
Hari hari terus dilalui, Rachel masih belum kunjung sadar dari komanya, sampai sampai Nindi mengetahui tentang kejadian yang menimpa keponakannya itu dari berita, namun beruntungnya dengan mengetahui kabar buruk itu tak membuat keadaan Nindi drop.
Pelaku penembakan Rachel juga sudah ditemukan, dia adalah ayah dari pelaku penyekapan Rachel beberapa bulan lalu, yang tak lain adalah ayah dari Rini, ternyata sang ayah tak terima jika anak gadisnya dipenjara membuat lelaki itu merencanakan pembunuhan pada Rachel, lelaki tua itu dinyatakan mendekam dipenjara selama 15 tahun.
Sudah sebulan lamanya, Rachel tak membuka matanya, wajahnya masih pucat. Selama seminggu Malvin bolos kuliah, ia memilih untuk menjaga kekasihnya dirumah sakit, karena perasaannya sungguh cemas jika menyangkut tentang Rachel.
'gue kenapa sih! kenapa perasaan gue ga enak, selalu cemas dan pikiran gue terus dipenuhi Rachel yang akan ninggalin gue... ga ga mungkin!' batinnya, ada sesuatu yang mengganjal dihatinya.
"Rachel elo ga akan ninggalin gue kan? kita masih harus menua bersama kan?" tanyanya terus setiap hari.
Malvin termenung, entah apa yang ia pikirkan. Selang 5 menit kemudian, cowok itu langsung menghubungi kedua orang tuanya, saudara kembarnya dan Nindi untuk segera datang ke rumah sakit.
2 jam kemudian, semuanya telah berkumpul didalam ruangan, dengan perasaan cemas mereka tergesa gesa berjalan menuju ruangan tempat Rachel dirawat.
"Rachel kenapa?!" tanya Nindi begitu panik.
"Semuanya tenang, Rachel baik baik aja. Malvin cuma mau ngomong sesuatu yang penting ke kalian.." ucap Malvin.
Mereka berlima pun duduk disebuah sofa dan kursi kecil untuk mendengarkan hal penting apa yang ingin disampaikan oleh Malvin.
Malvin menghela nafas berat, "izinin Malvin buat secepatnya menikahi Rachel tante, pa, ma. Malvin mau besok pernikahan akan segera dilaksanakan..." ucap Malvin membuat terkejut mereka berempat.
__ADS_1
"Jangan main main kamu Malvin!" tegas sang papa.
"Malvin serius pa" gumamnya.
"Rachel kan lagi koma emang bisa menikah disaat lagi koma?" tanya Kevin.
"Bisa aja asal ada persetujuan dari pihak keluarga Rachel" jawab Malvin sembari melirik tante Nindi.
"Tante setuju, tante mau Rachel bahagia dengan pilihannya, dan kebahagiannya itu ada di kamu, tante pasrahkan ke kamu, titip dan jaga baik baik keponakan tante yang udah tante anggap seperti putri sendiri, yang tante rawat selama belasan tahun, bahagiakan dia.." terang Nindi yang sepertinya sudah pulih.
Malvin mengangguk, "iya tante, Malvin akan jaga dan bahagiain Rachel, Malvin sama Rachel akan menua bersama dengan penuh kebahagiaan" jawab Malvin dengan penuh harapan pada kesembuhan Rachel.
Aiden hanya mengangguk kecil, "papa akan siapin semuanya, dan Kevin yang akan cari penghulunya"
"Elo undang Alya, Rafa, sama Laura aja" titah Malvin pada Kevin.
"Siap" jawab Kevin.
****
Tepat di hari 'H' semua telah berkumpul diwaktu yang telah ditentukan, disebuah acara pernikahan sederhana yang dilaksanakan secara dadakan di sebuah ruang VIP rumah sakit.
__ADS_1
Pernikahan seorang Malvin Avana Valerie dengan Larissa Diamanda Rachel telah dalam proses.
"Sah!!!" ucap mereka serempak.
Pernikahan berjalan dengan lancar, semuanya menangis terharu dengan pernikahan Malvin dan Rachel, perasaan sedih juga ada disaat melihat ketulusan Malvin yang setia dan sabar menjaga Rachel dirumah sakit.
"Selamat sayang" ucap Silvia sembari mencium pipi putranya.
Satu persatu mereka mengucapkan selamat atas pernikahan Malvin dan Rachel.
"Rachel cepet sadar ya, sekarang elo udah nikah, nikah sama orang yang elo perjuangin bertahun tahun lamanya" ucap Alya sembari menangis memeluk badan Rachel yang masih terbaring di ranjang rumah sakit.
"Samat ya hel" ucap Rafa sembari berulang kali menghapus air matanya.
Perasaan bahagia muncul dihati Malvin, namun anehnya perasaan cemas itu juga masih belum kunjung hilang, tetap mengganjal dihatinya, jantungnya terus berdegup kencang.
Malvin mencium lama kening Rachel, "bangun ya sayang, sekarang kita udah sah..." bisiknya ditelinga Rachel dengan air mata yang tak henti hentinya turun.
Suatu keajaiban terjadi....
~•~
__ADS_1