
Keesokan harinya, sesuai dengan permintaan mamanya Malvin, kue telah jadi diwaktu yang tepat. Disore hari sebelum Rachel berangkat kuliah, ia mengantarkan kuenya lebih dulu kerumah keluarga Valerie tepat dijam setengah 3 sore.
Ia membawanya dengan sangat hati hati agar tidak merusak sedikitpun kue cantik itu, hingga tiba ia didepan rumah Malvin dan memencet bel.
Tak lama kemudian, asisten rumah tangga keluarga Valerie keluar dari rumah dan membukakan pintu untuk Rachel.
"Silahkan nona, nyonya lagi dikamar bentar saya panggilkan" ucap asisten rumah tangga tersebut.
Beberapa menit kemudian, Silvia keluar dari kamarnya menemui Rachel yang duduk sendiri diruang tamu.
"Tante, apa kabar?" tanyanya sembari mencium punggung tangan wanita paruh baya didepannya itu.
"Alhamdulillah baik Rachel" jawabnya tersenyum hangat.
"Ini kuenya tante, dan ini uang lebihnya.." Rachel memberikan uang lebihnya.
"Ehh ga usah Rachel, ini buat kamu aja. Masukin tabungan ya" jawab tante Silvia.
"Ini terlalu banyak tante"
__ADS_1
"Enggak kok, pokoknya harus diterima ya, tante sedih kalo kamu ga mau nerima, oh ya makasih ya kue nya datang tepat waktu eheh"
"Iya tante, makasih juga ya" jawab Rachel yang diangguki oleh Silvia. "Emang ada acara apa tante?" tanya Rachel, pasalnya ruang tamu luas tersebut sudah dihias sebagus mungkin.
"Ini acara sederhana, perayaan ulangtahun neneknya si kembar, cuma keluarga aja dan juga teman temannya si nenek yang datang, kamu kalo mau hadir ayo gabung gapapa hel, tante undang kamu secara langsung" ucap Silvia.
"Ohhh, maaf ya tante. Rachel ga bisa datang soalnya Rachel nanti ada janji sama temen, ga enak kalo dibatalin tiba tiba" tolak Rachel dengan halus.
"Yaudah gapapa"
"Rachel pamit ya tante, mau berangkat kuliah dulu" pamit Rachel.
"Enggak kok tante, ga ada masalah. soalnya Rachel banyak tugas jadi jarang main kesini, maaf ya tante Rachel jarang main kesini"
"Iya hel gapapa"
Rachel pun mencium punggung tangan tante Silvia dan keluar dari rumah keluarga Valerie kemudian melajukan sepeda motornya menuju kampus.
****
__ADS_1
Sesampai kampus, ia sengaja mencari Malvin dikelasnya yang memang juga ada jadwal masuk sore. Ia berjalan dengan riangnya dan selalu menampilkan senyum ceria saat akan bertemu dengan sang pujaan hati.
Namun dari kejauhan, ia berhenti kala melihat Malvin yang bergandengan tangan mesra bersama wanita yang amat ia kenali, yaitu Rini. Rachel terlihat sanga cemburu, seketika senyum di bibirnya pun mendadak hilang.
Badannya tiba tiba bergetar hebat dan kaki kakinya merasa sangat lemah menahan emosi juga rasa sakit hatinya saat melihat mereka berdua yang bermesraan membakar hatinya, apalagi saat melihat Malvin mencubit gemas kedua pipi Rini yang tembem.
Dengan kesal, Rachel menendang pulpen rusak didepannya lalu berlari mengejar Malvin dan Rini yang sepertinya hendak ke kantin. Rachel yang termakan emosi, dirinya langsung menyambar tangan Rini membuat mereka berdua terhenti, sontak Rini dan Malvin menoleh ke arah Rachel secara bersamaan, Rachel langsung melayangkan tangannya menampar wajah Rini.
Namun, Malvin langsung menahan tangan Rachel dengan mudahnya, menatap tajam pada gadis itu. Malvin yang juga termakan emosi, ia mendorong Rachel dengan kasar hingga terhuyung ke belakang dan tak sengaja menabrak pilar besar dibelakangnya membuat dahinya berdarah.
"Apa apaan sih lo!! berani beraninya mau nampar Rini!" bentaknya marah.
Rachel memegangi dahinya yang keluar banyak darah, pandangannya kabur menatap Malvin, matanya digenangi oleh air yang sulit untuk menetes keluar, namun lama kelamaan air matanya pun mengalir dengan deras, kini pandangannya beralih menatap Rini yang memasang wajah datar.
"Udah deh Malvin biarin.... sekarang makan dulu yuk, aku laper banget.." ucap Rini dengan manja, sungguh menggelikan.
Malvin mengangguk dan segera pergi meninggalkan Rachel bersama Rini kembali bergandengan erat seperti memanas manasi Rachel.
Rachel meremas bajunya erat, benar benar merasa sakit hati dan sangat sangat kecewa dengan Rini. Kenyataan pahit yang ia alami ini membuatnya sungguh sedih, lamat lamat pandangannya semakin kabur dan gelap.
__ADS_1
~•~