Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
penderitaan Ivanka


__ADS_3

Happy Reading


Di lain tempat seorang pria sedang marah. Bagaimana ia tidak marah, melihat berita Ivanka yang selalu membuat masalah. Sudah berulang kali ia mewanti wanti Ivanka agar tidak membuat masalah lagi. Ia sudah lelah memberesi masalah Ivanka yang seperti nya tidak pernah habis nya. Pria ini adalah manajer Ivanka yang selalu ada dan siap membereskan setiap masalah yang di buat oleh Ivanka. Namun kali ini ia benar-benar sudah jengah dengan kelakuan Ivanka yang selalu bertindak sesuka hati.


Begitu banyak kasus Ivanka yang ia tangani dan sudah berapa banyak uang yang ia habiskan untuk menutup mulut para wartawan dan media yang haus akan berita. Jika bukan karena balas budi pada keluarga Ivanka, sudah lama ia meninggalkan Ivanka.


" Sudah lah mas, sebaiknya mas lepaskan saja dia. Masih banyak model berbakat lain nya yang mau mas urus dan tentu nya mereka semua masih fresh " Seru seorang perempuan yang merupakan istri dari manajer Ivanka itu


" Tidak semudah itu sayang. Aku tidak bisa meninggalkan nya begitu saja. Kamu tahu kan, kalau aku sudah berjanji pada ke dua orang tua nya kalau aku akan terus menjaga nya "


" Terserah pada mu, aku sudah mengingat kan mu. Jadi kamu jangan uring-uringan memikirkan wanita itu di depan ku " Ketus wanita itu kesal dengan suami nya, ia pun beranjak dari sofa dan meninggalkan suami nya sendiri di ruang TV.


Melihat istri nya pergi, ia pun segera menyusul nya. Ia tahu istri nya itu sedang marah pada nya.


" Sayang, ayo lah. Kamu jangan seperti ini " Seru nya dari belakang istri nya


" Seperti ini bagaimana mas? " Tanya wanita itu melipat tangan nya di depan dada dan menatap wajah suami nya


" Seharusnya kamu mendukung ku, bukan nya malah marah seperti ini " Seru nya

__ADS_1


" Mas, dukungan seperti apa lagi yang harus aku berikan? Selama ini aku selalu ada di samping mu, aku selalu mendukung dan menghibur mu saat kamu menghadapi banyak masalah yang di sebabkan oleh wanita itu. Dan sekarang saat aku meminta mu untuk melepaskan sumber masalah, kamu malah tidak suka dengan ku " Cerca wanita itu dengan kesal


" Kamu tahu kan aku harus membalas budi ku pada orang tua nya, berkat mereka ibu ku sembuh dari penyakit mematikan itu " Ia mencoba untuk menjelaskan lagi dengan istri nya itu


" Ya aku tahu itu, tapi mas. Ibu juga sudah meninggal dan lagi kamu sudah menjalankan tugas mu. Kamu sudah menjaga dan memperingati wanita itu dengan baik tapi memang dasar wanita itu yang tidak bisa di peringati. Dia sendiri memilih jalan seperti ini. Sudah aku katakan wanita itu hanya akan memberi mu masalah saja. Dari awal kamu bersama nya sampai sekarang, kamu hanya menguras masalah yang ia buat. Jadi menurut ku tidak masalah jika kamu mulai menjauh dari nya karena kamu sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk nya. Tapi jika kamu masih ingin berurusan dengan nya, yakin lah kamu juga akan terseret dalam kasus-kasus nya yang lain" Papar wanita itu panjang kali lebar, ia sangat tahu jika Ivanka memiliki segudang kasus yang di tutupi oleh suami nya itu.


Pria itu merenungkan apa yang di katakan istri nya barusan. Apa yang di katakan istri nya ada benar nya juga. Dan sekarang juga ia sudah terseret dalam kasus Ivanka. Dan gara gara Ivanka ia sampai bertengkar dengan istri nya itu.


" Jadi, bagaimana mas? " Tanya wanita itu


" Baik lah, demi kamu dan calon anak kita aku akan melepaskan dia. Tapi beri aku kesempatan untuk membantu nya untuk yang terakhir kali nya. Aku janji ini yang terakhir " Ia mengangkat dua jari nya membentuk v dan satu tangan nya lagi mengelus perut buncit istri nya


Ia sangat pusing dengan kelakuan Ivanka, gara-gara tindakan Ivanka yang sengaja melukai Illona di butik, banyak kasus Ivanka yang kembali bermunculan. Entah bagaimana orang bisa tahu dengan kasus yang sudah ia redam bahkan kasus itu belum sempat muncul di media. Tapi sekarang kasus itu tiba-tiba naik dan menjadi konsumsi publik.


Di dalam kamar nya Ivanka tidak bisa tidur bahkan hanya untuk memejamkan mata nya sejenak saja ia tidak bisa. Karier nya benar-benar hancur sekarang. Sudah beberapa perusahaan yang membatalkan kontrak kerja sama dengan nya. Bahkan yang kerja sama yang sedang berjalan pun memutuskan kerja sama secara sepihak.


" Aaaaaarggh " Teriak Ivanka di dalam kamar nya


Tidak ada siapapun di rumah nya. Art nya saat ini sedang cuti pulang kampung karena orang tua nya sedang sakit.

__ADS_1


" Sial, siapa yang membocorkan berita ini? " Raung Ivanka saat membaca berita tentang prostitusi yang ia jalani beberapa tahun yang lalu. Ivanka membanting semua barang yang ada di kamar nya dan sekarang kamar itu sudah berantakan tak berbentuk seperti kapal pecah.


Ivanka menghubungi manajer nya untuk segera datang ke rumah nya.


" Halo kak Frans, bisa kakak datang ke tempat ku sekarang? " Tanya Ivanka langsung saat sambungan telepon nya tersambung


" Ada apa? "


" Aku lapar, tidak ada yang bisa aku makan di sini dan aku juga tidak bisa kemana-mana sekarang " Jelas Ivanka yang memang ia merasa sangat lapar dan saat ia ke dapur untuk mencari sesuatu yang bisa ia makan ternyata zonk, kulkas nya kosong.


" Baik lah, aku akan segera ke sana. Apa ada sesuatu yang ingin kamu makan? " Tanya nya masih perduli karena ia juga merasa kasihan pada Ivanka


" Tidak ada, bawa apa saja yang bisa aku makan " Pinta nya dan langsung menutup sambungan telepon


Ivanka duduk di kursi makan, ia menjatuhkan kepala nya di atas meja. Tubuh nya terasa lemas tak berdaya, ia membutuhkan tenaga untuk melupakan emosi nya saat ini. Ia harus makan yang banyak. Karena marah juga membutuhkan tenaga, sedangkan ia sekarang tidak memiliki tenaga.


" Aku sudah tidak kuat lagi, seperti nya aku akan mati saat ini juga " Lirih Ivanka dengan wajah berada tepat di atas meja makan dan perlahan ia menutup mata nya.


bersambung...

__ADS_1


❄❄❄


minta like nya ya


__ADS_2