Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
Ivanka


__ADS_3

Happy Reading


" Tidak "


Bukan suara Illona, tapi itu suara wanita itu yang tidak terima


" Tidak mungkin. Kamu pasti bercanda kan Cello " Ia tertawa konyol melihat Marcello dan Illona bergantian


" Kamu pasti hanya memanasi ku saja. Kamu sengaja ingin membuat ku cemburu kan? " Tanya nya penuh yakin


" Aku tidak perduli kau mau percaya atau tidak " Jawab Marcello datar, ia mengambil makan nya tanpa perduli dengan wajah tak suka wanita itu.


Marcello mengambil nasi beserta lauk pauk menyatukan dalam satu sendok dan mengarahkan pada Illona untuk menyuapi Illona yang masih diam memperhatikan mereka.


" Aaaa " Marcello memerintah kan Illona untuk membuka mulut nya


Illona melihat sendok yang sudah berisi nasi dan lauk di depan nya, ia melirik wanita di depan nya dan kembali melihat wajah Marcello. Melihat dari sorot mata Marcello, Illona tahu Marcello sangat berharap Illona menerima suapan nya.


Dengan sedikit kaku Illona membuka mulut nya dan menerima suapan dari Marcello. Illona kembali melirik wanita itu yang kini wajah nya sudah berubah gelap. Sedangkan Marcello kembali pada makanan di hadapan nya dan menyuapi nasi beserta lauk nya ke dalam mulut nya dengan menggunakan sendok yang sama yang tadi ia gunakan untuk menyuapi Illona.


Illona memperhatikan wajah wanita di depan nya, ia mengingat ingat. Seperti nya ia pernah bertemu dengan wanita itu, tapi ia lupa di mana dan siapa wanita itu. Ia pun tidak mau ambil pusing dan memilih menikmati makanan nya.


" Aku masih tidak percaya jika kalian memiliki hubungan. Aku tahu kau sangat mencintai ku, jadi tidak mungkin kamu bisa melupakan aku dengan cepat. Apa lagi wanita ini tidak ada apa-apa nya di bandingkan dengan ku " Senyum mengejek pada Illona


Ia masih yakin jika Marcello masih sangat mencintai nya. Dulu saat mereka pacaran Marcello sangat mencintai nya dan memanjakan nya. Marcello rela melakukan apa saja untuk nya. Saat ia memutuskan hubungan mereka, Marcello sempat frustasi.

__ADS_1


" Tapi pada kenyataannya aku lebih memilih dia dari pada kamu " Ucap Marcello tanpa menoleh


" Hahaha, sudah lah Cello kau tak usah berbohong hanya untuk membuat ku cemburu. Aku tahu aku salah, maka dari itu aku datang untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan kita " Wanita itu tertawa


" Ivanka Ivanka ck sungguh kepercayaan diri mu sangat luar biasa " Marcello menggelengkan kepada atas kepercayaan diri Ivanka yang lebih menuju ke arah tidak tahu malu, ya wanita itu adalah Ivanka


" Untuk apa aku bersandiwara hanya untuk membuat mu cemburu. Tidak ada untung nya untuk ku. Bagi ku kau sudah tidak ada apa-apa nya " Marcello meletakkan tisu bekas mengelap mulut nya di atas meja, ia sudah tidak berselera lagi untuk menghabiskan makanan nya karena wanita tidak tahu malu di hadapan nya itu.


Ya, Marcello tidak sepenuhnya bersandiwara. Ia memang menyukai Illona dan sudah jatuh cinta pada gadis cupu itu. Dan ia mengatakan itu semua untuk membuat Ivanka menjauhi nya. Namun ternyata wanita itu sungguh percaya diri dan tidak tahu malu.


" Cello, aku masih mencintai mu dan aku yakin kamu juga sama. Jadi ayo kita mulai lagi dari awal " Ivanka mencoba memegang tangan Marcello yang ada di atas meja namun langsung di tepis oleh Marcello dengan kasar membuat Ivanka tersentak


" Cello " Lirih Ivanka tak percaya " Tega nya kau seperti ini pada ku, padahal aku sudah meminta maaf " Ucap nya dengan wajah sendu " Apa sebegitu frustasi nya kamu sehingga kamu lebih memilih wanita ini dari pada aku yang jauh lebih cantik dan jauh lebih segala nya dari dia? " Tunjuk Ivanka pada Illona yang masih menikmati makanan nya


Namun saat Ivanka menyinggung nya, ia berhenti makan dan menatap Ivanka. Illona tersenyum mengejek melihat Ivanka yang menatap nya angkuh.


" Lihatlah dia. Dia tidak selevel dengan ku " Ivanka menelisik penampilan Illona " Aku rasa kamu sudah di pelet oleh nya " Tambah Ivanka


" Di pelet ? di beri pelet ikan maksud mu? Hahahaha " Marcello tertawa keras sehingga perhatian pengunjung lain beralih pada meja mereka


" Iya " Ivanka mengangguk yakin " Cello sadar lah, aku datang menyelamatkan mu. Secara logika mana mungkin pria tampan seperti mu memiliki selera rendah seperti ini. Apa lagi dulu kau memiliki pacar seorang model yang cantik seperti ku, saat kita putus kau malah beralih ke gadis buruk rupa seperti ini. Jika dia tidak melakukan itu pada mu, lalu apa nama nya ini? " Jelas Ivanka dengan yakin menuduh Illona sudah berbuat jahat


" Hahaha "


Kali ini Illona yang tertawa dengan pemaparan Ivanka.

__ADS_1


" Apa yang kau tertawa kan? " Tanya Ivanka sinis


" Kau lucu " Illona masih tertawa, Marcello diam memperhatikan Illona tadi nya ia akan menjawab perkataan Ivanka


" Tidak ada yang lucu " Ketus Ivanka


" Ya kau sangat lucu nona. Kau bilang kau cantik. Hahaha " Illona kembali tertawa membuat Ivanka mengepalkan tangan nya


" Ya memang aku cantik, dan aku seorang model terkenal " Ketus nya dengan angkuh


" Cantik karena dempulan saja kau bangga. Aku yakin jika kau hapus semua dempulan di wajah mu itu pasti kau juga akan jauh lebih jelek dari aku " Illona mencibir menatap Ivanka dengan remeh


" Dan apa kau bilang kau seorang model terkenal? Se terkenal apa diri mu? Aku tidak pernah melihat mu dan mendengar nama mu sebagai seorang model terkenal " Tambah Illona


Wajah Ivanka memerah karena marah, baru kali ini ada orang yang berani mengatai nya. Ia mengepal kan ke dua tangan nya hingga kuku kuku panjang nya melukai telapak tangan nya. Ia tidak terima, gadis cupu seperti Illona sudah berani menghina nya. Ia akan membalas penghinaan Illona pada nya dengan lebih kejam lagi.


Ivanka meninggalkan meja Marcello dan Illona dengan wajah memerah. Ingin sekali ia mencakar wajah Illona yang masih ada bekas luka itu agar menambah kejelekannya dan menjambak rambut Illona sampai botak. Namun karena banyak yang melihat mereka, ia tidak mau reputasi nya hancur. Ia akan membuat rencana untuk membalas Illona nanti.


Setelah kepergian Ivanka, Marcello meminta maaf pada Illona karena sudah melibatkan nya tanpa izin. Illona memaafkan nya, ia senang jika ia bisa berguna untuk orang lain walaupun ia akan terkena masalah juga seperti ini. Dan mereka pun pergi meninggalkan restoran untuk melanjutkan perjalanan mereka pulang ke Jakarta.


bersambung....


❄❄❄


minta like nya ya

__ADS_1


__ADS_2