Pura-pura Cupu

Pura-pura Cupu
mengunjungi mansion keluarga Smith


__ADS_3

Happy Reading


Mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan pagar tinggi dan megah. Pagar itu berdiri kokoh menutupi kemewahan mansion yang ada di dalam nya.


" Tuan kita sudah sampai " Seru sang supir dari depan ia menoleh ke belakang untuk melihat wajah tuan nya


" Kau yakin ini tempat nya? " Tanya pria itu memperhatikan bangunan di depan nya


" Benar tuan. Ini sesuai dengan alamat yang tuan berikan " Seru nya membenarkan


" Hm, baik lah. Kalau begitu kita masuk " Perintah nya dan sang supir mengangguk


Mobil melewati pos penjaga dan seorang pria berpakaian hitam menghampiri mereka. Dan kaca mobil bagian belakang di turunkan.


" Maaf apa bisa bertemu dengan nona Illona? " Tanya pria yang ada di kursi belakang pada pria yang seperti nya itu penjaga keamanan mansion mewah itu, ia berbicara dengan mengunakan bahasa Inggris.


" Maaf tapi nona sedang tidak ada di tempat " Seru penjaga keamanan dengan wajah datar


" Tidak ada? Kalau boleh tahu, dia pergi ke mana ya? " Tanya nya yang tidak ada jawaban dari penjaga keamanan


Tentu saja sang penjaga keamanan tidak akan memberi tahu kemana majikan nya pergi. Mereka harus berhati-hati memberi informasi pada orang yang tidak di kenal. Bisa saja itu musuh keluarga Smith yang berpura-pura baik. Dan pada akhirnya akan melakukan kejahatan pada keluarga itu untuk menjatuhkan mereka. Kesuksesan keluarga Smith tidak lah menyenangkan seperti orang orang lihat. Justru banyak pesaing bisnis yang ingin menghancurkan mereka.


" Ya padahal aku sudah memberi tahu akan datang, kenapa dia malah pergi " Gumam pria itu tidak pelan agar sang penjaga mendengar ucapannya


" Apa boleh saya menunggu nya di dalam? " Tanya nya harap harap sang penjaga memberi izin. Ia sengaja berbohong dengan mengatakan sudah memberi kabar jika akan datang, nyata nya ia sama sekali tidak memberi kabar pada Illona. Ia tidak mau menyia-nyiakan waktu nya, ia sudah datang ke kediaman Illona makan ia tidak mau pulang tanpa mendapat hasil.


Sang penjaga keamanan mengeluarkan handy talky dari saku celana nya. Ia menghubungi seseorang yang ada di dalam untuk menyampaikan pesan. Ia harus bertanya pada tuan besar apa beliau mengizinkan tamu untuk masuk atau tidak.


Setelah mengatakan ada seseorang yang ingin bertemu nona muda mereka. Sesaat kemudian ia beralih pada pria yang ada di dalam mobil.

__ADS_1


" Maaf siapa nama anda tuan? " Tanya nya


" Marcello " Jawab pria itu lugas


Setelah menyampaikan siapa nama tamu itu, sang penjaga keamanan mempersilahkan pria itu yang ternyata adalah Marcello untuk masuk ke dalam.


Pintu gerbang di buka lebar, mobil mewah Marcello melaju pelan melewati pos penjaga. Mobil mewah Marcello mengikuti jalan aspal yang akan mengarah ke mansion. Kiri kanan nya terdapat pohon pinus yang berjejer rapih. Sebelum sampai di depan mansion mobil itu harus melewati setelah lingkungan dari kolam bundar yang ada di tengah jalan. Kolam yang sangat cantik, di tengah tengah nya apa tiga patung ikan yang mengeluarkan air dari dalam mulut nya.


Setelah melewati pohon pinus, kolam air mancur kini mobil Marcello melewati hamparan taman bunga sebelum akhirnya sampai di depan mansion. Marcello keluar dari dalam setelah sang supir membukakan pintu untuk nya.


Seorang pelayan pria berusia setengah baya menghampiri Marcello dan membawa Marcello untuk masuk ke dalam. Pelayan itu menuntun Marcello menuju sebuah gazebo yang ada di taman belakang mansion. Di sana nampak pria tua sedang duduk seorang diri.


Setelah sampai pelayan itu undur diri dan Marcello di minta untuk duduk di sana. Ke dua pria berbeda usia itu pun mulai berbicara. Dengan Marcello memperkenalkan diri terlebih dahulu.


-----------------


Illona dan Sarah tiba di rumah, Sarah melihat ada mobil asing terparkir di halaman parkir tamu. Ia bertanya pada penjaga yang ada di depan pintu mansion.


" Tamu untuk nona muda, nyonya " Jawab penjaga itu dengan sedikit menundukkan kepala karena tidak berani menatap mata nyonya nya secara langsung.


" Aku? " Illona menunjuk diri nya sendiri dan ia menatap ibu nya yang juga menatap nya


" Benar nona " Jawab penjaga itu masih menunduk


Illona masuk ke dalam dengan terburu-buru meninggalkan ibu nya, ia bertanya tanya siapa yang datang untuk menemui nya. Ia tidak memiliki janji dengan siapa pun. Dan ia juga tidak memiliki teman dekat yang sampai main ke rumah nya.


Illona melihat di ruang tamu tidak ada siapapun di sana. Ia bertanya pada pelayan yang sedang membersihkan ruangan itu.


" Apa ada seseorang yang datang? "

__ADS_1


" Ada nona " Jawab nya


" Siapa? " Tanya Illona penasaran


" Maaf nona, saya tidak tahu. Dia seorang pria " Jawab nya sopan


" Pria? Lalu di mana dia sekarang? " Tanya Illona lagi


" Ada di taman belakang bersama tuan besar, nona "


Setelah mengucapkan terima kasih Illona segera mengarahkan kaki nya menuju taman belakang. Di mana biasa nya sang kakek menghabiskan waktu nya dengan duduk di gazebo sembari memberi makan ikan ikan nya.


Sepanjang jalan Illona terus bertanya tanya siapa yang datang. Seorang pria? Siapa? Dan sekarang sedang bersama kakek nya. Apa jangan jangan itu salah satu pria bawaan kakek nya yang akan di kenalkan pada nya?. Memikirkan itu membuat Illona kesal pada sang kakek.


Namun saat ia tiba di taman, dari jarak yang lumayan jauh Illona dapat melihat sosok pria tampan yang ia kenal sedang duduk bersama kakek nya. Wajah yang tadi nya masam kini memancarkan kebahagiaan. Dengan cepat ia melangkah kakinya menuju gazebo. Jarak yang begitu dekat terasa sangat jauh bagi Illona yang tidak sabar untuk segera sampai di sana.


" Cello " Seru Illona langsung memeluk Marcello dari samping dengan posisi Marcello masih duduk


Mendapat serangan tiba-tiba membuat Marcello terkejut dan salah tingkah di hadapan kakek Gustav. Illona tidak memperdulikan sang kakek yang ada di depan nya.


" Lona " Marcello memegang tangan Illona yang melingkar di pundak nya dan ia melirik kakek Gustav dengan wajah tak enak hati


" Cello, aku senang ternyata kau datang kemari. Tapi kenapa kau tidak memberi tahu ku jika kau sudah ada di sini? " Illona melepaskan pelukannya dan duduk di samping Marcello yang terus menatap nya tanpa berkedip.


Ini kali pertama nya bertemu dengan Illona dengan penampilan sebagai Illona Smith, tanpa kaca mata, tanpa rambut kepang, tanpa baju sederhana yang biasa ia pakai.


bersambung....


❄❄❄

__ADS_1


minta like nya ya


__ADS_2