Rachel Dan Malvin

Rachel Dan Malvin
Langganan Bakso


__ADS_3

Sepulang dari sekolah, tante Nindi dan Rachel tengah berada didalam taxi.


"Hel, tante mau langsung ke toko kue, kamu ikut ga?" tawar tante Nindi.


"Rachel langsung pulang aja ya, capek tante.... gapapa kan?" tanya Rachel.


Tante Nindi tersenyum "gapapa kok" jawabnya.


Taxi pun melaju menuju toko kue milik tante Nindi lebih dulu, lalu melaju kembali menuju ke rumah untuk mengantarkan Rachel.


Sesampainya didepan rumah Rachel, disana sudah tampak Rafa yang duduk dibangku menunggu Rachel.


"Rafa, ada apa lo kesini?" tanya Rachel sembari menghampiri Rafa.


"Ehe, gue sendirian dirumah, mama papa sama kakak lagi keluar kota, lo mau ga ikut gue-" ucapan Rafa terpotong.


"Ga mau" potong Rachel belum mendengarkan ucapan Rafa sepenuhnya.


"Jangan berfikir macem macem deh, gue belum selesai ngomongnya hel" ucap Rafa.


"Gue pingin ngajak lo ke langganan bakso gue, lo tau kan?"


"Ohhhhh, eheh maaf gue kira lo mau ajak gue ke rumah lo" jawab Rachel dengan cengir kuda khas nya.


"Elo mau kan?"


Rachel mengangguk cepat "bentar, gue ganti baju dulu ya" ucap Rachel.


Rafa hanya mengangguk sebagai jawabannya.


Rachel pun bergegas mengganti baju secepat mungkin, karena ia tak ingin Rafa menunggunya lama.

__ADS_1


Selesai berganti baju, Rachel pun mengambil uang yang berada didompetnya, lalu keluar rumah dan mengunci rumahnya.


"Ayo" ajak Rachel.


"Wihh cepet banget ganti baju nya, ga butuh 15 menit, makin imut tau" puji Rafa membuat Rachel tersipu malu.


Rachel hanya tertawa kecil, lalu ia pun naik keatas jok motor Rafa, dan mereka pun meluncur ke warung bakso langganan Rafa, juga langganan Rachel.


****


Sesampainya disana, Rafa memesan 2 porsi bakso beserta es teh 2 gelas, dan Rafa juga langsung membayarnya agar Rachel tak membayarnya sendiri.


"Udah pesan?" tanya Rachel.


"Iya" Rafa mengangguk.


Entah sikap Rafa sedikit aneh setelah memesan bakso, sedari tadi Rafa senyum senyum sendiri sembari menatap Rachel.


"Lo imut banget hari ini, bikin gue gemes aja kayak bocil tau wajah lo, baby face" puji Rafa dengan tertawa kecil.


"Apaan sih jangan gitu deh, gue malu. suara lo keras banget lagi sampai orang orang noleh" Rachel memukul lengan Rafa, namun ia sangat terlihat salah tingkah.


"Jangan galak galak neng sama pacarnya, nanti ditinggal sakit loh" saut abang yang mengantarkan bakso nya.


Rachel hanya tersenyum canggung, sedangkan Rafa tertawa terbahak bahak melihat wajah Rachel yang memerah.


****


Sehabis makan bakso, Rachel menuju kasir berniat untuk membayarnya, namun penjaga kasir memberitahukan kalau baksonya telah dibayar oleh lelaki tampan yang bersamanya, siapa lagi kalau bukan Rafa.


Rachel merasa tidak enak, ia pun menghampiri Rafa yang sudah menunggunya di atas motor.

__ADS_1


"Lo kok traktir gue lagi sih fa, gue kan jadi ga enak" ucap Rachel dengan mengernyit.


"Udahlah gapapa, jangan dipikirin. Lagian cuma 20 ribu aja" jawab Rafa dengan santainya.


"Udah gih cepetan naik ke atas motor" titahnya.


Rachel pun naik keatas motor Rafa "makasih ya fa, lagi lagi lo traktir gue, awas kalo lo ajak gue lagi, gue ga bakalan mau ikut" ucap Rachel.


Rafa hanya menggeleng pelan sembari tertawa renyah.


"Oh ya hel, sekarang gue lagi ada pertandingan basket di stadion, lo mau ikut liat ga?" tanya Rafa.


"Bentar gue tanya tante dulu ya, ehh tapi ntar gue sendiri dong liatnya"


"Ya ajak temen kalo lo mau"


"Siapa ya? Alya boleh?"


"Jangan dia kek, disana ada Malvin juga, takutnya ntar si Alya bikin ribut lagi"


"Tenang, gue jamin Alya ga bakalan bikin ribut oke"


"Serah deh, oke jadi sekarang lo fix ikut kan ke stadion?" tanya Rafa meyakinkan Rachel.


"Iya" jawab Rachel yang masih mencoba menelefon tantenya dan juga Alya.


~•~


Visual Rachel dan Rafa


__ADS_1



__ADS_2