Rachel Dan Malvin

Rachel Dan Malvin
Olimpiade sains


__ADS_3

Malam sudah berganti pagi, Rachel bangun pagi pagi sekali seperti biasa, melaksanakan sholat shubuh lalu membantu membersihkan rumah dan memasak.


Setelah semuanya selesai, baru dia mandi, memakai seragam rapi dan mengepang rambutnya menjadi 2 bagian dibagian kiri atas dan kanan atas seperti biasanya itu adalah ciri khasnya.


Rachel melaksanakan sarapan bersama dengan tantenya, lalu dia pun berangkat ke sekolah tak lupa seperti biasa ia juga mengantarkan kue kue ke toko kue milik tantenya.


Saat baru saja memasuki sekolah, dan memarkirkan sepedanya, tiba tiba Malvin datang menghadang Rachel dan mengajaknya berjalan dibelakangnya.


"Sebelum masuk, beliin gue Aqua dingin dulu gih dikantin" Malvin menyodorkan uang.


"Vin ini masih pagi loh, bentar lagi masuk gue takut telat masuk kelas"


"Ehmm mulai berani nolak?" Malvin berkacak pinggang dengan memutar kedua bola matanya.


Rachel mendengus kesal, ia pun berlari menuju kantin yang sudah terbuka dipagi hari, ia membelikan Aqua dingin untuk Malvin.


Namun sial, saat Rachel telah selesai membayarnya tiba tiba bel masuk berbunyi, ia kembali berlari menuju ke kelas Malvin untuk memberikan Aqua pesanannya.


Nafasnya terengah engah, mencari keberadaan Malvin yang ternyata sedang bertugas berkeliling sekolah, karena Malvin adalah ketua OSIS.


Terpaksa, Rachel pun mencari keberadaan Malvin, ia berkeliling di area sekolah mencarinya kemana mana, namun nihil ternyata Malvin sudah kembali ke kelasnya lagi.


Rachel sudah berulang kali meneriaki Malvin tetapi Malvin tak menghiraukannya ia malah berlari masuk kedalam kelasnya.


Mau tak mau Rachel pun meminta izin masuk kedalam kelas Malvin dan memberikan Aqua yang sudah tak dingin tersebut pada Malvin.


"Lama banget" kata kata yang keluar dari mulut Malvin, bukannya berterima kasih.


Rachel yang teramat kesal, dia tak menghiraukan komentar Malvin, dia langsung kembali masuk kedalam kelasnya yang sudah ada keberadaan guru bahasa Inggris.


"Maaf Bu saya telat, saya habis dari kamar mandi tadi" jelas Rachel berbohong.


Untung saja guru bahasa Inggris orangnya penyabar dan santai, dia langsung membolehkan Rachel duduk dibangkunya tanpa berkata apa apa.


Guru bahasa Inggris tersebut kembali menjelaskan pembelajaran hari ini.


****


Bel istirahat berbunyi, Rachel memang sengaja berdiam didalam kelas malas sekali akan keluar kelas, yang ada Malvin melihatnya dan kembali menyuruh nyuruhnya.


Dia membaca buku komik lawas yang dia bawa, tetap fokus membaca tanpa menghiraukan murid murid lain yang mencibir Rachel.


Rafa yang baru saja dari kantin, dia membawa 1 piring gorengan beserta 2 gelas teh hangat, ia menaruhnya tepat di meja Rachel.


Rachel menghentikan aktivitasnya, ia menaruh bukunya dan menatap Rafa dengan wajah kebingungannya.

__ADS_1


"Apa?"


"Kita makan gorengan bareng ya, elo mau gorengan kan?"


Rachel tersenyum simpul dengan mengangguk "mau kok"


"Ini gue disuruh bayar ga?"


"Engga usah hel, pokoknya apapun dari gue elo ga usah bayar" Rafa menjawabnya dengan tulus dengan terus memperhatikan Rachel yang memakan gorengan.


Bibirnya dipenuhi dengan minyak, Rafa langsung mengambil tisu yang tersimpan di tasnya, dan mengelap bibir manis Rachel.


Rachel terpaku, ia tak bisa bergerak, hantinya berdegup sangat kencang, wajahnya seketika berubah menjadi merah muda seperti udang rebus.


Rafa tersenyum sangat manis pada Rachel dengan mengusap minyak yang menempel dibibir Rachel.


Namun tiba tiba, Malvin datang membuat rusuh, dia merusak suasana hati Rachel.


"Ehhem" dehem Malvin yang masih berdiri di depan pintu.


Keduanya menoleh ke arah belakang, menatap kedatangan Malvin.


"Ikut gue hel" titah Malvin.


"Masuk itu salam dulu" Rafa terlihat sangat kesal karena dia datang merusak suasana romantis antara Rafa dan Rachel.


"Fa makasih ya, gue ikut Malvin dulu" Rachel terpaksa meninggalkan Rafa sendiri dengan beberapa sisa gorengan dipiring.


Rafa hanya tersenyum tipis dan wajahnya kembali jutek melihat Rachel dan Malvin pergi meninggalkannya sendiri.


"Ada apa lagi sih Vin"


"Udah diem"


Malvin mengajak Rachel ke taman sekolah, mereka duduk berdua dibangku kosong taman.


Malvin memberikan buku sains yang amat tebal pada Rachel.


"Buat apa?"


"Pelajari ini, elo bakal jadi pendamping gue di olimpiade sains"


"Apa?! kenapa harus gue, gue ga bisa sains Vin"


Malvin menatap Rachel dengan ekspresi sangat datar.

__ADS_1


"Udah pelajari mulai sekarang, lagian ini juga perintah dari wali kelas elo"


Rachel mendengus kesal, sungguh penyiksaan baginya, karena sedari dulu dia sangat membenci pelajaran sains bahkan dia juga tak terlalu bisa dengan mata pelajaran tersebut.


Sedangkan Malvin yang melihat wajah kusut Rachel, dalam hati ia tertawa puas bisa mengerjai Rachel karena bukan wali kelasnya yang meminta melainkan Malvin sendiri yang meminta agar Rachel menjadi pendamping olimpiade sains.


Tetapi Malvin sabar mengajari Rachel yang memang benar benar tak mengerti pelajaran sains.


'tumben dia sabar banget, biasanya pemarah cuek' batin Rachel dengan terus memperhatikan wajah tampan Malvin.


"Fokus!" bentak Malvin.


"Iya iya Vin"


Mereka kembali mempelajarinya sampai Rachel mengerti, meskipun masih beberapa saja belum semuanya.


"Emang kapan olimpiade nya?"


"Akhir bulan, ntar kalo ada pemberitahuan lagi gue kasih tau"


"Oke"


****


Bel pulang berbunyi, saat keluar dari kelas, Rachel dihampiri oleh guru sains dan memberitahukan tentang olimpiade yang sudah lebih dulu diberitahu oleh Malvin.


Serasa ingin berteriak, kalau dirinya sungguh malas dengan pelajaran itu.


Rachel pun kembali melanjutkan tujuannya menuju ke parkiran untuk mengambil sepedanya, namun lagi lagi Malvin mencegat nya.


"Ntar elo ke rumah gue, kita belajar bareng"


"Iya Vin"


"Tapi sekarang gue masih ada ekskul basket, serah elo mau dateng ke rumah jam berapa"


"Iya, yang pasti gue ga akan dateng dimalam hari"


"Hmmm"


"Jam berapa elo selesai ekskul?"


"4" "Oke"


Malvin kembali ke lapangan basket, sedangkan Rachel kembali mengayuh sepedanya menuju pulang ke rumah.

__ADS_1


~•~


__ADS_2