisa mengontrol


semuanya, dan aku juga harus fokus dalam

__ADS_1


memenuhi tujuan aku, ucap batin Bella.


"Selesai. Bagaimana sekarang? Apa kakimu


baik-baik saja?" tanya lqbal.


Bella menggangguk kecil.


"Baguslah." Iqbal merasa puas. "Wah, sudah


jam segini saja? Hey aku harus pergi ke


Suatu tempat dulu, jika kamu ingin pergi ke


kelas kamu pergi saja. Kelasmu akan dimulai


lima menit lagi. Aku pergi." Dengan


terburu buru lqbal meninggalkan tempat itu.


Ketika lqbal tlah pergi Bella mengambil


kesempatan itu untuk mencari segala


informasi tentang geng Kathryn, dan tentu


saja tentang David juga.


Bella mencari kesana kemari hingha


akhirnya ia mendapatkan arsip yang


berisikan semua informasi tentang semua


murid yang ada disekolah.


Dengan cepat-cepat tetapi teliti Bella


mencari informasi tentang Kathryn terlebih


dahulu, kemudian menyatatnya di sebuah


kertas kemudian meletakkan kembali arsip


itu kepada tempatnya.


"Aku segera pergí sekarang, jika tidak bisa-


bisa aku dikeluarkan di hari pertama ini."


Bella berlari meninggalkan tempat itu


menuju kelasnya.




Dengan susah payah akhirnya Bella sampai


dikelasnya dengan tepat waktu, dan ia pun


bisa belajar di hari pertama.



berbunyi dan saat itu juga semua murid


berhamburan keluar sekolah dengan buru\-


buru, dan salah satunya tidak lain adalah


Kathryn dan kedua temannya.



"Cupu! Tunggu!" Kathryn menghentikan Bella


dengan menahan tasnya.



Dengan memasang wajah pura\-pura takut


Bella bertanya. "Ada apa?



"Bagaimana hari pertama loe disini? Bagus?


Tentu saja bagus, di hari pertana loe udah


main\-main sama lqbal. Biar gue tanya


sesuatu, loe apain lqbal sampai\-sampai lqbal


ambil loe buat jadi babu dia?" tanya Kathryn.



"Aku tidak melakukan apa\-apa,"jawab Bella.



Mendengar jawaban Bella tiba\-tiba saja


dengan segaja Kathryn mendorong Bella


hingga ia kembali jatuh tersungkur ke tanah.



"Awww" rintih Bella kesakitan.



"Dengarin ini baik\-baik ya! Dengan loe jadi


babu lqbal bukan berarti loe bisa jadi

__ADS_1


pacarnya dia! Paham loe?" tanya Kathryn


sambil mencengkram keras dagu Bella.



"Kathryn.. aku tidak pernah bisa berpikir


seperti itu," jelas Bella.



"Loe pikir gue nggak tahu apa aja yang


terjadi di ruangan itu, hah? Ini apa? Plaster


ini!" Dengan amarah Kathryn melepaskan


plaster yang tadi di pasangankan oleh lqbal


untuk menutup luka Bella.



"Awwww, sakit ..." rintih Bella kesakitan.



Di tengah keributan itu seorang Guru


berwajah tampan pun datang kepada


mereka dan meminta agar Kathryn


menghentikan tindakan tidak baiknya. Guru


itu bernama Pak Bima. Pak Bima merupakan


Guru paling muda di sekolah itu.



"Hey ... kalian, hentikan!" titahnya.



"Kenapa aku harus hentikan, Pak? Gadis ini


harus di pelajaran," sahut Kathryn.



"Yang bertugas memberikan pelajaran disini


para Guru bukan murid sesama murid!


Kathryn, lepaskan Bella atau kamu akan


Bapak beri surat teguran," ancam Pak Bima.


Dengan cepat Kathryn melepaskan Bella dan


kini beralih kepada Pak Bima.



"Bapak bilang apa? Mau memberikan aku


surat peringatan? Apa Bapak cari mati?


Jangan pikir aku takut dengan hal semacam


itu, aku bisa saja membuat Bapak di tendang


keluar dari sini saat ini juga," ungkap


Kathryn.



"Kalau begitu lakukan saja," sahut Pak Bima.



"Apa?"



"Lakukan! Tendang saja Bapak keluar dari


sini, lalu setelah itu Bapak akan


memberitahu kedua orangtua kamu tentang


tindakan bully yang selalu saja kamu lakukan


disini, dan bagaimana jika sampai hal ini


Bapak bawa ke jalur hukum? Bukankah itu


akan membuatmu di tahan? Kathryn, Bapak


akan berikan kamu kesempatan. Pergilah


sekarang!" titah Pak Bima.



Kathryn terdiam tak bisa berkutik lagi,


kemudian ia pun memilih untuk pergi dikuti


oleh Stela dan Lisa di belakang.



bersambung


__ADS_1


jangn lupa vote x yah😢😭like and coment x juga


.


__ADS_2